<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960</id><updated>2012-02-17T08:36:55.263+07:00</updated><category term='fs'/><category term='cuap2'/><category term='gallery'/><category term='Download'/><category term='tugas'/><title type='text'>TKJ_Community</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Two Class TKJ Community</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00424205133049516694</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>84</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-7741822997443485942</id><published>2008-10-31T17:45:00.000+07:00</published><updated>2008-10-31T17:46:43.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>IP Versi 6 By : Dewi Lusitasari</title><content type='html'>IPv6&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol ip versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), alamat IPv6 memiliki panjang 128-bit. IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja. IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat host, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah Format Prefix.&lt;br /&gt;Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam RFC 2373&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Format Alamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0010000111011010000000001101001100000000000000000010111100111011000000101010101000000000&lt;br /&gt;1111111111111110001010001001110001011010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner di atas harus dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010&lt;br /&gt;0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis Alamat IPv6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IPv6 mendukung beberapa jenis format prefix, yakni sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Alamat Unicast, yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.&lt;br /&gt;    * Alamat Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many.&lt;br /&gt;    * Alamat Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dilihat dari cakupan alamatnya, alamat unicast dan anycast terbagi menjadi alamat-alamat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Link-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu subnet.&lt;br /&gt;    * Site-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah intranet.&lt;br /&gt;    * Global Address, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam Internet berbasis IPv6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, cakupan alamat multicast dimasukkan ke dalam struktur alamat.&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-7741822997443485942?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/7741822997443485942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=7741822997443485942' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/7741822997443485942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/7741822997443485942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/10/ip-versi-6-by-dewi-lusitasari.html' title='IP Versi 6 By : Dewi Lusitasari'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-5019402426429207927</id><published>2008-10-25T19:26:00.000+07:00</published><updated>2008-10-25T19:30:37.920+07:00</updated><title type='text'>Pengertian LTSP by Rachmad Akhlakul K.</title><content type='html'>LTSP adalah paket add-on dari linux yang memungkinkan banyak user bekerja pada sebuah komputer. Seluruh aplikasi berjalan pada server dan terminal hanya menangani input dan output. Thin Client atau thinstation yang juga dikenal dengan X- terminal.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Teknologi ini populer di lingkungan sekolah yang memiliki keterbatasan dana dalam pengembangan lab komputernya. Peningkatan performa serta fitur dilakukan hanya pada server sehingga dapat menekan biaya investasi jangka panjang. Disamping itu sistem yang terpusat telah mengurangi beban pemeliharaan dan penanganan masalah (error handling), sehingga tenaga EDP dapat lebih berkonsentrasi pada pengembangan fitur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh dari distro yg mengadopsi LTSP misalnya K12LTSP, Skolinux, Abuledu, Edubuntu, The Cutter Project dan Deworks. Proyek ini di danai oleh Jm McQuilen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat komputer client melakukan booting dari loca device (harddisk, CD-ROM, USB, Floppy, Lancard) ia memuat kernel Linux serta melakukan inisasi terhadap peralatan di PC Client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kernel melakukan mengkonfigurasikan perangkat jaringan (dengan mekanisme Etherboot, Preboot Execution Environment (PXE) atau NetBoot) client merequest IP Address dari LTSP Server melalui protokol DHCP (server). Kemudian memuat Linux kernel dari preconfigured Linux Image (misal net.nbi atau vmlinuz.0) menggunakan protokol TFTP (Trivial File Transfer Protokol) yang telah berjalan pada services LTSP Server. Kemudian server menentukan path dari linkungan untuk chroot setiap client. Ini dilakukan oleh protokol NFS (Network File System). Lalu client melakukan mounts (pengenalan dan penerapann) path dari root-nya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Client memanggil paket-paket linux dan pada akirnya memulai memanggil interface grafik ( x windowing system)sehingga ia terkoneksi ke login manager (XDMCP) dari ltsp server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada LTSP 5 client melakukan client terlebih dahulu membangun saluran SSH (Secure Shell tunnel) ke LTSP Server yang kemudian memullai LDM login manager.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari sini dan untuk selanjutnya, semua program-program berjalan pata LTSP Server tetapi ditampilkan serta dijalankan dari client.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Table:Perbedaan antara LTSP 4 and 5 LTSP Display Manager (LDM)&lt;br /&gt;Deskripsi LTSP 4 LTSP 5 (MueKow)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GUI Export&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;XDMCP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ssh -X&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remote login/X display manager&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KDM/GDM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Display Manager (LDM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Distribution method&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LTSP tarball&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Native distribution&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Authenticating server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;XDMCP server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SSH server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman konsep kerja LTSP menurut penulis lebih penting dari prosedur instalasi karena berdasarkan pengalaman sendiri serta tulisan-tulisan pada blog lain mengenai LTSP, proses instalasi relatif sederhana. Salain itu sebagai sebuah teknologi yg masih dalam tahap pengembangan awal, harus diakui LTSP masih miliki banyak kelemahan. Di sisi lain, solusi ini menjanjikan masa depan yang cerah, mengingat potensi-potensi pengembangan ke depan seperti teknologi load balance, paket-paket pendukung yng mulai tumbuh subur serta capaian yang sudah di lakukan hingga hari ini.&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-5019402426429207927?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/5019402426429207927/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=5019402426429207927' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5019402426429207927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5019402426429207927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/10/pengertian-ltsp-by-rachmad-akhlakul-k.html' title='Pengertian LTSP by Rachmad Akhlakul K.'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-6239675519349017855</id><published>2008-10-24T17:00:00.001+07:00</published><updated>2008-10-24T17:05:06.065+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Membuat Router Dengan Linux RedHat        by Febryan Haris  (13)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XsITWzpI/AAAAAAAAAT4/jkZxltvugJk/s1600-h/image001.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader {mso-style-link:" Char Char3"; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 3.0in right 6.0in; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}p.MsoBodyTextIndent, li.MsoBodyTextIndent, div.MsoBodyTextIndent {mso-style-link:" Char Char2"; margin-top:0in; margin-right:0in; margin-bottom:0in; margin-left:.25in; margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; line-height:150%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}p.MsoBodyTextIndent2, li.MsoBodyTextIndent2, div.MsoBodyTextIndent2 {mso-style-link:" Char Char1"; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; text-indent:.25in; line-height:150%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-weight:bold;}a:link, span.MsoHyperlink {color:blue; text-decoration:underline; text-underline:single;}a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed {color:purple; text-decoration:underline; text-underline:single;}span.CharChar3 {mso-style-name:" Char Char3"; mso-style-locked:yes; mso-style-link:Header; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US; mso-bidi-language:AR-SA;}span.CharChar2 {mso-style-name:" Char Char2"; mso-style-locked:yes; mso-style-link:"Body Text Indent"; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US; mso-bidi-language:AR-SA;}span.CharChar1 {mso-style-name:" Char Char1"; mso-style-locked:yes; mso-style-link:"Body Text Indent 2"; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US; mso-bidi-language:AR-SA; mso-bidi-font-weight:bold;}@page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;}div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:399774; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:8820630 -2090682748 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l0:level1 {mso-level-tab-stop:1.25in; mso-level-number-position:left; margin-left:1.25in; text-indent:-.25in;}@list l1 {mso-list-id:2781938; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:265598440 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l1:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:.5in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in; font-family:Wingdings;}@list l2 {mso-list-id:305550838; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-348482362 -1370595834 67698699 -562931334 67698699 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l2:level1 {mso-level-number-format:none; mso-level-text:"3\.1\.2"; mso-level-tab-stop:1.0in; mso-level-number-position:left; margin-left:.75in; text-indent:-.25in;}@list l2:level2 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:1.25in; mso-level-number-position:left; margin-left:1.25in; text-indent:-.25in; font-family:Wingdings;}@list l2:level3 {mso-level-number-format:none; mso-level-text:"3\.2"; mso-level-tab-stop:135.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:135.0pt; text-indent:-.25in;}@list l2:level4 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:2.25in; mso-level-number-position:left; margin-left:2.25in; text-indent:-.25in; font-family:Wingdings;}@list l3 {mso-list-id:484132119; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1251558746 -2090682748 67698689 -2090682748 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l3:level1 {mso-level-tab-stop:1.75in; mso-level-number-position:left; margin-left:1.75in; text-indent:-.25in;}@list l3:level2 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:1.5in; mso-level-number-position:left; margin-left:1.5in; text-indent:-.25in; font-family:Symbol;}@list l3:level3 {mso-level-tab-stop:153.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:153.0pt; text-indent:-.25in;}@list l4 {mso-list-id:928343947; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:917828468 1882373676 1376525452 67698699 1376525452 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l4:level1 {mso-level-number-format:none; mso-level-text:"3\.1"; mso-level-tab-stop:.5in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in;}@list l4:level2 {mso-level-number-format:none; mso-level-text:"3\.1\.1"; mso-level-tab-stop:.75in; mso-level-number-position:left; margin-left:.5in; text-indent:-.25in;}@list l4:level3 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:117.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:117.0pt; text-indent:-.25in; font-family:Wingdings;}@list l4:level4 {mso-level-number-format:none; mso-level-text:"3\.1\.1"; mso-level-tab-stop:2.25in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in;}@list l5 {mso-list-id:1080827630; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1247101990 -2090682748 67698689 -2090682748 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l5:level1 {mso-level-tab-stop:1.75in; mso-level-number-position:left; margin-left:1.75in; text-indent:-.25in;}@list l5:level2 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:1.5in; mso-level-number-position:left; margin-left:1.5in; text-indent:-.25in; font-family:Symbol;}@list l5:level3 {mso-level-tab-stop:153.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:153.0pt; text-indent:-.25in;}@list l6 {mso-list-id:1594900751; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-638016970 67698689 1287799452 -2090682748 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l6:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:.75in; mso-level-number-position:left; margin-left:.75in; text-indent:-.25in; font-family:Symbol;}@list l6:level2 {mso-level-start-at:5; mso-level-tab-stop:1.25in; mso-level-number-position:left; margin-left:1.25in; text-indent:-.25in;}@list l6:level3 {mso-level-tab-stop:1.75in; mso-level-number-position:left; margin-left:1.75in; text-indent:-.25in;}@list l7 {mso-list-id:1966345590; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:225055758 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l7:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:.75in; mso-level-number-position:left; margin-left:.75in; text-indent:-.25in; font-family:Symbol;}@list l8 {mso-list-id:1983119745; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-958083452 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l8:level1 {mso-level-text:"%1\)"; mso-level-tab-stop:.75in; mso-level-number-position:left; margin-left:.75in; text-indent:-.25in;}@list l9 {mso-list-id:2121560919; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:475572714 67698703 67698689 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l9:level1 {mso-level-tab-stop:.5in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in;}@list l9:level2 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:1.0in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in; font-family:Symbol;}ol {margin-bottom:0in;}ul {margin-bottom:0in;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;LATAR BELAKANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Seiring dengan perkembangan teknologi di dunia, teknologi komputer dan jaringan pun juga ikut berkembang dengan pesat dan semakin canggih. Begitu pula dengan teknologi internet. Hampir semua orang di dunia sekarang telah mengenal yang namanya internet. Bahkan dalam suatu lembaga atau perusahaan, internet telah menjadi kebutuhan utama.&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Agar semua komputer bisa terhubung ke internet dalam suatu jaringan, maka kita perlu membuat server yang nantinya akan menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Akan tetapi jika hanya dengan satu server, komputer yang akan terhubung dalam jaringan hanya komputer yang ada dalam satu ruangan itu saja. Oleh karena itu, kita juga perlu membuat penghubung dari server menuju ke client lain dalam satu jaringan yang disebut dengan “Router”.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Berdasarkan gambaran di atas, maka pada ujikompetensi kali ini, penulis membuat project work dengan judul “Konfigurasi Router RedHat 9.0”. Dalam project work kali ini juga disertakan konfigurasi DHCP yang fungsinya untuk mempermudah client mendapatkan IP. Dan juga disertakan konfigurasi FTP yang fungsinya untuk mensharing data.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%;"&gt;LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%;"&gt;ROUTER REDHAT 9.0&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Install linux RedHat 9.0 pada komputer yang hendak kita gunakan sebagai router.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Setelah itu kita setting IP dari router yang kita gunakan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Disini kita menggunakan 2 LAN CARD, satu kita setting sebagai eth0 dan yang satu sebagai eth1.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Untuk mensetting IP eth0 kita gunakan perintah seperti di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XsITWzpI/AAAAAAAAAT4/jkZxltvugJk/s1600-h/image001.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XsITWzpI/AAAAAAAAAT4/FfKmwr5-Tl8/s320-R/image001.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Kemudian kita isi seperti gambar di atas. IP ini digunakan untuk menghubungkan komputer kita dengan server&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;Setelah itu kita setting IP untuk eth0&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;kemudian akan muncul seperti gambar di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XtGty-RI/AAAAAAAAAUA/f9riBfOjhEE/s1600-h/image002.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XtGty-RI/AAAAAAAAAUA/1yz_8lCN1lo/s320-R/image002.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Untuk eth1 kita isi seperti gambar di atas. IP ini adalah IP yang akan kita sebarkan pada client windows kita&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;untuk selanjutnya kita harus mengaktifkan IP Forward dengan perintah:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;vi /etc/sysctl.conf&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;kemudian akan muncul tampilan&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XxsjheFI/AAAAAAAAAUI/CiMRhgKsBvY/s1600-h/image003.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XxsjheFI/AAAAAAAAAUI/2M31Wq4LwAE/s320-R/image003.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Sebelum di edit, pada lingkaran tertera angka 0 kemudian kita ganti dengan angka 1 seperti gambar di atas.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;setelah itu kita harus menuliskan scripts dengan perintah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;vi /etc/rc.d/rc.local&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;kemudian akan muncul tampilan di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XxsjheFI/AAAAAAAAAUI/CiMRhgKsBvY/s1600-h/image003.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XxsjheFI/AAAAAAAAAUI/2M31Wq4LwAE/s320-R/image003.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Tuliskan scripts seperti pada lingkaran gambar di atas&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyTextIndent"&gt;Agar semua yang kita setting tidak hilang kalau komputer direstart, maka kita perlu mengetikkan perintah:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;service network restart&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Setelah semua selesai, kita harus mengecek pada client windows yang telah dihubungkan dengan kabel straight.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Langkah-langkah mengecek router kita pada client windows:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Masuk pada Control Panel&amp;gt;Network Connection klik kanan pada Local Area Connection pilih Properties.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XztwLT4I/AAAAAAAAAUY/e74nYug4iN8/s1600-h/image005.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XztwLT4I/AAAAAAAAAUY/O_cu4wktK6c/s320-R/image005.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pilih pada “Use the following IP address” dan “Use the following DNS server addresses”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita masukkan IP seperti gambar di atas (menurut IP pada router).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita klik OK&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Setelah itu kita lihat pada support seperti gambar di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X65q8uFI/AAAAAAAAAUg/-vE5j7zNWPQ/s1600-h/image006.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X65q8uFI/AAAAAAAAAUg/yPpgsXxcksA/s320-R/image006.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Untuk menguji koneksi kita lakukan ping pada client windows seperti gambar di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X8tKaBWI/AAAAAAAAAUo/qd0sj02tU60/s1600-h/image007.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X8tKaBWI/AAAAAAAAAUo/Rtb_PvAOSSs/s400-R/image007.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X9zx5vbI/AAAAAAAAAUw/RiKTUhcTI60/s1600-h/image008.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X9zx5vbI/AAAAAAAAAUw/gWex-9c3ASs/s400-R/image008.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita tes untuk koneksi ke internet&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%;"&gt;LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI DHCP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Melihat file dhcp yang telah terinstall pada router linux dengan menggunkan perintah di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X_hwQiHI/AAAAAAAAAU4/BL4tUpB-1F4/s1600-h/image009.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X_hwQiHI/AAAAAAAAAU4/DDcLKetvXU4/s320-R/image009.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita copy scripts dhcp pada directory etc dengan perintah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;cp /usr/share/doc/dhcp3.0pl1/dhcp.conf.sample /etc/dhcpd.conf&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Setelah itu kita edit scripts dhcp dengan menggunakan perintah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;vi /etc/dhcp.conf&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in;"&gt;lalu akan muncul tampilan&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YHSH_QzI/AAAAAAAAAVA/_Dnb_5XbzQQ/s1600-h/image010.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YHSH_QzI/AAAAAAAAAVA/tPAYmUjX-Bw/s320-R/image010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Yang perlu diedit adalah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;subnet&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; harus &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kita sesuaikan dengan IP yang eth1&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="height: 12px; left: 0px; margin-left: 143px; margin-top: 6px; position: absolute; width: 39px; z-index: 2;"&gt;&lt;/span&gt;Option routers&amp;nbsp; harus &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; disesuaikan dengan IP eth1&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="height: 12px; left: 0px; margin-left: 235px; margin-top: 7px; position: absolute; width: 39px; z-index: 3;"&gt;&lt;/span&gt;Option domain-name-servers&amp;nbsp;&amp;nbsp; harus &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; diisi sesuai dengan DNS server yang kita gunakan&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YZN-Yr2I/AAAAAAAAAVg/Z7NE5YU_psc/s1600-h/image014.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="height: 12px; left: 0px; margin-left: 191px; margin-top: 7px; position: absolute; width: 39px; z-index: 4;"&gt;&lt;/span&gt;Range dynamic-bootp&amp;nbsp; harus &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; disini kita bisa mengatur IP berapa saja yang akan kita berikan untuk client&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Setelah itu kita simpan dengan perintah &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;:wq &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Agar settingan tidak hilang pada saat komputer direstart, lakukan perintah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;service dhcpd restart&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita uji pada client windows&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Langkah-langkah mengecek dhcp kita pada client windows:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Masuk pada Control Panel&amp;gt;Network Connection klik kanan pada Local Area Connection pilih Properties.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YZN-Yr2I/AAAAAAAAAVg/Z7NE5YU_psc/s1600-h/image014.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YZN-Yr2I/AAAAAAAAAVg/DhSsnvHk2OA/s320-R/image014.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian pilih pada “Obtain an IP address automatically” dan “Obtain DNS server address automatically”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Klik OK&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita lihat pada support&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X65q8uFI/AAAAAAAAAUg/-vE5j7zNWPQ/s1600-h/image006.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8X65q8uFI/AAAAAAAAAUg/yPpgsXxcksA/s320-R/image006.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Lalu kita uji dengan melakukan ping seperti gambar di bawah ini&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YbceKNBI/AAAAAAAAAVw/BkEmGgj4wF8/s1600-h/image016.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YbceKNBI/AAAAAAAAAVw/Jsk-2vMSnuo/s320-R/image016.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita uji koneksi ke internet&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; line-height: 150%;"&gt;LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI FTP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Melihat file FTP yang telah terinstall pada router linux dengan perintah seperti di bawah ini&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YcIY2JZI/AAAAAAAAAV4/zT45lUppLsA/s1600-h/image017.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YcIY2JZI/AAAAAAAAAV4/t0EFwATsirY/s320-R/image017.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita masuk pada directory home dan kita buat user beserta password user di dalamnya dengan perintah &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;useradd tkj&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;passwd tkj&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8Ydc_ZmBI/AAAAAAAAAWA/MMxB7sJRrFY/s1600-h/image018.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8Ydc_ZmBI/AAAAAAAAAWA/sNXRf_A_dzs/s320-R/image018.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita masukkan password&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Lalu kita isi user tkj seperti contoh di bawah ini&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YdylgMsI/AAAAAAAAAWI/mcQi8bNxW-4/s1600-h/image019.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YdylgMsI/AAAAAAAAAWI/Wq_qAKsRhLQ/s320-R/image019.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Kemudian akan muncul tampilan&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YgYX0uMI/AAAAAAAAAWQ/6b4_DG3e_Go/s1600-h/image020.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YgYX0uMI/AAAAAAAAAWQ/Xs97asK3arg/s320-R/image020.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Kita lakukan seperti contoh di atas&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita simpan dengan perintah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;"&gt;:wq &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Setelah itu kita uji pada client windows kita&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Langkah-langkah mengecek ftp kita pada client windows:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kita masuk pada internet explorer atau windows explorer&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;pada link kita ketikkan &lt;a href="ftp://192.168.20.1/"&gt;ftp://192.168.20.1&lt;/a&gt; seperti contoh di bawah ini&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YhjN2xuI/AAAAAAAAAWY/syDAY6GZJL0/s1600-h/image021.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YhjN2xuI/AAAAAAAAAWY/Zup8KzazhWU/s320-R/image021.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian kita pilih “Login as”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Maka akan muncul tampilan&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YikmJd2I/AAAAAAAAAWg/DSvxE423VJU/s1600-h/image022.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YikmJd2I/AAAAAAAAAWg/vI9cewC58B4/s320-R/image022.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kita masukkan user name dan passwordnya &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian klik Log on&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Maka akan muncul tampilan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YjsGvBlI/AAAAAAAAAWo/GcJ7J5EfQfA/s1600-h/image023.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YjsGvBlI/AAAAAAAAAWo/_EsDcrpJaqk/s320-R/image023.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kemudian klik ganda pada informatika dan akan muncul tampilan seperti di bawah ini&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YkoCW1uI/AAAAAAAAAWw/-hfuru-Gp8w/s1600-h/image024.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8YkoCW1uI/AAAAAAAAAWw/zASJsSf3Lo0/s320-R/image024.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; line-height: 150%;"&gt;HASIL YANG DICAPAI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyTextIndent2"&gt;Setelah melalui beberapa proses konfigurasi Router, DHCP dan FTP akhirnya menghasilkan:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Router sebagai penghubung antara server dengan client.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dhcp server yang berguna untuk mempermudah client mendapatkan IP dari Router secara otomatis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ftp server yang berguna untuk &lt;span style="color: black; line-height: 150%;"&gt;memindahkan (transfer) file dari suatu komputer yang terhubung ke Internet ke komputer lain yang juga terhubung ke Internet.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; line-height: 150%;"&gt;SASARAN PASAR/PENGGUNA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.25in; text-align: justify;"&gt;Sasaran project ini meliputi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;1)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Perusahaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;2)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bisnis (hotel, perkantoran, apartemen)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;3)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Lembaga / instansi pemerintah atau swasta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;4)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Institusi pendidikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;5)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Warung internet&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;6)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dan lain-lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; line-height: 150%;"&gt;FAKTOR PENDUKUNG DAN FAKTOR PENGHAMBAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; line-height: 150%;"&gt;3.1.1&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; line-height: 150%;"&gt;Faktor pendukung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Bimbingan dan pengarahan yang berhubungan dengan bahan yang akan dijadikan Project Work&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tersedianya sarana dan prasarana yang cukup lengkap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Adanya sumber informasi yang jelas dan lengkap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Adanya dukungan dari keluarga tercinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; line-height: 150%;"&gt;3.1.2&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; line-height: 150%;"&gt;Faktor penghambat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Keterbatasan pengetahuan penulis tentang Konfigurasi Router, Dhcp dan Ftp&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Waktu yang diberikan relatif singkat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sulitnya mencari narasumber sebagai pembimbing yang sesuai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%;"&gt;Manfaat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoHeader" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Manfaat-manfaat yang dihasilkan dari Project yang kami buat adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Menghasilkan Router sebagai penghubung antara server dengan client.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dhcp server yang berguna untuk mempermudah client mendapatkan IP dari Router secara otomatis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ftp server yang berguna untuk &lt;span style="color: black; line-height: 150%;"&gt;memindahkan (transfer) file dari suatu komputer yang terhubung ke Internet ke komputer lain yang juga terhubung ke Internet.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;by : febryan haris&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-6239675519349017855?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/6239675519349017855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=6239675519349017855' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/6239675519349017855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/6239675519349017855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/10/membuat-router-dengan-linux-redhat-by.html' title='Membuat Router Dengan Linux RedHat        by Febryan Haris  (13)'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SP8XsITWzpI/AAAAAAAAAT4/FfKmwr5-Tl8/s72-Rc/image001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-5657483008377323448</id><published>2008-09-28T20:57:00.001+07:00</published><updated>2008-09-28T21:03:33.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cuap2'/><title type='text'>SMKN 3 Buduran atau STM Perkapalan</title><content type='html'>Ehm, kali ini kita akan membahas tentang persoalan yang kurang penting tapi mungkin penting bagi sebagian orang (termasuk aq). Begini ceritanya, ini permumpaan saja : Ada ibu-ibu yang bertanya pada seorang siswa, dia mengatakan "Kamu Sekolah dimana ??", lalu siswa tersebut menjawab "PAL", Ibu itu segera tahu bahwa siswa tsb murid STM Perkapalan, lalu dia bertanya lagi dengan siswa lainnya dengan pertanyaan yang sama lalu siswa itu menjawab "SMKN 3 Buduran", Ibu itu kebingungan dan dikiranya maksud "SMKN 3 Buduran" itu sekolah SMKK atau SMEA. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita diatas, sebetulnya "STM Perkapalan" maupun "SMKN 3 Buduran", merupakan sekolah yang sama, tetapi lebih nge-tren dipanggil "STM Perkapalan" atau biasa disingkat "PAL", bukannya "SMKN 3 Buduran".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlintas dipikiran saya waktu itu "Kok namanya diganti ya? ", lalu saya cari tahu lagi rupanya pada waktu dulu nama sekolah adalah "STM Perkapalan" namun kalau tidak salah pada tahun ke-lima sekolah ini berdiri, dari Dinas Pendidikan setempat mengganti nama "STM Perkapalan" menjadi "SMKN 3 Buduran" dikarenakan letak sekolah yang berada di kecamatan Buduran dan juga karena adanya hak otonomi daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, (english mode : on) udah tahu kan sejarahnya, jadi jangan bingung lagi kalo ditanya "STM Perkapalan" dan "SMKN 3 Buduran", btw kalo menurut pendapatku sich lebih keren nama STM Perkapalan, cos agak gimana gitu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by: &lt;a href="http://maztam.blogspot.com"&gt;maztam&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-5657483008377323448?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/5657483008377323448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=5657483008377323448' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5657483008377323448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5657483008377323448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/smkn-3-buduran-atau-stm-perkapalan.html' title='SMKN 3 Buduran atau STM Perkapalan'/><author><name>Maztam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12683656308488281712</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-1444068670809283106</id><published>2008-09-23T08:36:00.000+07:00</published><updated>2008-09-23T08:37:18.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Rdekstop Linux Red Heat`</title><content type='html'>read now&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nama : Aldhi_Mandiri (Eto'o) 05&lt;br /&gt;Remote Desktop&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa aplikasi Remote Desktop yang selama ini sering kita gunakan di Linux maupun windows. Saya akan mencoba pake rDesktop. OS yang saya pake Redhat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Windows&lt;br /&gt;o Remote Desktop Connection&lt;br /&gt;o Terminal Service&lt;br /&gt;o PC Anywhere&lt;br /&gt;o VNC (Windows – Linux)&lt;br /&gt;o Putty (Text Mode)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Linux&lt;br /&gt;o Graphic Mode&lt;br /&gt;+ VNC&lt;br /&gt;+ rdesktop&lt;br /&gt;o Text Mode&lt;br /&gt;+ Telnet&lt;br /&gt;+ SSH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RDesktop adalah suatu client (biasanya PC Linux) untuk Remote Desktop Protokol (RDP), digunakan untuk me-remote sebuah server (PC Windows). Bentuk akses remote yang bisa diperoleh adalah akses pada mode grafis/X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkan paket rdesktop&lt;br /&gt;[root@localhost /]# cd /mnt/cdrom/RedHat/RPMS/&lt;br /&gt;[root@localhost RPMS]# ls -l rdesk*&lt;br /&gt;-rw-r–r– 77 root root 65647 Feb 24 2003 rdesktop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt;Install Paket Rdesktop&lt;br /&gt;[root@localhost RPMS]# rpm -ivh rdesktop-1.2.0-1.i386.rpmwarning: rdesktop-1.2.0-1.i386.rpm: V3 DSA signature: NOKEY, key ID db42a60e&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Preparing… ########################################### [100%]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;package rdesktop-1.2.0-1 is already installed&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalankan rdesktop&lt;br /&gt;[root@localhost RPMS]# rdesktop -f 192.168.10.2&lt;br /&gt;Ntar kan tampil desktop windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-1444068670809283106?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/1444068670809283106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=1444068670809283106' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1444068670809283106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1444068670809283106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/rdekstop-linux-red-heat.html' title='Rdekstop Linux Red Heat`'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-5437444580697370029</id><published>2008-09-23T08:33:00.001+07:00</published><updated>2008-09-23T08:36:26.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Instalasi Windows 2000 Server</title><content type='html'>baca saja&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nama : Aldhi_Mandiri (Eto'o) 05&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instalasi Windows 2000 Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Instalasi merupakan langkah awal yang harus Anda pahami sebelum menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Windows 2000 Server dalam jaringan. Kesempurnaan proses instalasi akan sangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mempengaruhi kinerja mesin server. Pemahaman yang baik mengenai persyaratan dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    proses instalasi juga akan sangat membantu dalam proses troubleshooting serta optimasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    sistem server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1 Persyaratan Hardware dan Software&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Agar sistem Windows 2000 Server dapat berjalan maksimal maka dibutuhkan hardware&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan software yang sesuai dengan persyaratan minimal. Apabila Anda serius menjadikan sebuah komputer sebagai server jaringan, maka sangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disarankan menggunakan mesin kelas Pentium III dengan RAM 256 MB untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memperoleh kinerja maksimal. Untuk menjalankan berbagai latihan dalam buku ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disarankan anda menggunakan komputer Pentium 200 MHz dengan RAM 128 MB. Pada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;prinsipnya semakin tinggi spesifikasi hardware Anda maka performa sistem akan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semakin baik. Anda perlu memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persyaratan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;software terutama bila Anda akan melakukan upgrade Windows NT Server 4.0 atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;instalasi dual boot. Ada dua jenis sistem operasi yang dapat diupgrade menjadi Windows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2000 Server yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Windows NT Server 3.51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Windows NT Server 4.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Masing-masing sistem operasi tersebut harus diinstal Service Pack minimal versi 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelum diupgrade ke Windows 2000 Server. Anda dapat menginstal lebih dari satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sistem operasi dalam satu harddisk dengan syarat sistem partisi pada harddisk Anda memenuhi persyaratan untuk sistem operasi yang akan diinstal. Prosedur lebih lanjut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengenai instalasi dual boot akan dijelaskan dalam sub bab berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2 Persyaratan File System dan Partisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Pilihan file system akan sangat berpengaruh terhadap jenis sistem operasi yang dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disimpan dalam harddisk. Setiap file system memiliki kelebihan dan kekurangan masing-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masing, sehingga Anda harus menentukan file system yang benar-benar sesuai dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebutuhan anda. Sistem operasi Windows NT baik versi Server maupun Workstation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya mendukung sistem file FAT16 dan NTFS. Sedangkan keluarga Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendukung sistem file FAT16, FAT32, maupun NTFS. Anda harus memperhatikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dukungan sistem file terhadap setiap jenis sistem operasi terutama jika Anda ingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengkonfigurasi instalasi dual boot. Karakteristik setiap jenis file system dalam sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemampuan maksimum keluarga Windows NT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan Windows 2000 hanya dapat digunakan bila diinstal pada partisi NTFS. Dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menggunakan sistem file NTFS anda dapat melakukan proteksi security hingga ke tingkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;file, dibandingkan dengan partisi jenis FAT yang hanya dapat memberikan security&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga tingkat folder. Keuntungan menggunakan sistem file FAT16 adalah dukungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang luas terhadap berbagai sistem operasi. Partisi jenis ini merupakan pilihan tepat bila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anda akan ingin mengkonfigurasi instalasi dual boot antara Windows NT dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows 2000 atau Windows 95. Kekurangan utama FAT16 adalah metode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penyimpanan yang kurang efisien, sehinnga ruang harddisk anda akan lebih cepat penuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dibandingkan bila Anda menggunakan FAT32 atau NTFS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.3 Teknik Partisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Harddisk yang akan Anda gunakan dapat dipartisi dalam beberapa logical partition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisi adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut pembagian logical dari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah harddisk. Misalkan anda memiliki sebuah harddisk berkapasitas 10 GB, maka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anda dapat membaginya menjadi dua logical partition yaitu drive C sebagai primary&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;partition sebesar 4 GB dan sisanya drive D sebesar 6 GB sebagai secondary partition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat membagi lagi secondary partition tersebut menjadi beberapa logical drive&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesuai dengan kepentingan Anda. Dalam menentukan ukuran partisi Anda perlu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memperhatikan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa jenis dan berapa banyak sistem operasi yang akan anda instal dalam harddisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan ruang harddisk, misalkan anda akan menginstal Windows 2000 Server di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;drive C maka disarankan ruang kosong sebesar 1GB ditambah space untuk menginstal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbagai macam software aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi system partition dan boot partition Windows 2000 Server. System partition berisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbagai file yang dibutuhkan Windows 2000 Server untuk melakukan booting, yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;secara default terinstal pada active partition, umumnya drive C. Boot partition adalah partisi yang berisi folder WINNT dimana file-file Windows 2000 Server tersimpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran boot partition disarankan minimal 1GB, yang lokasinya secara default ada di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;drive C tetapi Anda dapat menentukan lokasi lain sesuai dengan ukuran partisi harddisk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat melakukan partisi harddisk dengan menggunakan utility FDISK yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terdapat dalam MS DOS atau dengan aplikasi pihak ketiga seperti Partition Magic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis mengasumsikan Anda sudah cukup memahami penggunaan utility FDISK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehingga tidak akan dibahas secara detil dalam buku ini. Apabila Anda belum memahami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penggunaan utility untuk partisi ini, silahkan membaca dokumentasi ataupun help file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam MS DOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4 Pilihan Metode Instalasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server dapat digunakan beberapa metode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) CDROM Bootable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Cara ini paling mudah dan cepat untuk dilakukan. Anda harus mengkonfigurasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        BISO komputer untuk booting dari CDROM. Sebuah tampilan text based akan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        memberikan beberapa pertanyaan mengenai lokasi penempatan Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        dan sistem partisi yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Setup Disk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Metode ini memerlukan waktu paling lama, penulis tidak merekomendasikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        cara ini kecuali anda tidak memiliki CDROM drive yang dapat digunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        secara bootable. Sebelum melakukan instalasi anda perlu membuat setup disk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        dari komputer lain yang sudah terinstal Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Instalasi dari OS lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Apabila anda telah memiliki sistem operasi lain di komputer, maka dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        langsung menjalankan proses instalasi dengan memasukkan CDROM Windows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        2000 Server dan memanfaatkan proses autorun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Untuk konfigurasi dual boot, pilihlah option kedua. Sedangkan untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        mengupgrade Windows NT Server ke Windows 2000 Server pilihlah option ke-1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Proses instalasi dilanjutkan dengan mencopy temporary file ke harddisk, booting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        ulang, dan selanjutnya tampil dialog text based sebagaimana instalsi dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        CDROM bootable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.5 Member Server dan Domain Controller&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Sebelum melangkah lebih lanjut untuk melakukan instalsi, anda perlu memahami peran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows 2000 Server dalam sebuah jaringan. Windows 2000 Server dapat diinstal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai Member Server dan Domain Controller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang pernah mengenal Windows NT, maka terdapat istilah PDC(Primary&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domain Controller), BDC(Backup Domain Controller) dan Stand Alone Server. Dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;arsitektur Windows 2000 konsep PDC dan BDC sudah tidak dikenal lagi. Sebuah server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang menyimpan konfigurasi jaringan mengenai data dan hak setiap account, security,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan active directory disebut Domain Controller (DC). Peranan DC ini identik dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PDC dalam teknologi Windows NT. Sebagai backup dari DC yang sudah ada, diperlukan DC baru yang masing-masing kedudukannya dalam jaringan adalah setara (peer). Dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian bila terjadi fault pada sebuah DC, maka DC lain akan secara otomatis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengambil alih peranannnya sebagai pengendali jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antar DC dalam jaringan Windows 2000 terjadi replikasi data-data konfigurasi melalui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;active directory. Replikasi tersebut terjadi dalam interval tertentu, untuk menjamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesamaan konfigurasi antar DC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menginstal sebuah server sebagai DC, maka fasilitas Active Directory harus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipasang di server tersebut. Instalasi Active Directory adalah dengan menjalankan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perintah DCPROMO dari command prompt, atau dengan memanfaatkan fasilitas wizard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari menu Configure Your Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah server yang tidak dikonfigurasi active directory disebut sebagai Member Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Member Server identik dengan Stand Alone Server dalam jaringan Windows NT. Karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak memiliki active directory, maka server tersebut hanya memiliki user dan group di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tingkat local computer saja. Member Server dapat melakukan mapping user dan group&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari DC dengan memanfaatkan fasilitas active directory, asalkan antara DC dan member&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;server tersebut terhubung dalam satu network. Member Server biasanya digunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai server berbagai service dalam jaringan, misalnya mail server, web server, file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;server, maupun proxy server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6 Praktek Instalasi Windows 2000 Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Berikutnya tiba saatnya bagi anda untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam praktek ini penulis menggunakan skenario instalasi dengan bootable CDROM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada harddisk kosong yang belum terisi sistem operasi lain. Setelah Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Server terpasang sebagai Member Server, dilakukan instalasi Active Directory untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengupgrade server tersebut sebagai DC dengan perintah DCPROMO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6.1 Instalasi Member Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Lakukan setting pada BIOS komputer anda untuk booting dari CDROM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Masukkan bootable CDROM Windows 2000 Server, dan restart komputer anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Tampil dialog text based, lanjutkan instalasi dengan menekan Enter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Setelah tampil dialog License Agreement, tekan F8 untuk menerima agreement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Selanjutnya anda diminta menentukan lokasi instalasi. Pada bagian ini anda juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       dapat menghapus dan membuat partisi baru di harddisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Tentukan jenis file sistem yang akan digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Note : Apabila anda ingin membuat uial boot, jangan menghapus partisi yang telah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    terisi OS lain. Pada bagian penentuan jenis partisi, jangan merubah jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    partisi di drive yang telah terisi OS. Menghapus maupun merubah jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    partisi akan menghilangkan OS yang telah anda install di partisi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) Setelah selesai, proses intalasi dilanjutkan dengan mengecek dan mencopy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    temporary file ke harddisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8) Keluarkan CDROM dan restart komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9) Proses intalasi dilanjutkan dengan mendeteksi hardware di komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10) Selanjutnya tentukan regional setting (keyboard layput, sistem tanggal, jam, dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        sesuai dengan kondisi lokasi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11) Isikan nama pemilik komputer dan organisasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12) Pilih jenis dan banyaknya lisensi yang akan digunakan. Lisensi per server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      berarti dihitung berdasarkan jumlah klien yang melakukan koneksi ke server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sedangkan lisensi per seat mengharuskan tiap klien untuk memiliki license,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    yang dapat digunakan untuk mengakses server manapun. Untuk latihan, pilihlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    per Server dan isikan jumlah koneksi = 5 klien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13) Langkah berikutnya adalah mengisikan nama komputer. Nama tersebut akan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    digunakan untuk mengidentifikasi komputer di dalam jaringan. Misalkan anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    menginstal server pertama dalam jaringan, isikan SERVERPUSAT sebagai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    nama server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14) Isikan password untuk account Administrator. Pastikan anda mengisikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    password yang cukup baik, karena account tersebut merupakan administrator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dengan hak tertinggi dalam jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15) Tampil dialog pilihan service yang akan diinstall. Anda dapat memilih jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    service yang akan disediakan server tersebut, misalnya IIS (web server), DNS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Server, maupun DHCP server. Dalam latihan ini, biarkan pilihan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dalam kondisi default dan lanjutnkan instalasi. Anda akan melakukan instalasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    setiap service pada bab-bab selanjutnya sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16) Selanjutnya tampil pilihan dialog untuk Network Setting. Pilih Custom untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    menampilkan dialog konfigurasi jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17) Sorot Internet Protocol, dan klik Properties untuk mengisikan konfigurasi IP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Address sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      IP Address : 192.168.0.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Subnet Mask : 255.255.255.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kosongkan kotak lain, dan tutup dialog. Pengisian IP address tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        menggunakan klas C yang biasa dipakai di lingkungan LAN. Anda dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    menyesuaikannya dengan kondisi jaringan bila diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18) Tampil dialog Workgroup dan Domain, yang menanyakan kedudukan server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    tersebut di dalam jaringan. Karena dalam praktek ini anda menginstal server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    pertama dalam jaringan dan domain baru, maka pilihlah option pertama dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    kosongkan kotak Workgroup or computer domain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19) Klik Next untuk melanjutkan instalasi. Proses instalasi akan dilanjutkan dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    melakukan setting jaringan dan hardware. Proses tersebut bervariasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    kecepatannya, tergantung spesifikasi komputer anda. Anda mungkin diminta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    memasukkan CDROM Windows 2000 atau disket driver sesuai keperluan. 20) Setelah konfigurasi selesai, booting ulang komputer anda dan                 selanjutnya tampil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dialog login ke Windows 2000 Server. Tekan Ctrl+Alt+Del dan masukkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    password untuk user Administrator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21) Tampil desktop Windows 2000 Server, dan anda siap melakukan berbagai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    konfigurasi server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pada tahap ini Windows 2000 Server telah terinstal sebagai member server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Untuk membuatnya sebagai Domain Controller perlu dieksekusi perintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    DCPROMO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6.2 Instalasi Domain Controller&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Member Server bersifat stand alone sehingga tidak dapat digunakan untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengatur konfigurasi jaringan. Biasanya Member Server menginduk ke DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk memberikan service jaringan tertentu. Pada praktek berikutnya anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akan mengupgrade Member Server menjadi DC, yang merupakan DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama di jaringan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Klik Start &gt; Run dan ketikkan DCPROMO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Perintah tersebut akan menginstal Active Directory sehingga server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dinaikkan statusnya dari Member Server ke Domain Controller. Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    akan menginstal DC pertama dalam Domain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Tampil Dialog type Domain Controller, pilih Domain Controller For A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    New Domain. Apabila anda menginstal DC tambahan dalam sebuah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Domain, aktifkan option ke-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Berikutnya tampil pilihan untuk menentukan jenis domain yang dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Aktifkan Create A New Domain Tree untuk membuat Domain pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dalam jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Pilih Create A New Forest Of Domain Trees pada dialog Join Forest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Domain yang dibuat adalah level tertinggi dalam Forest baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Note : Forest, Tree, dan Domain adalah terminologi yang digunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dalam konsep jaringan Windows 2000 untuk mengidentifikasi kesatuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    organisasi jaringan. Domain merupakan kesatuan terkecil dari sebuah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    jaringan. Beberapa Domain dapat bergabung membentuk Tree dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    gabungan dari beberapa Tree disebut Forest&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Isikan nama Domain untuk organisasi anda, Gunakan Full Qualified&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Domain Name sesuai peraturan Internic. Anda dapat menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Domain yang sudah terdaftar resmi, atau domain fiktif dengan nama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    tertentu yang dikehendaki. Apabila anda akan mempublish jaringan ke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    internet, sebaiknya digunakan nama Domain yang telah terdaftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Langkah selanjutnya adalah menentukan NETBIOS Name untuk Domain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    tersebut. Hal ini digunakan untuk mendukung OS sebelum Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    seperti Win98 dan Win NT yang menggunakan NETBIOS untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    meresolve nama host di jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) Tentukan lokasi penyimpanan data Active Directory, yaitu data log,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    system volume, dan Active Directory Database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Note : Lokasi penyimpanan data Active Directory harus menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    partisi NTFS. Apabila system partition anda menggunakan FAT32, anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    harus menyediakan sebuah volume dengan partisi NTFS untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    menyimpan data tersebut. Dalam sebuah jaringan besar dimana sering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    terjadi update dan replikasi data Active Directory sebaiknya data tersebut disimpan di harddisk terpisah dari sistem operasi, sehingga meningkatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    kinerja sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8) Proses instalasi dilanjutkan dengan mengecek keberadaan DNS Server di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dalam jaringan. Apabila tidak terdapat DNS Server maka Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    akan meminta konfirmasi untuk menginstal DNS Server di DC tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9) Tunggu sampai proses instalasi selesai, instalasi dilanjutkan dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    booting ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10) Lakukan login ke DC sebagai Administrator, setelah Active Directory &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    terpasang akan terlihat beberapa menu tambahan di bagian Administrative&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tools, antara lain Active Directory Users and Computers yang merupakan menu utama untuk konfigurasi user, group dan security jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-5437444580697370029?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/5437444580697370029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=5437444580697370029' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5437444580697370029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5437444580697370029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-windows-2000-server_6946.html' title='Instalasi Windows 2000 Server'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-5850645893123670848</id><published>2008-09-23T08:33:00.000+07:00</published><updated>2008-09-23T08:36:12.297+07:00</updated><title type='text'>Instalasi Windows 2000 Server</title><content type='html'>baca saja&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nama : Aldhi_Mandiri (Eto'o) 05&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instalasi Windows 2000 Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Instalasi merupakan langkah awal yang harus Anda pahami sebelum menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Windows 2000 Server dalam jaringan. Kesempurnaan proses instalasi akan sangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    mempengaruhi kinerja mesin server. Pemahaman yang baik mengenai persyaratan dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    proses instalasi juga akan sangat membantu dalam proses troubleshooting serta optimasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    sistem server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1 Persyaratan Hardware dan Software&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Agar sistem Windows 2000 Server dapat berjalan maksimal maka dibutuhkan hardware&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan software yang sesuai dengan persyaratan minimal. Apabila Anda serius menjadikan sebuah komputer sebagai server jaringan, maka sangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disarankan menggunakan mesin kelas Pentium III dengan RAM 256 MB untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memperoleh kinerja maksimal. Untuk menjalankan berbagai latihan dalam buku ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disarankan anda menggunakan komputer Pentium 200 MHz dengan RAM 128 MB. Pada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;prinsipnya semakin tinggi spesifikasi hardware Anda maka performa sistem akan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semakin baik. Anda perlu memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persyaratan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;software terutama bila Anda akan melakukan upgrade Windows NT Server 4.0 atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;instalasi dual boot. Ada dua jenis sistem operasi yang dapat diupgrade menjadi Windows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2000 Server yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Windows NT Server 3.51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;? Windows NT Server 4.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Masing-masing sistem operasi tersebut harus diinstal Service Pack minimal versi 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelum diupgrade ke Windows 2000 Server. Anda dapat menginstal lebih dari satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sistem operasi dalam satu harddisk dengan syarat sistem partisi pada harddisk Anda memenuhi persyaratan untuk sistem operasi yang akan diinstal. Prosedur lebih lanjut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengenai instalasi dual boot akan dijelaskan dalam sub bab berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2 Persyaratan File System dan Partisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Pilihan file system akan sangat berpengaruh terhadap jenis sistem operasi yang dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disimpan dalam harddisk. Setiap file system memiliki kelebihan dan kekurangan masing-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masing, sehingga Anda harus menentukan file system yang benar-benar sesuai dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebutuhan anda. Sistem operasi Windows NT baik versi Server maupun Workstation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya mendukung sistem file FAT16 dan NTFS. Sedangkan keluarga Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendukung sistem file FAT16, FAT32, maupun NTFS. Anda harus memperhatikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dukungan sistem file terhadap setiap jenis sistem operasi terutama jika Anda ingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengkonfigurasi instalasi dual boot. Karakteristik setiap jenis file system dalam sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemampuan maksimum keluarga Windows NT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan Windows 2000 hanya dapat digunakan bila diinstal pada partisi NTFS. Dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menggunakan sistem file NTFS anda dapat melakukan proteksi security hingga ke tingkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;file, dibandingkan dengan partisi jenis FAT yang hanya dapat memberikan security&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga tingkat folder. Keuntungan menggunakan sistem file FAT16 adalah dukungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang luas terhadap berbagai sistem operasi. Partisi jenis ini merupakan pilihan tepat bila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anda akan ingin mengkonfigurasi instalasi dual boot antara Windows NT dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows 2000 atau Windows 95. Kekurangan utama FAT16 adalah metode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penyimpanan yang kurang efisien, sehinnga ruang harddisk anda akan lebih cepat penuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dibandingkan bila Anda menggunakan FAT32 atau NTFS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.3 Teknik Partisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Harddisk yang akan Anda gunakan dapat dipartisi dalam beberapa logical partition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisi adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut pembagian logical dari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah harddisk. Misalkan anda memiliki sebuah harddisk berkapasitas 10 GB, maka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anda dapat membaginya menjadi dua logical partition yaitu drive C sebagai primary&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;partition sebesar 4 GB dan sisanya drive D sebesar 6 GB sebagai secondary partition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat membagi lagi secondary partition tersebut menjadi beberapa logical drive&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesuai dengan kepentingan Anda. Dalam menentukan ukuran partisi Anda perlu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memperhatikan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa jenis dan berapa banyak sistem operasi yang akan anda instal dalam harddisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan ruang harddisk, misalkan anda akan menginstal Windows 2000 Server di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;drive C maka disarankan ruang kosong sebesar 1GB ditambah space untuk menginstal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbagai macam software aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi system partition dan boot partition Windows 2000 Server. System partition berisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbagai file yang dibutuhkan Windows 2000 Server untuk melakukan booting, yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;secara default terinstal pada active partition, umumnya drive C. Boot partition adalah partisi yang berisi folder WINNT dimana file-file Windows 2000 Server tersimpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran boot partition disarankan minimal 1GB, yang lokasinya secara default ada di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;drive C tetapi Anda dapat menentukan lokasi lain sesuai dengan ukuran partisi harddisk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat melakukan partisi harddisk dengan menggunakan utility FDISK yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terdapat dalam MS DOS atau dengan aplikasi pihak ketiga seperti Partition Magic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis mengasumsikan Anda sudah cukup memahami penggunaan utility FDISK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehingga tidak akan dibahas secara detil dalam buku ini. Apabila Anda belum memahami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penggunaan utility untuk partisi ini, silahkan membaca dokumentasi ataupun help file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam MS DOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4 Pilihan Metode Instalasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server dapat digunakan beberapa metode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) CDROM Bootable&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Cara ini paling mudah dan cepat untuk dilakukan. Anda harus mengkonfigurasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        BISO komputer untuk booting dari CDROM. Sebuah tampilan text based akan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        memberikan beberapa pertanyaan mengenai lokasi penempatan Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        dan sistem partisi yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Setup Disk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Metode ini memerlukan waktu paling lama, penulis tidak merekomendasikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        cara ini kecuali anda tidak memiliki CDROM drive yang dapat digunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        secara bootable. Sebelum melakukan instalasi anda perlu membuat setup disk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        dari komputer lain yang sudah terinstal Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Instalasi dari OS lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Apabila anda telah memiliki sistem operasi lain di komputer, maka dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        langsung menjalankan proses instalasi dengan memasukkan CDROM Windows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        2000 Server dan memanfaatkan proses autorun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Untuk konfigurasi dual boot, pilihlah option kedua. Sedangkan untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        mengupgrade Windows NT Server ke Windows 2000 Server pilihlah option ke-1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Proses instalasi dilanjutkan dengan mencopy temporary file ke harddisk, booting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        ulang, dan selanjutnya tampil dialog text based sebagaimana instalsi dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        CDROM bootable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.5 Member Server dan Domain Controller&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Sebelum melangkah lebih lanjut untuk melakukan instalsi, anda perlu memahami peran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows 2000 Server dalam sebuah jaringan. Windows 2000 Server dapat diinstal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai Member Server dan Domain Controller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang pernah mengenal Windows NT, maka terdapat istilah PDC(Primary&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domain Controller), BDC(Backup Domain Controller) dan Stand Alone Server. Dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;arsitektur Windows 2000 konsep PDC dan BDC sudah tidak dikenal lagi. Sebuah server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang menyimpan konfigurasi jaringan mengenai data dan hak setiap account, security,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan active directory disebut Domain Controller (DC). Peranan DC ini identik dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PDC dalam teknologi Windows NT. Sebagai backup dari DC yang sudah ada, diperlukan DC baru yang masing-masing kedudukannya dalam jaringan adalah setara (peer). Dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian bila terjadi fault pada sebuah DC, maka DC lain akan secara otomatis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengambil alih peranannnya sebagai pengendali jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antar DC dalam jaringan Windows 2000 terjadi replikasi data-data konfigurasi melalui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;active directory. Replikasi tersebut terjadi dalam interval tertentu, untuk menjamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesamaan konfigurasi antar DC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menginstal sebuah server sebagai DC, maka fasilitas Active Directory harus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipasang di server tersebut. Instalasi Active Directory adalah dengan menjalankan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perintah DCPROMO dari command prompt, atau dengan memanfaatkan fasilitas wizard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari menu Configure Your Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah server yang tidak dikonfigurasi active directory disebut sebagai Member Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Member Server identik dengan Stand Alone Server dalam jaringan Windows NT. Karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak memiliki active directory, maka server tersebut hanya memiliki user dan group di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tingkat local computer saja. Member Server dapat melakukan mapping user dan group&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari DC dengan memanfaatkan fasilitas active directory, asalkan antara DC dan member&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;server tersebut terhubung dalam satu network. Member Server biasanya digunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai server berbagai service dalam jaringan, misalnya mail server, web server, file&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;server, maupun proxy server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6 Praktek Instalasi Windows 2000 Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Berikutnya tiba saatnya bagi anda untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam praktek ini penulis menggunakan skenario instalasi dengan bootable CDROM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada harddisk kosong yang belum terisi sistem operasi lain. Setelah Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Server terpasang sebagai Member Server, dilakukan instalasi Active Directory untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengupgrade server tersebut sebagai DC dengan perintah DCPROMO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6.1 Instalasi Member Server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Lakukan setting pada BIOS komputer anda untuk booting dari CDROM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Masukkan bootable CDROM Windows 2000 Server, dan restart komputer anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Tampil dialog text based, lanjutkan instalasi dengan menekan Enter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Setelah tampil dialog License Agreement, tekan F8 untuk menerima agreement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Selanjutnya anda diminta menentukan lokasi instalasi. Pada bagian ini anda juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       dapat menghapus dan membuat partisi baru di harddisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Tentukan jenis file sistem yang akan digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Note : Apabila anda ingin membuat uial boot, jangan menghapus partisi yang telah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    terisi OS lain. Pada bagian penentuan jenis partisi, jangan merubah jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    partisi di drive yang telah terisi OS. Menghapus maupun merubah jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    partisi akan menghilangkan OS yang telah anda install di partisi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) Setelah selesai, proses intalasi dilanjutkan dengan mengecek dan mencopy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    temporary file ke harddisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8) Keluarkan CDROM dan restart komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9) Proses intalasi dilanjutkan dengan mendeteksi hardware di komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10) Selanjutnya tentukan regional setting (keyboard layput, sistem tanggal, jam, dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        sesuai dengan kondisi lokasi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11) Isikan nama pemilik komputer dan organisasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12) Pilih jenis dan banyaknya lisensi yang akan digunakan. Lisensi per server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      berarti dihitung berdasarkan jumlah klien yang melakukan koneksi ke server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sedangkan lisensi per seat mengharuskan tiap klien untuk memiliki license,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    yang dapat digunakan untuk mengakses server manapun. Untuk latihan, pilihlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    per Server dan isikan jumlah koneksi = 5 klien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13) Langkah berikutnya adalah mengisikan nama komputer. Nama tersebut akan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    digunakan untuk mengidentifikasi komputer di dalam jaringan. Misalkan anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    menginstal server pertama dalam jaringan, isikan SERVERPUSAT sebagai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    nama server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14) Isikan password untuk account Administrator. Pastikan anda mengisikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    password yang cukup baik, karena account tersebut merupakan administrator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dengan hak tertinggi dalam jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15) Tampil dialog pilihan service yang akan diinstall. Anda dapat memilih jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    service yang akan disediakan server tersebut, misalnya IIS (web server), DNS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Server, maupun DHCP server. Dalam latihan ini, biarkan pilihan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dalam kondisi default dan lanjutnkan instalasi. Anda akan melakukan instalasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    setiap service pada bab-bab selanjutnya sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16) Selanjutnya tampil pilihan dialog untuk Network Setting. Pilih Custom untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    menampilkan dialog konfigurasi jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17) Sorot Internet Protocol, dan klik Properties untuk mengisikan konfigurasi IP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Address sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      IP Address : 192.168.0.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Subnet Mask : 255.255.255.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kosongkan kotak lain, dan tutup dialog. Pengisian IP address tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        menggunakan klas C yang biasa dipakai di lingkungan LAN. Anda dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    menyesuaikannya dengan kondisi jaringan bila diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18) Tampil dialog Workgroup dan Domain, yang menanyakan kedudukan server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    tersebut di dalam jaringan. Karena dalam praktek ini anda menginstal server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    pertama dalam jaringan dan domain baru, maka pilihlah option pertama dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    kosongkan kotak Workgroup or computer domain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19) Klik Next untuk melanjutkan instalasi. Proses instalasi akan dilanjutkan dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    melakukan setting jaringan dan hardware. Proses tersebut bervariasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    kecepatannya, tergantung spesifikasi komputer anda. Anda mungkin diminta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    memasukkan CDROM Windows 2000 atau disket driver sesuai keperluan. 20) Setelah konfigurasi selesai, booting ulang komputer anda dan                 selanjutnya tampil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dialog login ke Windows 2000 Server. Tekan Ctrl+Alt+Del dan masukkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    password untuk user Administrator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21) Tampil desktop Windows 2000 Server, dan anda siap melakukan berbagai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    konfigurasi server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pada tahap ini Windows 2000 Server telah terinstal sebagai member server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Untuk membuatnya sebagai Domain Controller perlu dieksekusi perintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    DCPROMO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6.2 Instalasi Domain Controller&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Member Server bersifat stand alone sehingga tidak dapat digunakan untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengatur konfigurasi jaringan. Biasanya Member Server menginduk ke DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk memberikan service jaringan tertentu. Pada praktek berikutnya anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akan mengupgrade Member Server menjadi DC, yang merupakan DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pertama di jaringan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Klik Start &gt; Run dan ketikkan DCPROMO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Perintah tersebut akan menginstal Active Directory sehingga server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dinaikkan statusnya dari Member Server ke Domain Controller. Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    akan menginstal DC pertama dalam Domain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Tampil Dialog type Domain Controller, pilih Domain Controller For A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    New Domain. Apabila anda menginstal DC tambahan dalam sebuah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Domain, aktifkan option ke-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Berikutnya tampil pilihan untuk menentukan jenis domain yang dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Aktifkan Create A New Domain Tree untuk membuat Domain pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dalam jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Pilih Create A New Forest Of Domain Trees pada dialog Join Forest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Domain yang dibuat adalah level tertinggi dalam Forest baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Note : Forest, Tree, dan Domain adalah terminologi yang digunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dalam konsep jaringan Windows 2000 untuk mengidentifikasi kesatuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    organisasi jaringan. Domain merupakan kesatuan terkecil dari sebuah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    jaringan. Beberapa Domain dapat bergabung membentuk Tree dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    gabungan dari beberapa Tree disebut Forest&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Isikan nama Domain untuk organisasi anda, Gunakan Full Qualified&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Domain Name sesuai peraturan Internic. Anda dapat menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Domain yang sudah terdaftar resmi, atau domain fiktif dengan nama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    tertentu yang dikehendaki. Apabila anda akan mempublish jaringan ke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    internet, sebaiknya digunakan nama Domain yang telah terdaftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Langkah selanjutnya adalah menentukan NETBIOS Name untuk Domain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    tersebut. Hal ini digunakan untuk mendukung OS sebelum Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    seperti Win98 dan Win NT yang menggunakan NETBIOS untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    meresolve nama host di jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) Tentukan lokasi penyimpanan data Active Directory, yaitu data log,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    system volume, dan Active Directory Database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Note : Lokasi penyimpanan data Active Directory harus menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    partisi NTFS. Apabila system partition anda menggunakan FAT32, anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    harus menyediakan sebuah volume dengan partisi NTFS untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    menyimpan data tersebut. Dalam sebuah jaringan besar dimana sering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    terjadi update dan replikasi data Active Directory sebaiknya data tersebut disimpan di harddisk terpisah dari sistem operasi, sehingga meningkatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    kinerja sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8) Proses instalasi dilanjutkan dengan mengecek keberadaan DNS Server di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    dalam jaringan. Apabila tidak terdapat DNS Server maka Windows 2000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    akan meminta konfirmasi untuk menginstal DNS Server di DC tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9) Tunggu sampai proses instalasi selesai, instalasi dilanjutkan dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    booting ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10) Lakukan login ke DC sebagai Administrator, setelah Active Directory &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    terpasang akan terlihat beberapa menu tambahan di bagian Administrative&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tools, antara lain Active Directory Users and Computers yang merupakan menu utama untuk konfigurasi user, group dan security jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-5850645893123670848?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/5850645893123670848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=5850645893123670848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5850645893123670848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5850645893123670848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-windows-2000-server_23.html' title='Instalasi Windows 2000 Server'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-4248504336323468231</id><published>2008-09-23T07:50:00.001+07:00</published><updated>2008-09-23T07:57:13.487+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat</title><content type='html'>A.INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Instal komputer dengan menggunakan Linux RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat,instal Rdekstop pada komputer&lt;br /&gt;dengan cara :&lt;br /&gt;-Masuk pada linux RedHat yang berbasis text&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd/mnt/cdrom/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tekan Enter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik "ls" untuk melihat directory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd RedHat/RPMS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : rpm-ivh rdekstop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdekstop terinstal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik rd kemudian tab untuk melihat apakah rdekstop sudah terinstal atau&lt;br /&gt;belum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Atau dengan mengetik rpm-qa|grep rdekstop untuk melihat program rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika Rdekstop sudah terinstal,masuk pada RedHat berbasis grafis dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menekan : Ctrl+Alt+F7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kemudian Pilih dan Klik Start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pilih dan klik Run Programe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketik : rdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kemudian akan muncul rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Atau dengan meng-klik Start lalu pilih system tools kemudian klik terminal&lt;br /&gt;lalu ketikrdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terminal Server yaitu Aplikasi Remote Access yang ada di windows server. Terminal Server di gunakan untuk meremote Server dan juga bisa di gunakan untuk MenSharing ke Beberapa PC (mengunakan server dari beberapa PC lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik Start cari Administrative tools &gt;&gt; Buka Terminal Service Configuration&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah membuka Terminal Service Configuration &gt;&gt; pilih Action &gt;&gt; lalu Creat New Connection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah itu akan keluar Connection Type yang akan kita gunakan, Citrix dan Microsoft RDP, pilih Microsoft RDP &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selanjut nya pilih Data Encryption &gt;&gt; saya memilih Client Compatible&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selajut nya masuk ke Remote Control&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Selanjut nya masuk ke Transport Type&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pilih Network Adapter yang akan di gunakan, jika kita mengukan 2 interface&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil membuat Connection Baru kita buka Terminal Services Manager untuk melihat User mana saja yang berhasil masuk ke server kita, dari sini kita bisa juga melakukan disconnect terhadap user. Untuk meningkatkan keamanan buat user-user siapa saja yang boleh login ke terminal server kita caranya dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka Computer Management &gt;&gt; pilih Local Users dan Groups &gt;&gt; Pilih Groups dan cari Remote Desktop Users.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Remote Desktop Users itulah kita menambahkan user siapa saja yang boleh Login ke Terminal server kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Setting booting pertama pada cdrom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Masukkan cd install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kemudian tekan enter untuk install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Setelah itu buat partisi sesuai keinginan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.kemudian format partisi anda dengan NTFS file system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Tunggu sampai prosess format hardisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Setelah itu komputer akan reboot secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Setelah itu komputer akan menginstall device secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Ikuti prosedur instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Setelah proses instalasi berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Masuk ke control panel untuk menginstal remote dekstop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Klik add/remove program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Lalu pilih add/remove windows components.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.Kemudian centang Terminal Services dan Terminal Services Licensing, lalu klik next.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.Tunggu proses instalasi sampai selesai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;NAMA : NUR MASLUKHAH&lt;br /&gt;KELAS : 2  TKJ&lt;br /&gt;ABSEN : 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-4248504336323468231?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/4248504336323468231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=4248504336323468231' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4248504336323468231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4248504336323468231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-client-dengan-linux-redhat_23.html' title='INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-7664438277484532441</id><published>2008-09-22T20:58:00.001+07:00</published><updated>2008-09-22T21:01:52.930+07:00</updated><title type='text'>proses instalasi oleh Danu</title><content type='html'>instalasi windows 2000 server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Setting booting pertama pada cdrom.&lt;br /&gt;2. Masukkan cd install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;3. Kemudian tekan enter untuk install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;4. Setelah itu buat partisi sesuai keinginan anda.&lt;br /&gt;5. kemudian format partisi anda dengan NTFS file system.&lt;br /&gt;6. Tunggu sampai prosess format hardisk.&lt;br /&gt;7. Setelah itu komputer akan reboot secara otomatis.&lt;br /&gt;8. Setelah itu komputer akan menginstall device secara otomatis.&lt;br /&gt;9. Ikuti prosedur instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;instalasi terminal server&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik start menu&lt;br /&gt;2. Masuk menu Control Panel&lt;br /&gt;3. Klik add/remove program&lt;br /&gt;4. Lalu pilih add/remove windows components&lt;br /&gt;5. Setelah itu muncul jendela windows Components wizard&lt;br /&gt;6. Kemudian centang Terminal Services dan Terminal Services Licensing&lt;br /&gt;7. Lalu klik next&lt;br /&gt;8. nanti akan ada prosedur untuk memasukkan cd windows 2000 server&lt;br /&gt;9. Klik pada Aplication Server Mode&lt;br /&gt;10. Klik next&lt;br /&gt;11. Klik Remote Administration Mode&lt;br /&gt;12. Klik next&lt;br /&gt;13. Finish&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;instalasi rdesktop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat, Instal RDesktop pada komputer.&lt;br /&gt;~Masuk pada Linux RedHat yang berbasis text&lt;br /&gt;~Ketik : cd /mnt/cdrom/&lt;br /&gt;~Tekan Enter&lt;br /&gt;~Ketik “ls” untuk melihat directory&lt;br /&gt;~Ketik : cd RedHat/RPMS/&lt;br /&gt;~Ketik : rpm –ivh rdesktop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt;~Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdesktop terinstal&lt;br /&gt;~Ketik “rd” lalu tab untuk melihat apakah rdesktop sudah terinstal atau belum&lt;br /&gt;~Atau ketik: rpm –qa | grep rdesktop untuk melihat program rdesktop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika Rdesktop sudah terinstal,masuk pada linux RedHat berbasis grafis dengan menekan : Ctrl+Alt+F7 atau ketik startx&lt;br /&gt;3. Klik start&lt;br /&gt;4. Klik Run Programe atau pada tool pilih terminal lalu ketik rdesktop spasi (no ip)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. tunggu beberapa saat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nama : Danu Raskiantoro&lt;br /&gt;kelas : 2 tkj&lt;br /&gt;no absen : 8 kalau udah berubah ya 7  mungkin ,pak&lt;br /&gt;nis : lupa gak liat rapot pas ngenet pak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-7664438277484532441?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/7664438277484532441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=7664438277484532441' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/7664438277484532441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/7664438277484532441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/proses-instalasi-oleh-danu.html' title='proses instalasi oleh Danu'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-3284496968644744674</id><published>2008-09-22T15:56:00.005+07:00</published><updated>2008-09-22T16:18:40.190+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Installation linux "redhat" by:naning</title><content type='html'>Proses instalasi yang akan dijelaskan disini menggunakan CD-ROM sebagai file master Redhat Linux 9 yang terdiri dari 3 CD. Proses ini dipilih karena lebih sering digunakan dan persiapan yang dilakukan cukup mengubah setting bios pada boot sequence dengan menempatkan CD-ROM pada urutan pertama. Untuk melakukan pengaturan BIOS tekan tombol Delete pada keyboard pada saat komputer pertama kali booting sehingga muncul tampilan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu Pengaturan BIOS Komputer&lt;br /&gt;Pilihlah menu Advanced BIOS Features&lt;div class="fullpost"&gt; sehingga akan muncul tampilan setting BIOS &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampilan Mengatur Boot dari CD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melakukan setting BIOS masukkan CD #1 Master Linux Redhat 9 lalu komputer di restart sehingga komputer akan booting dari CD-ROM. Setelah komputer booting dari CD, maka akan muncul menu tampilan pemilihan mode instalasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah mode install Red Hat Linux in Graphical mode dengan menekan tombol di keyboard. Komputer akan memunculkan menu pilihan untuk mendiagnosis CD master Linux Redhat 9 apakah kondisinya baik atau tidak. Jika anda tidak ingin melakukan diagnosis pilih [Skip] untuk melanjutkan proses instalasi.&lt;br /&gt;Menu Pilihan Chek CD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu Proses Cek CD&lt;br /&gt;Komputer akan mengecek hardware komputer dan mendeteksi secara otomatis periperal yang digunakan. Dan setelah selesai akan muncul menu Welcome screen &lt;br /&gt;Tampilan Selamat Datang pada Instalasi Redhat 9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi sehingga akan muncul menu pilihan bahasa sebagai berikut :&lt;br /&gt;Pemilihan Bahasa&lt;br /&gt;Pilih bahasa untuk proses instalasi yang familiar (English) lalu tekan tombol Next sehingga akan muncul tampilan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan Konfigurasi Keyboard&lt;br /&gt;Pilih konfigurasi keyboard yang sesuai (U.S. English) lalu tekan tombol Next&lt;br /&gt;Pemilihan Konfigurasi Mouse&lt;br /&gt;Pilih mouse sesuai dengan mouse anda lalu tekan tombol Next untuk melanjutkan instalasi. Setelah itu akan muncul tampilan untuk menu pilihan instalasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan Instalasi atau Upgrade&lt;br /&gt;Jika komputer yang akan diinstal belum mempunyai sistem operasi Linux Redhat sebelumnya maka pilih Install, jika sudah terdapat sistem operasi Linux Redhat versi sebelumnya dapat dipilih Upgrade maupun Install lalu tekan tombol Next&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan Kustomasi Instalasi&lt;br /&gt;Pilih menu pilihan jenis instalasi yang ingin dilakukan dalam hal ini tentu saja Server atau Custom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisi Hard Disk&lt;br /&gt;Pilih menu Automatically Partition untuk melakukan partisi secara otomatis atau Manually partition With Disk Druid jika diinginkan partisi secara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisi Hard Disk Secara Otomatik&lt;br /&gt;Jika dipilih menu Automatically Partition maka akan muncul tampilan seperti di atas. Pilih menu Remove all Linux partition atau yang lain sesuai kebutuhan. Jika hard disk masih kosong dan belum dipartisi maka Redhat akan melakukan partisi.&lt;br /&gt;Partisi Hard Disk Secara Manual&lt;br /&gt;Jika anda memilih partisi secara manual akan tampak seperti pada gambar di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisi Hard Disk Secara Otomatis&lt;br /&gt;Untuk menambah partisi jika diinginkan dapat dilakukan dengan memilih menu add partition.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boot Loader&lt;br /&gt;Boot loader merupakan software yang pertama kali dijalankan ketika komputer pertama kali dinyalakan. Software ini berfungsi pada saat loading dan transfer control untuk mengoperasikan sistem kernel software.&lt;br /&gt;Pengaturan boot loader mempunyai peranan yang penting jika komputer yang akan diinstal mempunyai sistem operasi lain maka kita dapat memilih booting dengan sistem operasi yang mana.&lt;br /&gt;Redhat 9 menyediakan dua software boot loader yaitu GRUB dan LILO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Jaringan&lt;br /&gt;Sistem operasi Redhat Linux memerlukan setting konfigurasi jaringan. Program instalasi secara otomatis akan mendeteksi jenis network device yang sesuai. Selanjutnya masukkan alamat IP dan netmask. Di sini terdapat pilihan secara otomatis melalui DHCP atau secara manual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan IP Address Secara Manual&lt;br /&gt;Pengaturan IP Address harus disesuaikan dengan desain jaringan yang akan dibuat sehingga pengaturannya dapat dilakukan kemudian pada saat pengaturan jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konfigurasi Firewall untuk Keamanan&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan keamanan komputer pada network, Redhat Linux menyediakan Firewall Protection. Kita dapat memilih tingkat keamanan yang diiginkan seperti pada gambar di atas.&lt;br /&gt;Di sini disediakan 3 tingkat keamanan yaitu&lt;br /&gt;High&lt;br /&gt;Tingkat keamanan ini hanya membolehkan koneksi sesuai dengan default setting sehingga hanya dapat melakukan koneksi dengan DNS replies dan DHCP&lt;br /&gt;Medium&lt;br /&gt;Tingkat mediium memberikan batasan-batasan koneksi terhadap source tertentu dalam sistem.&lt;br /&gt;No Firewall&lt;br /&gt;Pemilihan tingkat keamanan No Firewall dapat dilakukan jika yakin bahwa sistem berada dalam jaringan yang dapat dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan Bahasa&lt;br /&gt;Pilihlah bahasa yang akan digunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan Waktu&lt;br /&gt;Pengaturan waktu harus dilakukan agar waktu yang ditunjukkan pada komputer sesuai dengan tempat dimana komputer diletakkan. Setelah pengaturan waktu selesai dilakukan maka akan muncul tampilan sebagai berikut :&lt;br /&gt;Pengaturan Password Root&lt;br /&gt;Setelah proses instalasi maka akan muncul setting pasword root (administrator jaringan). Pada proses ini diperlukan pengaturan pasword root (administrator). Proses ini sangat penting di dalam sistem operasi jaringan karena hanya pada level inilah hak akses total dapat dilakukan.&lt;br /&gt;Disamping root, dapat juga ditambahkan user yang dapat menggunakan sistem ini dengan pasword sebagai user.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-3284496968644744674?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/3284496968644744674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=3284496968644744674' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3284496968644744674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3284496968644744674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/installation-linux-redhat.html' title='Installation linux &quot;redhat&quot; by:naning'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-822679754899151607</id><published>2008-09-22T15:48:00.001+07:00</published><updated>2008-09-22T15:58:34.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>WINDOWS 2000</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Setting booting pertama pada cdrom.&lt;br /&gt;2. Masukkan cd install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;3. Kemudian tekan enter untuk install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;4. Setelah itu buat partisi sesuai keinginan anda.&lt;br /&gt;5. kemudian format partisi anda dengan NTFS file system.&lt;br /&gt;6. Tunggu sampai prosess format hardisk.&lt;br /&gt;7. Setelah itu komputer akan reboot secara otomatis.&lt;br /&gt;8. Setelah itu komputer akan menginstall device secara otomatis.&lt;br /&gt;9. Ikuti prosedur instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;10. Setelah proses instalasi berhasil.&lt;br /&gt;11. Masuk ke control panel untuk menginstal remote dekstop.&lt;br /&gt;12. Klik add/remove program.&lt;br /&gt;13. Lalu pilih add/remove windows components.&lt;br /&gt;14. Kemudian centang Terminal Services dan Terminal Services Licensing, lalu klik next.&lt;br /&gt;15. Tunggu proses instalasi sampai selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;INSTALASI TERMINAL SERVER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik start menu&lt;br /&gt;2. Masuk menu Control Panel&lt;br /&gt;3. Klik add/remove program&lt;br /&gt;4. Lalu pilih add/remove windows components&lt;br /&gt;5. Setelah itu muncul jendela windows Components wizard&lt;br /&gt;6. Kemudian centang Terminal Services dan Terminal Services Licensing&lt;br /&gt;7. Lalu klik next&lt;br /&gt;8. Klik pada Aplication Server Mode&lt;br /&gt;9. Klik next&lt;br /&gt;10. Klik Remote Administration Mode&lt;br /&gt;11. Klik next&lt;br /&gt;12. Finish&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;nikeN/TKJ/24&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-822679754899151607?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/822679754899151607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=822679754899151607' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/822679754899151607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/822679754899151607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/windows-2000.html' title='WINDOWS 2000'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-799923549341222321</id><published>2008-09-21T13:25:00.001+07:00</published><updated>2008-09-21T13:27:50.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>instalasi client dengan Remote Desktop</title><content type='html'>Beberapa aplikasi Remote Desktop yang selama ini sering kita gunakan di Linux maupun windows. Saya akan mencoba pake rDesktop. OS yang saya pake Redhat&lt;br /&gt;* Windows&lt;br /&gt;o Remote Desktop Connection&lt;br /&gt;o Terminal Service&lt;br /&gt;o PC Anywhere&lt;br /&gt;o VNC (Windows – Linux)&lt;br /&gt;o Putty (Text Mode)&lt;br /&gt;* Linux&lt;br /&gt;o Graphic Mode&lt;br /&gt;+ VNC&lt;br /&gt;+ rdesktop&lt;br /&gt;o Text Mode&lt;br /&gt;+ Telnet&lt;br /&gt;+ SSH&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;RDesktop adalah suatu client (biasanya PC Linux) untuk Remote Desktop Protokol (RDP), digunakan untuk me-remote sebuah server (PC Windows). Bentuk akses remote yang bisa diperoleh adalah akses pada mode grafis/X.&lt;br /&gt;Siapkan paket rdesktop&lt;br /&gt;[root@localhost /]# cd /mnt/cdrom/RedHat/RPMS/&lt;br /&gt;[root@localhost RPMS]# ls -l rdesk*&lt;br /&gt;-rw-r–r– 77 root root 65647 Feb 24 2003 rdesktop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt;Install Paket Rdesktop&lt;br /&gt;[root@localhost RPMS]# rpm -ivh rdesktop-1.2.0-1.i386.rpmwarning: rdesktop-1.2.0-1.i386.rpm: V3 DSA signature: NOKEY, key ID db42a60e&lt;br /&gt;Preparing… ########################################### [100%]&lt;br /&gt;package rdesktop-1.2.0-1 is already installed&lt;br /&gt;Jalankan rdesktop&lt;br /&gt;[root@localhost RPMS]# rdesktop -f 10.252.105.126&lt;br /&gt;Ntar akan tampil desktop windows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat mencoba! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : Amrizal Ardi s (aang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-799923549341222321?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/799923549341222321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=799923549341222321' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/799923549341222321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/799923549341222321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-client-dengan-remote-desktop.html' title='instalasi client dengan Remote Desktop'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-797334490456134638</id><published>2008-09-21T13:22:00.001+07:00</published><updated>2008-09-21T13:24:45.949+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Instalasi Windows 2000 Server</title><content type='html'>Instalasi merupakan langkah awal yang harus Anda pahami sebelum menggunakan&lt;br /&gt;Windows 2000 Server dalam jaringan. Kesempurnaan proses instalasi akan sangat&lt;br /&gt;mempengaruhi kinerja mesin server. Pemahaman yang baik mengenai persyaratan dan&lt;br /&gt;proses instalasi juga akan sangat membantu dalam proses troubleshooting serta optimasi sistem server. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2.1 Persyaratan Hardware dan Software&lt;br /&gt;Agar sistem Windows 2000 Server dapat berjalan maksimal maka dibutuhkan hardware&lt;br /&gt;dan software yang sesuai dengan persyaratan minimal. Apabila Anda serius menjadikan sebuah komputer sebagai server jaringan, maka sangat&lt;br /&gt;disarankan menggunakan mesin kelas Pentium III dengan RAM 256 MB untuk&lt;br /&gt;memperoleh kinerja maksimal. Untuk menjalankan berbagai latihan dalam buku ini&lt;br /&gt;disarankan anda menggunakan komputer Pentium 200 MHz dengan RAM 128 MB. Pada&lt;br /&gt;prinsipnya semakin tinggi spesifikasi hardware Anda maka performa sistem akan&lt;br /&gt;semakin baik. Anda perlu memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persyaratan&lt;br /&gt;software terutama bila Anda akan melakukan upgrade Windows NT Server 4.0 atau&lt;br /&gt;instalasi dual boot. Ada dua jenis sistem operasi yang dapat diupgrade menjadi Windows&lt;br /&gt;2000 Server yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;♣ Windows NT Server 3.51&lt;br /&gt;♣ Windows NT Server 4.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing sistem operasi tersebut harus diinstal Service Pack minimal versi 3&lt;br /&gt;sebelum diupgrade ke Windows 2000 Server. Anda dapat menginstal lebih dari satu&lt;br /&gt;sistem operasi dalam satu harddisk dengan syarat sistem partisi pada harddisk Anda memenuhi persyaratan untuk sistem operasi yang akan diinstal. Prosedur lebih lanjut&lt;br /&gt;mengenai instalasi dual boot akan dijelaskan dalam sub bab berikutnya.&lt;br /&gt;2.2 Persyaratan File System dan Partisi&lt;br /&gt;Pilihan file system akan sangat berpengaruh terhadap jenis sistem operasi yang dapat&lt;br /&gt;disimpan dalam harddisk. Setiap file system memiliki kelebihan dan kekurangan masing-&lt;br /&gt;masing, sehingga Anda harus menentukan file system yang benar-benar sesuai dengan&lt;br /&gt;kebutuhan anda. Sistem operasi Windows NT baik versi Server maupun Workstation&lt;br /&gt;hanya mendukung sistem file FAT16 dan NTFS. Sedangkan keluarga Windows 2000&lt;br /&gt;mendukung sistem file FAT16, FAT32, maupun NTFS. Anda harus memperhatikan&lt;br /&gt;dukungan sistem file terhadap setiap jenis sistem operasi terutama jika Anda ingin&lt;br /&gt;mengkonfigurasi instalasi dual boot. Karakteristik setiap jenis file system dalam sistem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemampuan maksimum keluarga Windows NT&lt;br /&gt;dan Windows 2000 hanya dapat digunakan bila diinstal pada partisi NTFS. Dengan&lt;br /&gt;menggunakan sistem file NTFS anda dapat melakukan proteksi security hingga ke tingkat&lt;br /&gt;file, dibandingkan dengan partisi jenis FAT yang hanya dapat memberikan security&lt;br /&gt;hingga tingkat folder. Keuntungan menggunakan sistem file FAT16 adalah dukungan&lt;br /&gt;yang luas terhadap berbagai sistem operasi. Partisi jenis ini merupakan pilihan tepat bila&lt;br /&gt;anda akan ingin mengkonfigurasi instalasi dual boot antara Windows NT dengan&lt;br /&gt;Windows 2000 atau Windows 95. Kekurangan utama FAT16 adalah metode&lt;br /&gt;penyimpanan yang kurang efisien, sehinnga ruang harddisk anda akan lebih cepat penuh&lt;br /&gt;dibandingkan bila Anda menggunakan FAT32 atau NTFS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.3 Teknik Partisi&lt;br /&gt;Harddisk yang akan Anda gunakan dapat dipartisi dalam beberapa logical partition.&lt;br /&gt;Partisi adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut pembagian logical dari&lt;br /&gt;sebuah harddisk. Misalkan anda memiliki sebuah harddisk berkapasitas 10 GB, maka&lt;br /&gt;anda dapat membaginya menjadi dua logical partition yaitu drive C sebagai primary&lt;br /&gt;partition sebesar 4 GB dan sisanya drive D sebesar 6 GB sebagai secondary partition.&lt;br /&gt;Anda dapat membagi lagi secondary partition tersebut menjadi beberapa logical drive&lt;br /&gt;sesuai dengan kepentingan Anda. Dalam menentukan ukuran partisi Anda perlu&lt;br /&gt;memperhatikan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa jenis dan berapa banyak sistem operasi yang akan anda instal dalam harddisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan ruang harddisk, misalkan anda akan menginstal Windows 2000 Server di&lt;br /&gt;drive C maka disarankan ruang kosong sebesar 1GB ditambah space untuk menginstal&lt;br /&gt;berbagai macam software aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi system partition dan boot partition Windows 2000 Server. System partition berisi&lt;br /&gt;berbagai file yang dibutuhkan Windows 2000 Server untuk melakukan booting, yang&lt;br /&gt;secara default terinstal pada active partition, umumnya drive C. Boot partition adalah partisi yang berisi folder WINNT dimana file-file Windows 2000 Server tersimpan.&lt;br /&gt;Ukuran boot partition disarankan minimal 1GB, yang lokasinya secara default ada di&lt;br /&gt;drive C tetapi Anda dapat menentukan lokasi lain sesuai dengan ukuran partisi harddisk&lt;br /&gt;Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat melakukan partisi harddisk dengan menggunakan utility FDISK yang&lt;br /&gt;terdapat dalam MS DOS atau dengan aplikasi pihak ketiga seperti Partition Magic.&lt;br /&gt;Penulis mengasumsikan Anda sudah cukup memahami penggunaan utility FDISK&lt;br /&gt;sehingga tidak akan dibahas secara detil dalam buku ini. Apabila Anda belum memahami&lt;br /&gt;penggunaan utility untuk partisi ini, silahkan membaca dokumentasi ataupun help file&lt;br /&gt;dalam MS DOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4 Pilihan Metode Instalasi&lt;br /&gt;Untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server dapat digunakan beberapa metode&lt;br /&gt;sebagai berikut :&lt;br /&gt;1) CDROM Bootable&lt;br /&gt;Cara ini paling mudah dan cepat untuk dilakukan. Anda harus mengkonfigurasi&lt;br /&gt;BISO komputer untuk booting dari CDROM. Sebuah tampilan text based akan&lt;br /&gt;memberikan beberapa pertanyaan mengenai lokasi penempatan Windows 2000&lt;br /&gt;dan sistem partisi yang digunakan.&lt;br /&gt;2) Setup Disk&lt;br /&gt;Metode ini memerlukan waktu paling lama, penulis tidak merekomendasikan&lt;br /&gt;cara ini kecuali anda tidak memiliki CDROM drive yang dapat digunakan&lt;br /&gt;secara bootable. Sebelum melakukan instalasi anda perlu membuat setup disk&lt;br /&gt;dari komputer lain yang sudah terinstal Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;3) Instalasi dari OS lain&lt;br /&gt;Apabila anda telah memiliki sistem operasi lain di komputer, maka dapat&lt;br /&gt;langsung menjalankan proses instalasi dengan memasukkan CDROM Windows&lt;br /&gt;2000 Server dan memanfaatkan proses autorun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk konfigurasi dual boot, pilihlah option kedua. Sedangkan untuk&lt;br /&gt;mengupgrade Windows NT Server ke Windows 2000 Server pilihlah option ke-1.&lt;br /&gt;Proses instalasi dilanjutkan dengan mencopy temporary file ke harddisk, booting&lt;br /&gt;ulang, dan selanjutnya tampil dialog text based sebagaimana instalsi dengan&lt;br /&gt;CDROM bootable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.5 Member Server dan Domain Controller&lt;br /&gt;Sebelum melangkah lebih lanjut untuk melakukan instalsi, anda perlu memahami peran&lt;br /&gt;Windows 2000 Server dalam sebuah jaringan. Windows 2000 Server dapat diinstal&lt;br /&gt;sebagai Member Server dan Domain Controller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang pernah mengenal Windows NT, maka terdapat istilah PDC(Primary&lt;br /&gt;Domain Controller), BDC(Backup Domain Controller) dan Stand Alone Server. Dalam&lt;br /&gt;arsitektur Windows 2000 konsep PDC dan BDC sudah tidak dikenal lagi. Sebuah server&lt;br /&gt;yang menyimpan konfigurasi jaringan mengenai data dan hak setiap account, security,&lt;br /&gt;dan active directory disebut Domain Controller (DC). Peranan DC ini identik dengan&lt;br /&gt;PDC dalam teknologi Windows NT. Sebagai backup dari DC yang sudah ada, diperlukan DC baru yang masing-masing kedudukannya dalam jaringan adalah setara (peer). Dengan&lt;br /&gt;demikian bila terjadi fault pada sebuah DC, maka DC lain akan secara otomatis&lt;br /&gt;mengambil alih peranannnya sebagai pengendali jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antar DC dalam jaringan Windows 2000 terjadi replikasi data-data konfigurasi melalui&lt;br /&gt;active directory. Replikasi tersebut terjadi dalam interval tertentu, untuk menjamin&lt;br /&gt;kesamaan konfigurasi antar DC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menginstal sebuah server sebagai DC, maka fasilitas Active Directory harus&lt;br /&gt;dipasang di server tersebut. Instalasi Active Directory adalah dengan menjalankan&lt;br /&gt;perintah DCPROMO dari command prompt, atau dengan memanfaatkan fasilitas wizard&lt;br /&gt;dari menu Configure Your Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah server yang tidak dikonfigurasi active directory disebut sebagai Member Server.&lt;br /&gt;Member Server identik dengan Stand Alone Server dalam jaringan Windows NT. Karena&lt;br /&gt;tidak memiliki active directory, maka server tersebut hanya memiliki user dan group di&lt;br /&gt;tingkat local computer saja. Member Server dapat melakukan mapping user dan group&lt;br /&gt;dari DC dengan memanfaatkan fasilitas active directory, asalkan antara DC dan member&lt;br /&gt;server tersebut terhubung dalam satu network. Member Server biasanya digunakan&lt;br /&gt;sebagai server berbagai service dalam jaringan, misalnya mail server, web server, file&lt;br /&gt;server, maupun proxy server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6 Praktek Instalasi Windows 2000 Server&lt;br /&gt;Berikutnya tiba saatnya bagi anda untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;Dalam praktek ini penulis menggunakan skenario instalasi dengan bootable CDROM&lt;br /&gt;pada harddisk kosong yang belum terisi sistem operasi lain. Setelah Windows 2000&lt;br /&gt;Server terpasang sebagai Member Server, dilakukan instalasi Active Directory untuk&lt;br /&gt;mengupgrade server tersebut sebagai DC dengan perintah DCPROMO.&lt;br /&gt;2.6.1 Instalasi Member Server&lt;br /&gt;1) Lakukan setting pada BIOS komputer anda untuk booting dari CDROM&lt;br /&gt;2) Masukkan bootable CDROM Windows 2000 Server, dan restart komputer anda.&lt;br /&gt;3) Tampil dialog text based, lanjutkan instalasi dengan menekan Enter.&lt;br /&gt;4) Setelah tampil dialog License Agreement, tekan F8 untuk menerima agreement.&lt;br /&gt;5) Selanjutnya anda diminta menentukan lokasi instalasi. Pada bagian ini anda juga&lt;br /&gt;dapat menghapus dan membuat partisi baru di harddisk.&lt;br /&gt;6) Tentukan jenis file sistem yang akan digunakan.&lt;br /&gt;Note : Apabila anda ingin membuat uial boot, jangan menghapus partisi yang telah&lt;br /&gt;terisi OS lain. Pada bagian penentuan jenis partisi, jangan merubah jenis&lt;br /&gt;partisi di drive yang telah terisi OS. Menghapus maupun merubah jenis&lt;br /&gt;partisi akan menghilangkan OS yang telah anda install di partisi tersebut.&lt;br /&gt;7) Setelah selesai, proses intalasi dilanjutkan dengan mengecek dan mencopy&lt;br /&gt;temporary file ke harddisk.&lt;br /&gt;8) Keluarkan CDROM dan restart komputer.&lt;br /&gt;9) Proses intalasi dilanjutkan dengan mendeteksi hardware di komputer.&lt;br /&gt;10) Selanjutnya tentukan regional setting (keyboard layput, sistem tanggal, jam, dll)&lt;br /&gt;sesuai dengan kondisi lokasi anda.&lt;br /&gt;11) Isikan nama pemilik komputer dan organisasinya.&lt;br /&gt;12) Pilih jenis dan banyaknya lisensi yang akan digunakan. Lisensi per server&lt;br /&gt;berarti dihitung berdasarkan jumlah klien yang melakukan koneksi ke server.&lt;br /&gt;Sedangkan lisensi per seat mengharuskan tiap klien untuk memiliki license,&lt;br /&gt;yang dapat digunakan untuk mengakses server manapun. Untuk latihan, pilihlah&lt;br /&gt;per Server dan isikan jumlah koneksi = 5 klien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13) Langkah berikutnya adalah mengisikan nama komputer. Nama tersebut akan&lt;br /&gt;digunakan untuk mengidentifikasi komputer di dalam jaringan. Misalkan anda&lt;br /&gt;menginstal server pertama dalam jaringan, isikan SERVERPUSAT sebagai&lt;br /&gt;nama server.&lt;br /&gt;14) Isikan password untuk account Administrator. Pastikan anda mengisikan&lt;br /&gt;password yang cukup baik, karena account tersebut merupakan administrator&lt;br /&gt;dengan hak tertinggi dalam jaringan.&lt;br /&gt;15) Tampil dialog pilihan service yang akan diinstall. Anda dapat memilih jenis&lt;br /&gt;service yang akan disediakan server tersebut, misalnya IIS (web server), DNS&lt;br /&gt;Server, maupun DHCP server. Dalam latihan ini, biarkan pilihan tersebut&lt;br /&gt;dalam kondisi default dan lanjutnkan instalasi. Anda akan melakukan instalasi&lt;br /&gt;setiap service pada bab-bab selanjutnya sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16) Selanjutnya tampil pilihan dialog untuk Network Setting. Pilih Custom untuk&lt;br /&gt;menampilkan dialog konfigurasi jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17) Sorot Internet Protocol, dan klik Properties untuk mengisikan konfigurasi IP&lt;br /&gt;Address sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IP Address : 192.168.0.1&lt;br /&gt;Subnet Mask : 255.255.255.0&lt;br /&gt;Kosongkan kotak lain, dan tutup dialog. Pengisian IP address tersebut&lt;br /&gt;menggunakan klas C yang biasa dipakai di lingkungan LAN. Anda dapat&lt;br /&gt;menyesuaikannya dengan kondisi jaringan bila diperlukan.&lt;br /&gt;18) Tampil dialog Workgroup dan Domain, yang menanyakan kedudukan server&lt;br /&gt;tersebut di dalam jaringan. Karena dalam praktek ini anda menginstal server&lt;br /&gt;pertama dalam jaringan dan domain baru, maka pilihlah option pertama dan&lt;br /&gt;kosongkan kotak Workgroup or computer domain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19) Klik Next untuk melanjutkan instalasi. Proses instalasi akan dilanjutkan dengan&lt;br /&gt;melakukan setting jaringan dan hardware. Proses tersebut bervariasi&lt;br /&gt;kecepatannya, tergantung spesifikasi komputer anda. Anda mungkin diminta&lt;br /&gt;memasukkan CDROM Windows 2000 atau disket driver sesuai keperluan. 20) Setelah konfigurasi selesai, booting ulang komputer anda dan selanjutnya tampil&lt;br /&gt;dialog login ke Windows 2000 Server. Tekan Ctrl+Alt+Del dan masukkan&lt;br /&gt;password untuk user Administrator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21) Tampil desktop Windows 2000 Server, dan anda siap melakukan berbagai&lt;br /&gt;konfigurasi server.&lt;br /&gt;Pada tahap ini Windows 2000 Server telah terinstal sebagai member server.&lt;br /&gt;Untuk membuatnya sebagai Domain Controller perlu dieksekusi perintah&lt;br /&gt;DCPROMO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6.2 Instalasi Domain Controller&lt;br /&gt;Member Server bersifat stand alone sehingga tidak dapat digunakan untuk&lt;br /&gt;mengatur konfigurasi jaringan. Biasanya Member Server menginduk ke DC&lt;br /&gt;untuk memberikan service jaringan tertentu. Pada praktek berikutnya anda&lt;br /&gt;akan mengupgrade Member Server menjadi DC, yang merupakan DC&lt;br /&gt;pertama di jaringan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Klik Start &gt; Run dan ketikkan DCPROMO&lt;br /&gt;Perintah tersebut akan menginstal Active Directory sehingga server&lt;br /&gt;dinaikkan statusnya dari Member Server ke Domain Controller. Anda&lt;br /&gt;akan menginstal DC pertama dalam Domain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Tampil Dialog type Domain Controller, pilih Domain Controller For A&lt;br /&gt;New Domain. Apabila anda menginstal DC tambahan dalam sebuah&lt;br /&gt;Domain, aktifkan option ke-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Berikutnya tampil pilihan untuk menentukan jenis domain yang dibuat.&lt;br /&gt;Aktifkan Create A New Domain Tree untuk membuat Domain pertama&lt;br /&gt;dalam jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Pilih Create A New Forest Of Domain Trees pada dialog Join Forest.&lt;br /&gt;Domain yang dibuat adalah level tertinggi dalam Forest baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note : Forest, Tree, dan Domain adalah terminologi yang digunakan&lt;br /&gt;dalam konsep jaringan Windows 2000 untuk mengidentifikasi kesatuan&lt;br /&gt;organisasi jaringan. Domain merupakan kesatuan terkecil dari sebuah&lt;br /&gt;jaringan. Beberapa Domain dapat bergabung membentuk Tree dan&lt;br /&gt;gabungan dari beberapa Tree disebut Forest&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Isikan nama Domain untuk organisasi anda, Gunakan Full Qualified&lt;br /&gt;Domain Name sesuai peraturan Internic. Anda dapat menggunakan&lt;br /&gt;Domain yang sudah terdaftar resmi, atau domain fiktif dengan nama&lt;br /&gt;tertentu yang dikehendaki. Apabila anda akan mempublish jaringan ke&lt;br /&gt;internet, sebaiknya digunakan nama Domain yang telah terdaftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Langkah selanjutnya adalah menentukan NETBIOS Name untuk Domain&lt;br /&gt;tersebut. Hal ini digunakan untuk mendukung OS sebelum Windows 2000&lt;br /&gt;seperti Win98 dan Win NT yang menggunakan NETBIOS untuk&lt;br /&gt;meresolve nama host di jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) Tentukan lokasi penyimpanan data Active Directory, yaitu data log,&lt;br /&gt;system volume, dan Active Directory Database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note : Lokasi penyimpanan data Active Directory harus menggunakan&lt;br /&gt;partisi NTFS. Apabila system partition anda menggunakan FAT32, anda&lt;br /&gt;harus menyediakan sebuah volume dengan partisi NTFS untuk&lt;br /&gt;menyimpan data tersebut. Dalam sebuah jaringan besar dimana sering&lt;br /&gt;terjadi update dan replikasi data Active Directory sebaiknya data tersebut disimpan di harddisk terpisah dari sistem operasi, sehingga meningkatkan&lt;br /&gt;kinerja sistem&lt;br /&gt;8) Proses instalasi dilanjutkan dengan mengecek keberadaan DNS Server di&lt;br /&gt;dalam jaringan. Apabila tidak terdapat DNS Server maka Windows 2000&lt;br /&gt;akan meminta konfirmasi untuk menginstal DNS Server di DC tersebut.&lt;br /&gt;9) Tunggu sampai proses instalasi selesai, instalasi dilanjutkan dengan&lt;br /&gt;booting ulang.&lt;br /&gt;10) Lakukan login ke DC sebagai Administrator, setelah Active Directory&lt;br /&gt;terpasang akan terlihat beberapa menu tambahan di bagian Administrative&lt;br /&gt;Tools, antara lain Active Directory Users and Computers yang merupakan menu utama untuk konfigurasi user, group dan security jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : Amrizal ardi S (aang)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-797334490456134638?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/797334490456134638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=797334490456134638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/797334490456134638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/797334490456134638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-windows-2000-server.html' title='Instalasi Windows 2000 Server'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-3848501968286497214</id><published>2008-09-19T20:38:00.004+07:00</published><updated>2008-09-19T20:49:04.824+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>secuiL installasi cLient-server</title><content type='html'>kawan-kawan .setelah sekian lama kita jarang mengumpulkan tugas dengan blogger [sehingga blogger kita jadi sepii ]. Akhirnya hari itu tiba juga saat kita menggunkannya lagi [humpf] . ini sedikit hasil praktikum saat menginstall RedHat dan windows 2000 server untuk client-server . smoga brmanfaat .&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;A.INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat&lt;br /&gt;  1. Pertama dalam menginstall client kita pilih dulu OS yang akan kita pakai,nah saat ini coba&lt;br /&gt;     Install komputer dengan menggunakan Linux RedHat&lt;br /&gt;  2. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat,install Rdekstop pada komputer dengan cara :&lt;br /&gt;-Masuk pada linux RedHat yang berbasis text&lt;br /&gt;-Ketik : cd/mnt/cdrom/&lt;br /&gt;-Tekan Enter-Ketik "ls" untuk melihat directory&lt;br /&gt;-Ketik : cd RedHat/RPMS (ingat tulisan RPMS ini harus huruf balok !)&lt;br /&gt;-Ketik : rpm-ivh rdekstop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt;-Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdekstop terinstal&lt;br /&gt;-Ketik rd kemudian tab untuk melihat apakah rdekstop sudah terinstal atau belum&lt;br /&gt;-Bisa juga dengan mengetik rpm-qagrep rdekstop untuk melihat program rdekstop .&lt;br /&gt; 3. Jika Rdekstop sudah terinstal,masuk pada RedHat berbasis grafis denganmenekan :&lt;br /&gt;      Ctrl+Alt+F7&lt;br /&gt; 4. Kemudian Pilih dan Klik Start&lt;br /&gt; 5. Pilih dan klik Run Programe&lt;br /&gt; 6. Ketik : rdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt; 7. Klik OK&lt;br /&gt; 8. Kemudian akan muncul rdekstop .&lt;br /&gt; 9. Selain itu, bisa juga dengan meng-klik Start lalu pilih system tools kemudian klik terminal lalu&lt;br /&gt;     ketik rdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER&lt;br /&gt;  Setelah kita menginstall rdekstop kita lalu menginstall terminal server. Terminal Server yaitu Aplikasi Remote Access yang ada di windows server. Terminal Server di gunakan untuk meremote Server dan juga bisa di gunakan untuk MenSharing ke Beberapa PC (mengunakan server dari beberapa PC lain. Caranya :&lt;br /&gt; 1. Klik Start cari Administrative tools &gt;&gt; Buka Terminal Service Configuration&lt;br /&gt; 2. Setelah membuka Terminal Service Configuration &gt;&gt; pilih Action &gt;&gt; lalu Creat New&lt;br /&gt;     Connection&lt;br /&gt; 3. Setelah itu akan keluar Connection Type yang akan kita gunakan, Citrix dan Microsoft RDP,&lt;br /&gt;      pilih Microsoft RDP&lt;br /&gt; 4. Selanjut nya pilih Data Encryption &gt;&gt; saya memilih Client Compatible&lt;br /&gt; 5. Lalu masuk ke Remote Control&lt;br /&gt; 6. Kemudian masuk ke Transport Type&lt;br /&gt; 7. Pilih Network Adapter yang akan di gunakan, jika kita mengukan 2 interface&lt;br /&gt;  Setelah berhasil membuat Connection Baru kita buka Terminal Services Manager untuk  melihat User mana saja yang berhasil masuk ke server kita, dari sini kita bisa juga melakukan disconnect terhadap user. Untuk meningkatkan keamanan buat user-user siapa saja yang boleh login ke terminal server kita caranya dengan :&lt;br /&gt; Buka Computer Management &gt;&gt; pilih Local Users dan Groups &gt;&gt; Pilih Groups dan cari Remote Desktop Users.&lt;br /&gt;di Remote Desktop Users itulah kita menambahkan user siapa saja yang boleh Login ke Terminal server kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP&lt;br /&gt;    Ada cLient pasti ada servernya . Misalkan kita menggunakan Windows 2000 Server . Cara menginstallnya : &lt;br /&gt; 1.Setting booting pertama pada cdrom&lt;br /&gt; 2.Masukkan cd install Windows 2000 Server. &lt;br /&gt; 3.Kemudian tekan enter untuk install Windows 2000 Server. &lt;br /&gt; 4.Setelah itu buat partisi sesuai keinginan anda. &lt;br /&gt; 5.kemudian format partisi anda dengan NTFS file system. &lt;br /&gt; 6.Tunggu sampai prosess format hardisk. &lt;br /&gt; 7.Setelah itu komputer akan reboot secara otomatis. &lt;br /&gt; 8.Setelah itu komputer akan menginstall device secara otomatis. &lt;br /&gt; 9.Ikuti prosedur instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;10.Setelah proses instalasi berhasil.&lt;br /&gt;11.Masuk ke control panel untuk menginstal remote dekstop.&lt;br /&gt;12.Klik add/remove program.&lt;br /&gt;13.Lalu pilih add/remove windows components.&lt;br /&gt;14.Kemudian centang Terminal Services dan Terminal Services Licensing, lalu klik next.&lt;br /&gt;15.Tunggu proses instalasi sampai selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Okeii kawand . Sekian cerita saya tentang install menginstall tentang cLient-server. Kalau ada lain waktu, saya lanjutkan kembali Okeii .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by : Ranee eLisa I&lt;br /&gt;       31 / II TKJ&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-3848501968286497214?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/3848501968286497214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=3848501968286497214' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3848501968286497214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3848501968286497214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/secuil-installasi-client-server.html' title='secuiL installasi cLient-server'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-612820805742738638</id><published>2008-09-19T20:31:00.004+07:00</published><updated>2008-09-19T20:53:11.356+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WIN 2000 SERVER   by; Febryan Haris</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Terminal Server yaitu Aplikasi Remote Access yang ada di windows server. Terminal Server di gunakan untuk meremote Server dan juga bisa di gunakan untuk MenSharing ke Beberapa PC (mengunakan server dari beberapa PC lain).&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Langkah-langkahnya&amp;nbsp; ;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;1. Klik Start cari Administrative tools &amp;gt;&amp;gt; Buka Terminal Service Configuration &lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8EtiX8ZI/AAAAAAAAATA/WnGqn7q3D_Y/s1600-h/image004.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8EtiX8ZI/AAAAAAAAATA/CvWzyKKSnJI/s400-R/image004.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:Config_Termina_Service.JPG" title=""&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:Config_Termina_Service.JPG" title="Enlarge"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="11" src="file:///C:/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.gif" v:shapes="_x0000_i1030" width="15" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;2. Setelah membuka Terminal Service Configuration &amp;gt;&amp;gt; pilih Action &amp;gt;&amp;gt; lalu Creat New Connection &lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8HD483wI/AAAAAAAAATI/9Qw0OiUjXAQ/s1600-h/image006.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8HD483wI/AAAAAAAAATI/CuPueqqKN7U/s400-R/image006.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:Add_TerminalConnection.jpg" title=""&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:Add_TerminalConnection.jpg" title="Enlarge"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="11" src="file:///C:/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.gif" v:shapes="_x0000_i1035" width="15" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;3. Setelah itu akan keluar Connection Type yang akan kita gunakan, Citrix dan Microsoft RDP, pilih Microsoft RDP &lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8JYum0NI/AAAAAAAAATQ/qoUr3Ugug04/s1600-h/image007.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8JYum0NI/AAAAAAAAATQ/RwQsUvZlkf0/s400-R/image007.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:Connection_Type.jpg" title=""&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:Connection_Type.jpg" title="Enlarge"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="11" src="file:///C:/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.gif" v:shapes="_x0000_i1026" width="15" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;4. Selanjut nya pilih Data Encryption &amp;gt;&amp;gt; saya memilih Client Compatible &lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8KcwSq-I/AAAAAAAAATY/T2xFT8js3uM/s1600-h/image008.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8KcwSq-I/AAAAAAAAATY/Gni30pDqtP8/s400-R/image008.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:Tipe_Encryption.jpg" title=""&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:Tipe_Encryption.jpg" title="Enlarge"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="11" src="file:///C:/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.gif" v:shapes="_x0000_i1028" width="15" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;5. Selajut nya masuk ke Remote Control&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;6. Selanjut nya masuk ke Transport Type &lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8N24WuQI/AAAAAAAAATg/k-lo6qsjv80/s1600-h/image009.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8N24WuQI/AAAAAAAAATg/S7AAd2r3p4A/s400-R/image009.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:TransportType.jpg" title=""&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:TransportType.jpg" title="Enlarge"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="11" src="file:///C:/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.gif" v:shapes="_x0000_i1037" width="15" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;7. Pilih Network Adapter yang akan di gunakan, jika kita mengukan 2 interface &lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8RGlozaI/AAAAAAAAATo/PukleVtAJLQ/s1600-h/image010.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8RGlozaI/AAAAAAAAATo/rWoZJwAwxt0/s400-R/image010.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:NetworkAdapter.jpg" title=""&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:NetworkAdapter.jpg" title="Enlarge"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="11" src="file:///C:/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.gif" v:shapes="_x0000_i1031" width="15" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN"&gt;Setelah berhasil membuat Connection Baru kita buka Terminal Services Manager untuk melihat User mana saja yang berhasil masuk ke server kita, dari sini kita bisa juga melakukan disconnect terhadap user. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Untuk meningkatkan keamanan buat user2 siapa saja yang boleh login ke terminal server kita caranya dengan&amp;nbsp;: &lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Buka Computer Management &amp;gt;&amp;gt; pilih Local Users dan Groups &amp;gt;&amp;gt; Pilih Groups dan cari Remote Desktop Users. &lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8U20yo0I/AAAAAAAAATw/e_gx1xZdZx4/s1600-h/image011.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8U20yo0I/AAAAAAAAATw/gVset25zP5I/s400-R/image011.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:RemoteDesktopUsers.jpg" title=""&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Image:RemoteDesktopUsers.jpg" title="Enlarge"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" height="11" src="file:///C:/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.gif" v:shapes="_x0000_i1032" width="15" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN"&gt;di Remote Desktop Users itulah kita menambahkan user siapa saja yang boleh Login ke Terminal server kita. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN" style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p _moz-userdefined=""&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by ; Febryan Haries&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-612820805742738638?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/612820805742738638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=612820805742738638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/612820805742738638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/612820805742738638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-terminal-server-dengan-win.html' title='INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WIN 2000 SERVER   by; Febryan Haris'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN8EtiX8ZI/AAAAAAAAATA/CvWzyKKSnJI/s72-Rc/image004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-4370234302329208515</id><published>2008-09-19T20:17:00.005+07:00</published><updated>2008-09-19T20:43:25.100+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX REDHAT   by; Febryan Haris Anshori</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN54IrdkqI/AAAAAAAAAS4/0HolLlweo4U/s1600-h/red-hat.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN54IrdkqI/AAAAAAAAAS4/0HolLlweo4U/s800-h/red-hat.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN54IrdkqI/AAAAAAAAAS4/5t73zMaUcfk/s200-R/red-hat.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;1. Instal komputer dengan Linux RedHat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;2. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat, Instal RDesktop pada komputer.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;~Masuk pada Linux RedHat yang berbasis text&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;~Ketik : cd /mnt/cdrom/&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;~Tekan Enter&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;~Ketik “ls” untuk melihat directory&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;~Ketik : cd RedHat/RPMS/&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;~Ketik : rpm –ivh rdesktop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;~Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdesktop terinstal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;~Ketik “rd” lalu tab untuk melihat apakah rdesktop sudah terinstal atau belum&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;~Atau ketik: rpm –qa | grep rdesktop untuk melihat program rdesktop&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;3. Jika Rdesktop sudah terinstal,masuk pada linux RedHat berbasis grafis dengan menekan : Ctrl+Alt+F7&lt;br /&gt;4. Klik start &lt;br /&gt;5. Klik Run Programe&lt;br /&gt; &lt;div class="fullpost"&gt;6. Ketik: rdesktop “ip addres server”&lt;br /&gt;7. Klik Ok&lt;br /&gt;8. maka akan muncul rdesktop&lt;br /&gt;9. atau dengan klik start-pilih system tools-klik terminal-ketik rdesktop “ip address server”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-4370234302329208515?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/4370234302329208515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=4370234302329208515' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4370234302329208515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4370234302329208515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-client-dengan-linux-redhat-by.html' title='INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX REDHAT   by; Febryan Haris Anshori'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SNN54IrdkqI/AAAAAAAAAS4/5t73zMaUcfk/s72-Rc/red-hat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-4490198473264619443</id><published>2008-09-19T19:43:00.004+07:00</published><updated>2008-09-19T19:52:06.304+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Install Windows 2000 Server , by prawira</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Pertama seperti biasa Setting BIOS dengan first booting pada CD ROM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Kemudian setelah itu Masukkan CD Install Windows 2000 Server&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Dan Akan muncul tampilan awal instalasi Windows 2000 Server&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Pilih To set up Windows 2000 now, press ENTER. tekan Enter&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Setelah muncul Windows 2000 Licensing Agreement. Tekan F8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Masuk ke partition disk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Hapus semua partisi yang ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Buatlah partisi baru dengan mengikuti panduan yang ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Setelah selesai, tekan Enter dan pilih Format the partition using the NTFS file system&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. Pilih To format the drive, press F&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11. Tunggulah selama proses pem-formatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12. Jika proses sudah selesai komputer akan secara otomatis melakukan booting ulang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13. Biarkan komputer anda booting ke harddisk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;14. Setelah muncul kotak dialog, pilih next.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;15. Tunggulah selama proses Installing device&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;16. Pada kotak dialog Regional Settings, klik next&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;17. Pilih beberapa komponen dengan memberi tanda centang, klik next&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18. Pilih Typical settings, klik next&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;19. Tunggulah selama proses Instalasi komponen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;20. Setelah selesai, klik Finish. Komputer akan me-restart&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;21. Setelah komputer sudah ter-install Windows 2000 Server, jalankan komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;22. Masuk ke control panel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;23. Pilih Add/Remove Programs&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;24. Pilih Add/Remove Windows Components&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;25. Pada menu Components, tandai Terminal Services dan Terminal Services Licensing. Klik    next.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;26. Pilih Remote administration mode. Klik next&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;27. Tunggulah selama komputer sedang proses. Klik Finish.v&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;27. Tunggulah selama komputer sedang proses. Klik Finish.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-4490198473264619443?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/4490198473264619443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=4490198473264619443' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4490198473264619443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4490198473264619443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/install-windows-2000-server-by-prawira.html' title='Install Windows 2000 Server , by prawira'/><author><name>Maztam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12683656308488281712</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-2922037050994880840</id><published>2008-09-19T11:10:00.001+07:00</published><updated>2008-09-19T11:16:31.183+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat , INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER , INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP</title><content type='html'>Nama : Kurniati setya N&lt;br /&gt;Kelas : 2 TKJ&lt;br /&gt;Absen : 4046.103&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Instal komputer dengan menggunakan Linux RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat,instal Rdekstop pada komputer&lt;br /&gt;dengan cara :&lt;br /&gt;-Masuk pada linux RedHat yang berbasis text&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd/mnt/cdrom/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tekan Enter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik "ls" untuk melihat directory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd RedHat/RPMS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : rpm-ivh rdekstop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdekstop terinstal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik rd kemudian tab untuk melihat apakah rdekstop sudah terinstal atau&lt;br /&gt;belum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Atau dengan mengetik rpm-qa|grep rdekstop untuk melihat program rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika Rdekstop sudah terinstal,masuk pada RedHat berbasis grafis dengan&lt;br /&gt;menekan : Ctrl+Alt+F7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kemudian Pilih dan Klik Start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pilih dan klik Run Programe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketik : rdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kemudian akan muncul rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Atau dengan meng-klik Start lalu pilih system tools kemudian klik terminal&lt;br /&gt;lalu ketikrdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terminal Server yaitu Aplikasi Remote Access yang ada di windows server. Terminal Server di gunakan untuk meremote Server dan juga bisa di gunakan untuk MenSharing ke Beberapa PC (mengunakan server dari beberapa PC lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik Start cari Administrative tools &gt;&gt; Buka Terminal Service Configuration&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah membuka Terminal Service Configuration &gt;&gt; pilih Action &gt;&gt; lalu Creat New Connection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah itu akan keluar Connection Type yang akan kita gunakan, Citrix dan Microsoft RDP, pilih Microsoft RDP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selanjut nya pilih Data Encryption &gt;&gt; saya memilih Client Compatible&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selajut nya masuk ke Remote Control&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Selanjut nya masuk ke Transport Type&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pilih Network Adapter yang akan di gunakan, jika kita mengukan 2 interface&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil membuat Connection Baru kita buka Terminal Services Manager untuk melihat User mana saja yang berhasil masuk ke server kita, dari sini kita bisa juga melakukan disconnect terhadap user. Untuk meningkatkan keamanan buat user-user siapa saja yang boleh login ke terminal server kita caranya dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka Computer Management &gt;&gt; pilih Local Users dan Groups &gt;&gt; Pilih Groups dan cari Remote Desktop Users.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Remote Desktop Users itulah kita menambahkan user siapa saja yang boleh Login ke Terminal server kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Setting booting pertama pada cdrom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Masukkan cd install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kemudian tekan enter untuk install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Setelah itu buat partisi sesuai keinginan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.kemudian format partisi anda dengan NTFS file system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Tunggu sampai prosess format hardisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Setelah itu komputer akan reboot secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Setelah itu komputer akan menginstall device secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Ikuti prosedur instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Setelah proses instalasi berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Masuk ke control panel untuk menginstal remote dekstop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Klik add/remove program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Lalu pilih add/remove windows components.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.Kemudian centang Terminal Services dan Terminal Services Licensing, lalu klik next.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.Tunggu proses instalasi sampai selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-2922037050994880840?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/2922037050994880840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=2922037050994880840' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/2922037050994880840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/2922037050994880840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-client-dengan-linux-redhat_3877.html' title='INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat , INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER , INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-3824584681849053814</id><published>2008-09-19T11:04:00.000+07:00</published><updated>2008-09-19T11:08:18.788+07:00</updated><title type='text'>INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat,INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER,INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP</title><content type='html'>Nama :Kurniati Setya N&lt;br /&gt;Kelas : 2 TKJ&lt;br /&gt;Absen : 4046/103&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Instal komputer dengan menggunakan Linux RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat,instal Rdekstop pada komputer&lt;br /&gt;dengan cara :&lt;br /&gt;-Masuk pada linux RedHat yang berbasis text&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd/mnt/cdrom/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tekan Enter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik "ls" untuk melihat directory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd RedHat/RPMS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : rpm-ivh rdekstop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdekstop terinstal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik rd kemudian tab untuk melihat apakah rdekstop sudah terinstal atau&lt;br /&gt;belum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Atau dengan mengetik rpm-qa|grep rdekstop untuk melihat program rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika Rdekstop sudah terinstal,masuk pada RedHat berbasis grafis dengan&lt;br /&gt;menekan : Ctrl+Alt+F7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kemudian Pilih dan Klik Start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pilih dan klik Run Programe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketik : rdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kemudian akan muncul rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Atau dengan meng-klik Start lalu pilih system tools kemudian klik terminal&lt;br /&gt;lalu ketikrdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terminal Server yaitu Aplikasi Remote Access yang ada di windows server. Terminal Server di gunakan untuk meremote Server dan juga bisa di gunakan untuk MenSharing ke Beberapa PC (mengunakan server dari beberapa PC lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik Start cari Administrative tools &gt;&gt; Buka Terminal Service Configuration&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah membuka Terminal Service Configuration &gt;&gt; pilih Action &gt;&gt; lalu Creat New Connection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah itu akan keluar Connection Type yang akan kita gunakan, Citrix dan Microsoft RDP, pilih Microsoft RDP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Selanjut nya pilih Data Encryption &gt;&gt; saya memilih Client Compatible&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Selajut nya masuk ke Remote Control&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Selanjut nya masuk ke Transport Type&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pilih Network Adapter yang akan di gunakan, jika kita mengukan 2 interface&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil membuat Connection Baru kita buka Terminal Services Manager untuk melihat User mana saja yang berhasil masuk ke server kita, dari sini kita bisa juga melakukan disconnect terhadap user. Untuk meningkatkan keamanan buat user-user siapa saja yang boleh login ke terminal server kita caranya dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka Computer Management &gt;&gt; pilih Local Users dan Groups &gt;&gt; Pilih Groups dan cari Remote Desktop Users.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Remote Desktop Users itulah kita menambahkan user siapa saja yang boleh Login ke Terminal server kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Setting booting pertama pada cdrom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Masukkan cd install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kemudian tekan enter untuk install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Setelah itu buat partisi sesuai keinginan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.kemudian format partisi anda dengan NTFS file system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Tunggu sampai prosess format hardisk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Setelah itu komputer akan reboot secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Setelah itu komputer akan menginstall device secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Ikuti prosedur instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Setelah proses instalasi berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Masuk ke control panel untuk menginstal remote dekstop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Klik add/remove program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Lalu pilih add/remove windows components.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.Kemudian centang Terminal Services dan Terminal Services Licensing, lalu klik next.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.Tunggu proses instalasi sampai selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-3824584681849053814?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/3824584681849053814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=3824584681849053814' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3824584681849053814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3824584681849053814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-client-dengan-linux.html' title='INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat,INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER,INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-3512969830202557478</id><published>2008-09-19T10:37:00.001+07:00</published><updated>2008-09-19T11:10:20.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat , INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER , INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Nama : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Farah Febria N.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kelas : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2 TKJ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Absen : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4040.097&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A.INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;p&gt;1. Instal komputer dengan menggunakan Linux RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat,instal Rdekstop pada komputer&lt;br /&gt;     dengan cara :&lt;br /&gt;-Masuk pada linux RedHat yang berbasis text&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd/mnt/cdrom/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tekan Enter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik "ls" untuk melihat directory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd RedHat/RPMS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : rpm-ivh rdekstop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdekstop terinstal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik rd kemudian tab untuk melihat apakah rdekstop sudah terinstal atau&lt;br /&gt;belum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Atau dengan mengetik rpm-qa|grep rdekstop untuk melihat program rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika Rdekstop sudah terinstal,masuk pada RedHat berbasis grafis dengan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;        menekan : Ctrl+Alt+F7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kemudian Pilih dan Klik Start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pilih dan klik Run Programe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketik : rdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kemudian akan muncul rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Atau dengan meng-klik Start lalu pilih system tools kemudian klik terminal&lt;br /&gt;  lalu ketikrdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;p&gt;Terminal Server yaitu Aplikasi Remote Access yang ada di windows server. Terminal Server di gunakan untuk meremote Server dan juga bisa di gunakan untuk MenSharing ke Beberapa PC (mengunakan server dari beberapa PC lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik Start cari Administrative tools &gt;&gt; Buka Terminal Service Configuration&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah membuka Terminal Service Configuration &gt;&gt; pilih Action &gt;&gt; lalu Creat New Connection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah itu akan keluar Connection Type yang akan kita gunakan, Citrix dan Microsoft RDP, pilih Microsoft RDP &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;4. Selanjut nya pilih Data Encryption &gt;&gt; saya memilih Client Compatible&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;5. Selajut nya masuk ke Remote Control&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Selanjut nya masuk ke Transport Type&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pilih Network Adapter yang akan di gunakan, jika kita mengukan 2 interface&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil membuat Connection Baru kita buka Terminal Services Manager untuk melihat User mana saja yang berhasil masuk ke server kita, dari sini kita bisa juga melakukan disconnect terhadap user. Untuk meningkatkan keamanan buat user-user siapa saja yang boleh login ke terminal server kita caranya dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka Computer Management &gt;&gt; pilih Local Users dan Groups &gt;&gt; Pilih Groups dan cari Remote Desktop Users.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Remote Desktop Users itulah kita menambahkan user siapa saja yang boleh Login ke Terminal server kita. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;p&gt;1.Setting booting pertama pada cdrom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Masukkan cd install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kemudian tekan enter untuk install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Setelah itu buat partisi sesuai keinginan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.kemudian format partisi anda dengan NTFS file system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Tunggu sampai prosess format hardisk.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;7.Setelah itu komputer akan reboot secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Setelah itu komputer akan menginstall device secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Ikuti prosedur instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Setelah proses instalasi berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Masuk ke control panel untuk menginstal remote dekstop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Klik add/remove program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Lalu pilih add/remove windows components.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.Kemudian centang Terminal Services dan Terminal Services Licensing, lalu klik next.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.Tunggu proses instalasi sampai selesai.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-3512969830202557478?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/3512969830202557478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=3512969830202557478' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3512969830202557478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3512969830202557478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-client-dengan-linux-redhat_19.html' title='INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat , INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER , INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-784613641783089935</id><published>2008-09-19T10:37:00.000+07:00</published><updated>2008-09-19T11:04:15.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat , INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER , INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Nama : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Farah Febria N.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kelas : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2 TKJ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Absen : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4040.097&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A.INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;p&gt;1. Instal komputer dengan menggunakan Linux RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  2. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat,instal Rdekstop pada komputer&lt;br /&gt;      dengan cara :&lt;br /&gt;-Masuk pada linux RedHat yang berbasis text&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd/mnt/cdrom/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tekan Enter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik "ls" untuk melihat directory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : cd RedHat/RPMS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik : rpm-ivh rdekstop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdekstop terinstal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Ketik rd kemudian tab untuk melihat apakah rdekstop sudah terinstal atau &lt;br /&gt;belum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Atau dengan mengetik rpm-qa|grep rdekstop untuk melihat program rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika Rdekstop sudah terinstal,masuk pada RedHat berbasis grafis dengan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;        menekan : Ctrl+Alt+F7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kemudian Pilih dan Klik Start&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pilih dan klik Run Programe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketik : rdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Klik OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kemudian akan muncul rdekstop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Atau dengan meng-klik Start lalu pilih system tools kemudian klik terminal&lt;br /&gt;   lalu ketikrdekstop "alamat IP address server"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;   &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;p&gt;Terminal Server yaitu Aplikasi Remote Access yang ada di windows server. Terminal Server di gunakan untuk meremote Server dan juga bisa di gunakan untuk MenSharing ke Beberapa PC (mengunakan server dari beberapa PC lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Klik Start cari Administrative tools &gt;&gt; Buka Terminal Service Configuration&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah membuka Terminal Service Configuration &gt;&gt; pilih Action &gt;&gt; lalu Creat New Connection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah itu akan keluar Connection Type yang akan kita gunakan, Citrix dan Microsoft RDP, pilih Microsoft RDP &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;4. Selanjut nya pilih Data Encryption &gt;&gt; saya memilih Client Compatible&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;5. Selajut nya masuk ke Remote Control&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Selanjut nya masuk ke Transport Type&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pilih Network Adapter yang akan di gunakan, jika kita mengukan 2 interface&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil membuat Connection Baru kita buka Terminal Services Manager untuk melihat User mana saja yang berhasil masuk ke server kita, dari sini kita bisa juga melakukan disconnect terhadap user. Untuk meningkatkan keamanan buat user-user siapa saja yang boleh login ke terminal server kita caranya dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka Computer Management &gt;&gt; pilih Local Users dan Groups &gt;&gt; Pilih Groups dan cari Remote Desktop Users.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Remote Desktop Users itulah kita menambahkan user siapa saja yang boleh Login ke Terminal server kita. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;p&gt;1.Setting booting pertama pada cdrom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Masukkan cd install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kemudian tekan enter untuk install Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Setelah itu buat partisi sesuai keinginan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.kemudian format partisi anda dengan NTFS file system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Tunggu sampai prosess format hardisk.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;7.Setelah itu komputer akan reboot secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Setelah itu komputer akan menginstall device secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Ikuti prosedur instalasi Windows 2000 Server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Setelah proses instalasi berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Masuk ke control panel untuk menginstal remote dekstop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Klik add/remove program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Lalu pilih add/remove windows components.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.Kemudian centang Terminal Services dan Terminal Services Licensing, lalu klik next.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.Tunggu proses instalasi sampai selesai.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-784613641783089935?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/784613641783089935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=784613641783089935' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/784613641783089935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/784613641783089935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-client-dengan-linux-redhat.html' title='INSTALASI CLIENT DENGAN LINUX RedHat , INSTALASI TERMINAL SERVER DENGAN WINDOWS 2000 SERVER , INSTALASI WINDOWS 2000 SERVER DAN REMOTE DEKSTOP'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-1079160357576386829</id><published>2008-09-19T10:24:00.003+07:00</published><updated>2008-09-19T10:27:29.943+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Instalasi Client dan Server</title><content type='html'>INSTALASI CLIENT DENGAN&lt;br /&gt;LINUX RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Instal komputer dengan Linux RedHat&lt;br /&gt;2. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat, Instal RDesktop pada komputer.&lt;br /&gt; Masuk pada Linux RedHat yang berbasis text&lt;br /&gt; Ketik : cd /mnt/cdrom/&lt;br /&gt; Tekan Enter&lt;br /&gt; Ketik “ls” untuk melihat directory&lt;br /&gt; Ketik : cd RedHat/RPMS/&lt;br /&gt; Ketik : rpm –ivh rdesktop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt; Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdesktop terinstal&lt;br /&gt; Ketik “rd” lalu tab untuk melihat apakah rdesktop sudah terinstal atau belum&lt;br /&gt; Atau ketik: rpm –qa | grep rdesktop untuk melihat program rdesktop&lt;br /&gt;3. Jika Rdesktop sudah terinstal,masuk pada linux RedHat berbasis grafis dengan menekan : Ctrl+Alt+F7&lt;br /&gt;4. Klik start &lt;br /&gt;5. Klik Run Programe&lt;br /&gt;6. Ketik: rdesktop “ip addres server”&lt;br /&gt;7. Klik Ok&lt;br /&gt;8. maka akan muncul rdesktop&lt;br /&gt;9. atau dengan klik start-pilih system tools-klik terminal-ketik rdesktop “ip address server”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INSTALASI TERMINAL SERVER&lt;br /&gt;DENGAN WINDOWS 2000 SERVER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terminal Server yaitu Aplikasi Remote Access yang ada di windows server. Terminal Server di gunakan untuk meremote Server dan juga bisa di gunakan untuk MenSharing ke Beberapa PC (mengunakan server dari beberapa PC lain)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Klik Start cari Administrative tools &gt;&gt; Buka Terminal Service Configuration &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah membuka Terminal Service Configuration &gt;&gt; pilih Action &gt;&gt; lalu Creat New Connection &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Setelah itu akan keluar Connection Type yang akan kita gunakan, Citrix dan Microsoft RDP, pilih Microsoft RDP &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Selanjut nya pilih Data Encryption &gt;&gt; saya memilih Client Compatible &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5. Selajut nya masuk ke Remote Control&lt;br /&gt; 6. Selanjut nya masuk ke Transport Type &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;7. Pilih Network Adapter yang akan di gunakan, jika kita mengukan 2 interface &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah berhasil membuat Connection Baru kita buka Terminal Services Manager untuk melihat User mana saja yang berhasil masuk ke server kita, dari sini kita bisa juga melakukan disconnect terhadap user. &lt;br /&gt;Untuk meningkatkan keamanan buat user2 siapa saja yang boleh login ke terminal server kita caranya dengan : &lt;br /&gt;Buka Computer Management &gt;&gt; pilih Local Users dan Groups &gt;&gt; Pilih Groups dan cari Remote Desktop Users. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;di Remote Desktop Users itulah kita menambahkan user siapa saja yang boleh Login ke Terminal server kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh: Citra Yudha Erlangga (07)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-1079160357576386829?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/1079160357576386829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=1079160357576386829' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1079160357576386829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1079160357576386829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-client-dan-server.html' title='Instalasi Client dan Server'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-317152531208746907</id><published>2008-09-19T10:24:00.001+07:00</published><updated>2008-09-19T10:25:50.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Tugas Instalasi Client dan Server</title><content type='html'>INSTALASI CLIENT DENGAN&lt;br /&gt;LINUX RedHat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Instal komputer dengan Linux RedHat&lt;br /&gt;2. Jika sudah selesai menginstal Linux RedHat, Instal RDesktop pada komputer.&lt;br /&gt; Masuk pada Linux RedHat yang berbasis text&lt;br /&gt; Ketik : cd /mnt/cdrom/&lt;br /&gt; Tekan Enter&lt;br /&gt; Ketik “ls” untuk melihat directory&lt;br /&gt; Ketik : cd RedHat/RPMS/&lt;br /&gt; Ketik : rpm –ivh rdesktop-1.2.0-1.i386.rpm&lt;br /&gt; Tunggu beberapa saat untuk menunggu rdesktop terinstal&lt;br /&gt; Ketik “rd” lalu tab untuk melihat apakah rdesktop sudah terinstal atau belum&lt;br /&gt; Atau ketik: rpm –qa | grep rdesktop untuk melihat program rdesktop&lt;br /&gt;3. Jika Rdesktop sudah terinstal,masuk pada linux RedHat berbasis grafis dengan menekan : Ctrl+Alt+F7&lt;br /&gt;4. Klik start &lt;br /&gt;5. Klik Run Programe&lt;br /&gt;6. Ketik: rdesktop “ip addres server”&lt;br /&gt;7. Klik Ok&lt;br /&gt;8. maka akan muncul rdesktop&lt;br /&gt;9. atau dengan klik start-pilih system tools-klik terminal-ketik rdesktop “ip address server”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INSTALASI TERMINAL SERVER&lt;br /&gt;DENGAN WINDOWS 2000 SERVER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terminal Server yaitu Aplikasi Remote Access yang ada di windows server. Terminal Server di gunakan untuk meremote Server dan juga bisa di gunakan untuk MenSharing ke Beberapa PC (mengunakan server dari beberapa PC lain)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Klik Start cari Administrative tools &gt;&gt; Buka Terminal Service Configuration &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah membuka Terminal Service Configuration &gt;&gt; pilih Action &gt;&gt; lalu Creat New Connection &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Setelah itu akan keluar Connection Type yang akan kita gunakan, Citrix dan Microsoft RDP, pilih Microsoft RDP &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Selanjut nya pilih Data Encryption &gt;&gt; saya memilih Client Compatible &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5. Selajut nya masuk ke Remote Control&lt;br /&gt; 6. Selanjut nya masuk ke Transport Type &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;7. Pilih Network Adapter yang akan di gunakan, jika kita mengukan 2 interface &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah berhasil membuat Connection Baru kita buka Terminal Services Manager untuk melihat User mana saja yang berhasil masuk ke server kita, dari sini kita bisa juga melakukan disconnect terhadap user. &lt;br /&gt;Untuk meningkatkan keamanan buat user2 siapa saja yang boleh login ke terminal server kita caranya dengan : &lt;br /&gt;Buka Computer Management &gt;&gt; pilih Local Users dan Groups &gt;&gt; Pilih Groups dan cari Remote Desktop Users. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;di Remote Desktop Users itulah kita menambahkan user siapa saja yang boleh Login ke Terminal server kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by: Dwi Ary A.(10)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-317152531208746907?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/317152531208746907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=317152531208746907' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/317152531208746907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/317152531208746907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/tugas-instalasi-client-dan-server.html' title='Tugas Instalasi Client dan Server'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-3310265904629061176</id><published>2008-09-19T10:18:00.003+07:00</published><updated>2008-09-19T10:38:20.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Cara Instalasi Terminal Server     (dhe_whi)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;1. Click Start menu&lt;br /&gt;2. Pilih dan click menu control Panel&lt;br /&gt;3. Pilih dan click add remove program&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;4. akan muncul jendela add/remove program&lt;br /&gt;5. Pilih dan click add/remove window component&lt;br /&gt;6. Setelah muncul jendela window component wizard pilih terminal service dan licencing dan click pada kotak check box . Dan akan muncul tanda centang dan click next&lt;br /&gt;7. Kemudian akan muncul jendela baru lalu click pada aplication server mode&lt;br /&gt;8. click next remot administration mode&lt;br /&gt;9. Click Next. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-3310265904629061176?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/3310265904629061176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=3310265904629061176' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3310265904629061176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3310265904629061176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/cara-instalasi-terminal-server-dhewhi.html' title='Cara Instalasi Terminal Server     (dhe_whi)'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-2858719777111642858</id><published>2008-09-19T09:19:00.002+07:00</published><updated>2008-09-19T09:51:52.583+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Instalasi Windows 2000 server family</title><content type='html'>Ini cara-caranya karena terlalu banyak saya jadikan powerpoint silahkan download powerpointnya klik &lt;a href="http://www.bkkbn.go.id/cbt_dittek/data/INSTALASI%20WINDOWS%202000%20SERVER%20FAMILY.ppt"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From:&lt;a href="blog4d1.blogspot.com"&gt;Purwoadi Sulistiono&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-2858719777111642858?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/2858719777111642858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=2858719777111642858' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/2858719777111642858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/2858719777111642858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/instalasi-windows-2000-server-family.html' title='Instalasi Windows 2000 server family'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-7137317391853944321</id><published>2008-09-18T12:08:00.000+07:00</published><updated>2008-09-18T12:10:27.028+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Cara Menginstall Windows 2000 server. . . (Dhe_Whi)</title><content type='html'>1. Pertama seperti biasa Setting BIOS dengan first booting pada CD ROM&lt;br /&gt;2. Kemudian setelah itu Masukkan CD Install Windows 2000 Server&lt;br /&gt;3. Dan Akan muncul tampilan awal instalasi Windows 2000 Server&lt;br /&gt;4. Pilih To set up Windows 2000 now, press ENTER. tekan Enter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;5. Setelah muncul Windows 2000 Licensing Agreement. Tekan F8&lt;br /&gt;6. Masuk ke partition disk&lt;br /&gt;7. Hapus semua partisi yang ada&lt;br /&gt;8. Buatlah partisi baru dengan mengikuti panduan yang ada&lt;br /&gt;9. Setelah selesai, tekan Enter dan pilih Format the partition using the NTFS file system&lt;br /&gt;10. Pilih To format the drive, press F&lt;br /&gt;11. Tunggulah selama proses pem-formatan&lt;br /&gt;12. Jika proses sudah selesai komputer akan secara otomatis melakukan booting ulang&lt;br /&gt;13. Biarkan komputer anda booting ke harddisk&lt;br /&gt;14. Setelah muncul kotak dialog, pilih next.&lt;br /&gt;15. Tunggulah selama proses Installing device&lt;br /&gt;16. Pada kotak dialog Regional Settings, klik next&lt;br /&gt;17. Pilih beberapa komponen dengan memberi tanda centang, klik next&lt;br /&gt;18. Pilih Typical settings, klik next&lt;br /&gt;19. Tunggulah selama proses Instalasi komponen&lt;br /&gt;20. Setelah selesai, klik Finish. Komputer akan me-restart&lt;br /&gt;21. Setelah komputer sudah ter-install Windows 2000 Server, jalankan komputer&lt;br /&gt;22. Masuk ke control panel&lt;br /&gt;23. Pilih Add/Remove Programs&lt;br /&gt;24. Pilih Add/Remove Windows Components&lt;br /&gt;25. Pada menu Components, tandai Terminal Services dan Terminal Services Licensing. Klik next.&lt;br /&gt;26. Pilih Remote administration mode. Klik next&lt;br /&gt;27. Tunggulah selama komputer sedang proses. Klik Finish.v&lt;br /&gt;27. Tunggulah selama komputer sedang proses. Klik Finish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-7137317391853944321?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/7137317391853944321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=7137317391853944321' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/7137317391853944321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/7137317391853944321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/cara-menginstall-windows-2000-server.html' title='Cara Menginstall Windows 2000 server. . . (Dhe_Whi)'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-3812774206917225858</id><published>2008-09-11T20:11:00.004+07:00</published><updated>2008-09-11T20:54:19.928+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fs'/><title type='text'>FS- Nya Anak TKJ</title><content type='html'>Niih daftar FS anak TKj ( yang aq tahu ) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/67751536"&gt;&lt;img src="http://photos-p.friendster.com/photos/63/51/67751536/1_499077989s.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/72197891"&gt;&lt;img src="http://photos.friendster.com/photos/19/87/72197891/1_354272005s.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/54340324"&gt;&lt;img src="http://photos-324.friendster.com/e1/photos/42/30/54340324/1_973055681s.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/51638723"&gt;&lt;img src="http://photos-723.friendster.com/e1/photos/32/78/51638723/1_961006908s.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/69918000"&gt;&lt;img src="http://photos-000.friendster.com/e1/photos/00/08/69918000/1_632087761s.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/71472660"&gt;&lt;img src="http://photos-p.friendster.com/photos/06/62/71472660/1_457429772s.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/66694209"&gt;&lt;img src="http://photos.friendster.com/photos/90/24/66694209/1_599733923s.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/63242988"&gt;&lt;img src="http://photos-988.friendster.com/e1/photos/88/92/63242988/1_266768932s.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/maztam2"&gt;&lt;img src="http://photos-459.friendster.com/e1/photos/95/44/69044459/1_699608388m.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Silahkan dilihat-lihat dulu, diajak kenalan okelah.. ( untuk fs tkj yang lain tunggu dulu ya..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : mz™&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-3812774206917225858?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/3812774206917225858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=3812774206917225858' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3812774206917225858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3812774206917225858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/fs-nya-anak-tkj.html' title='FS- Nya Anak TKJ'/><author><name>Maztam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12683656308488281712</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-4413627647443678345</id><published>2008-09-08T14:28:00.002+07:00</published><updated>2008-09-08T14:37:16.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>report</title><content type='html'>By : naning windiyarti&lt;br /&gt;No : 23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DB-9 to DB-9&lt;br /&gt;1 to 1&lt;br /&gt;2 to 3&lt;br /&gt;3 to 2&lt;br /&gt;4 to 4&lt;br /&gt;5 to 5&lt;br /&gt;6 to 6&lt;br /&gt;7 to 7&lt;br /&gt;8 to 8&lt;br /&gt;9 to 9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: cukup 3 saja yng di gunakan yaitu&lt;br /&gt;     2 to 3&lt;br /&gt;     3 to 2&lt;br /&gt;     5 to 5  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tahap-tahap pembuatan kabel konektor CB9 adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Siapkan kabel UTP sepanjang sekitar 2 meter. Kupaslah isolator / pembungkus luar pada&lt;br /&gt;kedua ujung kabel sepanjang 1,5 cm. Kupas pula pembungkus kabel dalam masing-&lt;br /&gt;masing sekitar 0,3 cm.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Siapkan solder dan timah, dan solder setiap kabel pada kaki konektor sesuai dengan&lt;br /&gt;aturan yang ditetapkan pada,Jika menggunakan DB-9 female urutannya dari&lt;br /&gt;kanan ke kiri, tetapi jika menggunakan DB-9 male urutannya dari kiri ke kanan. Anda&lt;br /&gt;harus menggunakan jenis yang sama untuk setiap ujung kabel. Jika terpaksa harus&lt;br /&gt;menggunakan jenis yang berbeda, diperlukan penyesuaian. Perhatikan saja petunjuk yang&lt;br /&gt;disertakan pada.Kita bebas menentukan warna kabel untuk setiap kaki&lt;br /&gt;konektor, yang penting urutan kaki konektor sesuai dengan &lt;br /&gt;3. Periksa kabel yang sudah dibuat dengan multitester untuk memastikan tidak terjadi&lt;br /&gt;kesalahan penyolderan. Jika segala sesuatunya beres, kabel null modem kini telah siap&lt;br /&gt;digunakan. Selanjutnya melakukan konfigurasi pada Windows. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-4413627647443678345?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/4413627647443678345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=4413627647443678345' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4413627647443678345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4413627647443678345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/09/report.html' title='report'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-3437179514394048355</id><published>2008-08-26T13:23:00.002+07:00</published><updated>2008-08-26T13:30:05.166+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>SUBNETING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SLOiZsQbFmI/AAAAAAAAATw/67BqUjF_DMo/s1600-h/New+Picture.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SLOiZsQbFmI/AAAAAAAAATw/67BqUjF_DMo/s400/New+Picture.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238709353822492258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penghitungan Subnetting, Siapa Takut? &lt;br /&gt;by Romi Satria Wahono &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda membaca artikel Konsep Subnetting, Siapa Takut? dan memahami konsep Subnetting dengan baik. Kali ini saatnya anda mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:Subnet Mask Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.128.0.0 /9&lt;br /&gt;255.192.0.0 /10&lt;br /&gt;255.224.0.0 /11&lt;br /&gt;255.240.0.0 /12&lt;br /&gt;255.248.0.0 /13&lt;br /&gt;255.252.0.0 /14&lt;br /&gt;255.254.0.0 /15&lt;br /&gt;255.255.0.0 /16&lt;br /&gt;255.255.128.0 /17&lt;br /&gt;255.255.192.0 /18&lt;br /&gt;255.255.224.0 /19&lt;br /&gt;  Subnet Mask Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.255.240.0 /20&lt;br /&gt;255.255.248.0 /21&lt;br /&gt;255.255.252.0 /22&lt;br /&gt;255.255.254.0 /23&lt;br /&gt;255.255.255.0 /24&lt;br /&gt;255.255.255.128 /25&lt;br /&gt;255.255.255.192 /26&lt;br /&gt;255.255.255.224 /27&lt;br /&gt;255.255.255.240 /28&lt;br /&gt;255.255.255.248 /29&lt;br /&gt;255.255.255.252 /30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:&lt;br /&gt;Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet&lt;br /&gt;Jumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 - 2 = 62 host&lt;br /&gt;Blok Subnet = 256 - 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.Subnet 192.168.1.0 192.168.1.64 192.168.1.128 192.168.1.192&lt;br /&gt;Host Pertama 192.168.1.1 192.168.1.65 192.168.1.129 192.168.1.193&lt;br /&gt;Host Terakhir 192.168.1.62 192.168.1.126 192.168.1.190 192.168.1.254&lt;br /&gt;Broadcast 192.168.1.63 192.168.1.127 192.168.1.191 192.168.1.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.Subnet Mask Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.255.255.128 /25&lt;br /&gt;255.255.255.192 /26&lt;br /&gt;255.255.255.224 /27&lt;br /&gt;255.255.255.240 /28&lt;br /&gt;255.255.255.248 /29&lt;br /&gt;255.255.255.252 /30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.Subnet Mask Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.255.128.0 /17&lt;br /&gt;255.255.192.0 /18&lt;br /&gt;255.255.224.0 /19&lt;br /&gt;255.255.240.0 /20&lt;br /&gt;255.255.248.0 /21&lt;br /&gt;255.255.252.0 /22&lt;br /&gt;255.255.254.0 /23&lt;br /&gt;255.255.255.0 /24&lt;br /&gt;  Subnet Mask Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.255.255.128 /25&lt;br /&gt;255.255.255.192 /26&lt;br /&gt;255.255.255.224 /27&lt;br /&gt;255.255.255.240 /28&lt;br /&gt;255.255.255.248 /29&lt;br /&gt;255.255.255.252 /30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghitungan:&lt;br /&gt;Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet&lt;br /&gt;Jumlah Host per Subnet = 2y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 - 2 = 16.382 host&lt;br /&gt;Blok Subnet = 256 - 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.&lt;br /&gt;Alamat host dan broadcast yang valid?&lt;br /&gt;Subnet  172.16.0.0 172.16.64.0 172.16.128.0 172.16.192.0&lt;br /&gt;Host Pertama 172.16.0.1 172.16.64.1 172.16.128.1 172.16.192.1&lt;br /&gt;Host Terakhir 172.16.63.254 172.16.127.254 172.16.191.254 172.16.255.254&lt;br /&gt;Broadcast 172.16.63.255 172.16.127.255 172.16.191.255 172.16..255.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghitungan:&lt;br /&gt;Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet&lt;br /&gt;Jumlah Host per Subnet = 27 - 2 = 126 host&lt;br /&gt;Blok Subnet = 256 - 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)&lt;br /&gt;Alamat host dan broadcast yang valid?&lt;br /&gt;Subnet  172.16.0.0 172.16.0.128 172.16.1.0 …  172.16.255.128&lt;br /&gt;Host Pertama 172.16.0.1 172.16.0.129 172.16.1.1 …  172.16.255.129&lt;br /&gt;Host Terakhir 172.16.0.126 172.16.0.254 172.16.1.126 … 172.16.255.254&lt;br /&gt;Broadcast 172.16.0.127 172.16.0.255 172.16.1.127 … 172.16.255.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghitungan:&lt;br /&gt;Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet&lt;br /&gt;Jumlah Host per Subnet = 216 - 2 = 65534 host&lt;br /&gt;Blok Subnet = 256 - 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.&lt;br /&gt;Alamat host dan broadcast yang valid?&lt;br /&gt;Subnet  10.0.0.0 10.1.0.0 …  10.254.0.0 10.255.0.0&lt;br /&gt;Host Pertama 10.0.0.1 10.1.0.1 …  10.254.0.1 10.255.0.1&lt;br /&gt;Host Terakhir 10.0.255.254 10.1.255.254 … 10.254.255.254 10.255.255.254&lt;br /&gt;Broadcast 10.0.255.255 10.1.255.255 … 10.254.255.255 10.255.255.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x - 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap berikutnya adalah silakan download dan kerjakan soal latihan subnetting. Jangan lupa mengikuti artikel tentang Teknik Mengerjakan Soal Subnetting untuk memperkuat pemahaman anda dan meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan soal dalam waktu terbatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REFERENSI&lt;br /&gt;Todd Lamle, CCNA Study Guide 5th Edition, Sybex, 2005.&lt;br /&gt;Module CCNA 1 Chapter 9-10, Cisco Networking Academy Program (CNAP), Cisco Systems.&lt;br /&gt;Hendra Wijaya, Cisco Router, Elex Media Komputindo, 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Subnet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08, dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri. Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Jadilah gambar wilayah baru seperti di bawah:&lt;br /&gt;Konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih mengikuti analogi jalan diatas, kita terapkan ke subnetting jaringan adalah seperti gambar di bawah. Gang adalah SUBNET, masing-masing subnet memiliki HOST ADDRESS dan BROADCAST ADDRESS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus apa itu SUBNET MASK? Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang saya tampilkan di awal bisa dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:CLASS OKTET PERTAMA SUBNET MAS DEFAULT PRIVATE ADDRESS&lt;br /&gt;A 1-127 255.0.0.0 10.0.0.0-10.255.255.255&lt;br /&gt;B 128-191 255.255.0.0 172.16.0.0-172.31.255.255&lt;br /&gt;C 192-223 255.255.255.0 192.168.0.0-192.168.255.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IP Address&lt;br /&gt;IP Address adalah alamat yang diberikan kejaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.16.10.01 atau dimisalkan berformat w.x.y.z. IP address adalah protokol yang paling banyak dipakai untuk meneruskan (routing) informasi di dalam jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IP address memiliki kelas-kelas seperti pada tabel 2.4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 2.4. Kelas-kelas IP address&lt;br /&gt;Kelas Range Network ID Host ID Default Subnet Mask&lt;br /&gt;A 1-126 w x.y.z 255.0.0.0&lt;br /&gt;B 128-191 w.x y.z 255.255.0.0&lt;br /&gt;C 192-223 w.x.y z 255.255.255.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan: masih ada kelas D yang jarang digunakan, dan ada IPV6 yang bakal digunakan jika IPV4 ini sudah tida mencukupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya Ada IP 192.168.0.100 maka termasuk IP Address Kelas C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnetting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang pemilik sebuah IP Address kelas B misalnya memerlukan lebih dari satu network ID maka ia harus mengajukan permohonan ke internic untuk mendapatkan IP Address baru. Namun persediaan IP Address sangat terbatas karena banyak menjamurnya situs-situs di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi ini timbulah suatu teknik memperbanyak network ID dari satu network yang sudah ada. Hal ini dinamakan subnetting, di mana sebagian host ID dikorbankan untuk dipakai dalam membuat network ID tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, misal di kelas B network ID 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.224.0 dimana oktet ketiga diselubung dengan 224. maka dapat di hitung dengan rumus 256-224=32. maka kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan 32, 64, 128, 160, dan 192. Dengan demikian kelompok IP address yang dapat dipakai adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;130.200.32.1 sampai 130.200.63.254&lt;br /&gt;130.200.64.1 sampai 130.200.95.254&lt;br /&gt;130.200.96.1 sampai 130.200.127.254&lt;br /&gt;130.200.128.1 sampai 130.200.159.254&lt;br /&gt;130.200.160.1 sampai 130.200.191.254&lt;br /&gt;130.200.192.1 sampai 130.200.223.254&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau akan lebih mudah dengan suatu perumusan baik dalam menentukan subnet maupun jumlah host persubnet.Jumlah subnet = 2n-2, n = jumlah bit yang terselubung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah host persubnet = 2N-2, N = jumlah bit tidak terselubung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, misalnya suatu subnet memiliki network address 193.20.32.0 dengan subnet mask 255.255.255.224. Maka:&lt;br /&gt;Jumlah subnet adalah 6, karena dari network address 193.20.32.0 dengan memperhatikan angka dari oktet pertama yaitu 193, maka dapat di ketahui berada pada kelas C. dengan memperhatikan subnetmask 255.255.255.224 atau 11111111.11111111.11111111. 11100000 dapat diketahui bahwa tiga bit host ID diselubung, sehingga didapat n = 3 dan didapat:jumlah subnet = 23-2 = 6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk jumlah host persubnet adalah 30, ini didapat dari 5 bit yang tidak terselubung, maka N = 5 dan akan didapat: jumlah host per subnet = 25-2 = 30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bit terselubung adalah bit yang di wakili oleh angka 1 sedangkan bit tidak terselubung adalah bit yang di wakili dengan angka 0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BY  NUR MASLUKHAH  (25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-3437179514394048355?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/3437179514394048355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=3437179514394048355' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3437179514394048355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3437179514394048355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/subneting.html' title='SUBNETING'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SLOiZsQbFmI/AAAAAAAAATw/67BqUjF_DMo/s72-c/New+Picture.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-2442294982825641330</id><published>2008-08-25T20:44:00.002+07:00</published><updated>2008-08-25T21:08:29.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cuap2'/><title type='text'>dOa Qta .</title><content type='html'>Ketika kita memiliki suatu hal dan hal itu sangadh dekat dengan kita, saat itu kita tak pernah menyadari seberapa penting dan berharganya suatu hal tersebut . Terlebih lagi itu adalah orang yang kita sayangi, yang selalu memotivasi kita, selalu ada di saat kita butuh .&lt;br /&gt; Seiring berjalan waktu . Jutaan kata penuh makna mulai terukir, menghiasi hari-hari kita, entah senang maupun duka, entah dikala kita berkawan atau kita adalah rival . Kita terlalu biasa, jarang untuk mau bersyukur di setiap langkah di setiap ucap dan perbuatan . Kita terlalu sibuk mementingkan ego masing-masing . Sehingga jarang peka terhadap sekitar .&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Kawan . Mendengar teman kita tersaiiank ALDHI MANDIRI sakit . tidakkah kalian ingat?? hari-hari bersamanya?? . Meski kita sering bertengkar, adu argumen, brbeda pendapat, atau mungkin ada yang iri dan cuek terhadapnya?! dan bahkan mungkin pula ada yang cinlok ma dy?! [mungkin lhoo!!!] . Dan rasakan sekarang saat dia tak berada di sisi kita?! sepi kan?! sedih?! kangen?! dan lain-lain .&lt;br /&gt; Saat sesuatu itu hilang atau menjauh dari kita, saat itu kita menyadari bahwa sesuatu itu sangat berharga, sangat penting bagi kita . Begitu pula dengan kawan kita, saat dia bersama kita, mungkin ada yang acuh tak acuh, namun saat dia tak ada di kelas, kita merasa ada sesuatu yang kurang .&lt;br /&gt; Rasa kasih sayang dan persaudaraan kitalah yang dapat merasakan itu . Kita adalah kesatuan, kita adalah saudara yang saling bergantung satu sama lain, apabila kurang satu saja, maka tidak akan bisa sempurna . Tetap jaga kekompakan kita . Tumbuhkan rasa saling menjaga satu sama lain .&lt;br /&gt; Dan terakhir . Kita persembahkan dOa bagi temand kita ALDHI atau eto'o . mgah cept sembuh . kita menantimu .&lt;br /&gt; MIZZ U KAUAND .^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-resha-&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-2442294982825641330?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/2442294982825641330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=2442294982825641330' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/2442294982825641330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/2442294982825641330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/doa-qta.html' title='dOa Qta .'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-6186594314609744129</id><published>2008-08-25T20:23:00.010+07:00</published><updated>2008-08-26T20:32:09.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Pengertian Subnetting (Febryan Haris A) &lt;13&gt;</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Subnetting&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga harus menguasai konsep subnetting untuk mendapatkan IP address baru, dimana dengan cara ini kita dapat membuat network ID baru dari suatu network yang kita miliki sebelumnya. Subnetting digunakan untuk memecah satu buah network menjadi beberapa network kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperbanyak  network ID dari suatu network id yang sudah ada, dimana sebagaian host ID dikorbankan untuk digunakan dalam membuat ID tambahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat rumus untuk mencari banyak subnet adalah 2 n – 2&lt;br /&gt;N = jumlah bit yang diselubungi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan rumus untuk mencari jumlah host per subnet adalah 2 m – 2&lt;br /&gt;M = jumlah bit yang belum diselubungi&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Contoh kasus dengan penyelesaian I : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ip address 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.224.0 yang diidentifikasi sebagai kelas B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet mask : 11111111.11111111.11100000.00000000&lt;br /&gt;3 bit dari octet ke 3 telah digunakan , tingal 5 bit yang belum diselubungi maka banyak kelompok subnet yang bisa dipakai adalah kelipatan 2 5 = 32 (256 – 224 = 32)&lt;br /&gt;32 64 96 128 160 192 224&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Kelompok IP yang bisa digunakan dalah ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;130.200.0.0 - 130.200.31.254  subnet loopback&lt;br /&gt;130.200.32.1 - 130.200.63.254&lt;br /&gt;130.200.64.1 - 130.200.95.254&lt;br /&gt;130.200.96.1 - 130.200.127.254&lt;br /&gt;130.200.128.1 - 130.200.159.254&lt;br /&gt;130.200.160.1 - 130.200.191.254&lt;br /&gt;130.200.192.1 - 130.200.223.254&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kasus dengan penyelesaian II : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat network id 130.200.0.0 dengan subnet 255.255.192.0 yang termasuk juga kelas B, cara lain untuk menyelesaikannya adalah ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan, dapat diketahui IP address adalah kelas B yang octet ketiga diselubungi dengan angka 192…&lt;br /&gt;• Hitung dengan rumus (4 oktet – angka yang diselubung) 256 – 192 = 64&lt;br /&gt;• Jadi kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan 64 dan 128.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kelompok ip yang dapat dipakai adalah &lt;br /&gt;130.200.64.1 sampai 130.200.127.254&lt;br /&gt;130.200.128.1 sampai 130.200.199.254&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Kasus ;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Kita memiliki kelas B dengan network ID 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.224.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara yang sama diatas sebelumnya ;&lt;br /&gt;• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan dapat diketahui  IP address adalah kelas B dengan octet ketiga terseluibung dengan angka 224&lt;br /&gt;• Hitung dengan rumus (256-224) =32&lt;br /&gt;• Jadi kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan 32 yaitu 64 96 128 160 192&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, kelompok IP address yang dapat dipakai adalah ;&lt;br /&gt;130.200.32.1 sampai  130.200.63.254&lt;br /&gt;130.200.64.1 sampai  130.200.95.254&lt;br /&gt;130.200.96.1 sampai  130.200.127.254&lt;br /&gt;130.200.128.1 sampai  130.200.159.254&lt;br /&gt;130.200.160.1 sampai  130.200.191.254&lt;br /&gt;130.200.192.1 sampai  130.200.223.254&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;Kasus :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;misalkan kita menggunakan kelas C dengan network address 192.168.81.0 dengan subnet mask 255.255.255.240, maka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan dapat diketahui IP address adalah kelas C dengan oktat ketiga terselubung dengan angka 240&lt;br /&gt;• Hitung (256 – 240) = 16&lt;br /&gt;• Maka kelompok subnet yang dapat digunakan adalah kelipatan 16, yaitu 16  32  48  64  80  96  112  128  144  160  176  192  208  224&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kelompok IP address yang dapat digunakan adalah ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;192.168.81.17 sampai 192.168.81.20&lt;br /&gt;192.168.81.33 sampai 192.168.81.46&lt;br /&gt;192.168.81.49 sampai 192.168.81.62&lt;br /&gt;192.168.81.65 sampai 192.168.81.78&lt;br /&gt;192.168.81.81 sampai 192.168.81.94&lt;br /&gt;192.168.81.97 sampai 192.168.81.110&lt;br /&gt;192.168.81.113 sampai 192.168.81.126&lt;br /&gt;192.168.81.129 sampai 192.168.81.142&lt;br /&gt;192.168.81.145 sampai 192.168.81.158&lt;br /&gt;192.168.81.161 sampai 192.168.81.174&lt;br /&gt;192.168.81.177 sampai 192.168.81.190&lt;br /&gt;192.168.81.193 sampai 192.168.81.206&lt;br /&gt;192.168.81.209 sampai 192.168.81.222&lt;br /&gt;192.168.81.225 sampai 192.168.81.238&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;Kasus :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebuah perusahaan yang baru berkembang mempunyai banyak kantor cabang dan tiap kantor cabang mempunyai 255 workstation, network address yang tersedia adalah 164.10.0.0, buatlah subnet dengan jumlah subnet yang terbanyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelesaian ; 164.10.0.0 berada pada kelas B, berarti octet 3 dan 4 digunakan untuk host, sedangkan 1 kantor cabang ada 254 host, maka ambil 1 bit lagi dari octet ke 3 agar cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka subnetmask yang baru&lt;br /&gt;11111111.11111111.11111110.00000000&lt;br /&gt;255.           255.            254.        0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet yang tersedia adalah 256 – 254 = 2, maka subnetnya kelipatan 2 sampai dengan 254.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah subnet  (2 7 – 2)  = 128 – 2 = 26 subnet&lt;br /&gt;Jumlah host / subnetnya  (2 9 - 2 ) = 512 – 2 = 510 host&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;164.10.0.0  sampai 164.10.1.0    dibuang&lt;br /&gt;164.10.2 .1 sampai 164.10.3.254&lt;br /&gt;164.10.4.1 sampai 164.10.5.254&lt;br /&gt;164.10.6.1 sampai 164.10.7.254&lt;br /&gt;164.10.8.1 sampai 164.10.9.254&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;164.10.252.1 sampai 164.10.253.254&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kasus :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mendapatkan IP dari ISP yaitu 192.168.20.0 untuk alamat network dan subnet masknya 255.255.255.192 ini berarti notasi /26.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah subnet adalah 192, berarti 11000000, maka 22 – 2 = 2&lt;br /&gt;Berapa banyak host per subnet, 26 – 2 = 62 host&lt;br /&gt;Hitung subnet yang valid 256 – 192  = 64 subnet, maka terus tambahkan block size sampai angka subnet mask. 64 + 64 = 128. 128 + 64 = 192, yang tidak valid karena ia adalah sebuah subnet mask. Maka subnet yang valid adalah 64 dan 128.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet    64 128&lt;br /&gt;Host pertama  65 129&lt;br /&gt;Host terakhir  126 190&lt;br /&gt;Alamat Broadcast 127 191&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membaca tabel diatas yaitu dari atas ke bawah untuk setiap kolom subnet, contoh: kolom pertama subnet 64 atau lengkapnya 192.168.20.64 memunyai host pertama 65 atau 192.168.20.65, host terakhir 126 atau 192.168.20.126 dan alamat broadcast di 127 atau 192.168.20.127.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kasus&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mendapatkan IP dari ISP yaitu 192.168.10.0 untuk alamat network dan subnet masknya 255.255.255.224 ini berarti notasi /27.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa jumlah subnet, 224 adalah 11100000, jadi 23-3 = 6&lt;br /&gt;Berapa banyak host per subnet, 25 – 2 = 30 host&lt;br /&gt;Hitung subnet yang valid 256 – 224  = 32&lt;br /&gt;32 + 32 = 64&lt;br /&gt;64 + 32 = 96&lt;br /&gt;96 + 32 = 128&lt;br /&gt;128 + 32 = 160&lt;br /&gt;160 + 32 = 192&lt;br /&gt;192 + 32 = 224&lt;br /&gt;224 tidak valid karena ia adalah sebuah subnet mask. Maka subnet yang valid adalah&lt;br /&gt;32, 64, 96,128,160,129,224&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet    32 64 96 128 160 192 &lt;br /&gt;Host pertama  33 65 97 129 161 193 &lt;br /&gt;Host terakhir  62 94 126 158 190 222&lt;br /&gt;Alamat Broadcast 63 95 127 159 191 223&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membaca tabel diatas yaitu dari atas ke bawah untuk setiap kolom subnet, contoh: kolom pertama subnet 32 atau lengkapnya 192.168.10.32 memunyai host pertama 33 atau 192.168.10.33, host terakhir 62 atau 192.168.10.62 dan alamat broadcast di 63 atau 192.168.10.63.&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;Kasus kelas C&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mendapatkan IP dari ISP yaitu 192.168.10.0 untuk alamat network dan subnet masknya 255.255.255.224 ini berarti notasi /27.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa jumlah subnet, 224 adalah 11100000, jadi 23-3 = 6&lt;br /&gt;Berapa banyak host per subnet, 25 – 2 = 30 host&lt;br /&gt;Hitung subnet yang valid 256 – 224  = 32&lt;br /&gt;32 + 32 = 64&lt;br /&gt;64 + 32 = 96&lt;br /&gt;96 + 32 = 128&lt;br /&gt;128 + 32 = 160&lt;br /&gt;160 + 32 = 192&lt;br /&gt;192 + 32 = 224&lt;br /&gt;224 tidak valid karena ia adalah sebuah subnet mask. Maka subnet yang valid adalah&lt;br /&gt;32, 64, 96,128,160,129,224&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet    32 64 96 128 160 192 &lt;br /&gt;Host pertama  33 65 97 129 161 193 &lt;br /&gt;Host terakhir  62 94 126 158 190 222&lt;br /&gt;Alamat Broadcast 63 95 127 159 191 223&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membaca tabel diatas yaitu dari atas ke bawah untuk setiap kolom subnet, contoh: kolom pertama subnet 32 atau lengkapnya 192.168.10.32 memunyai host pertama 33 atau 192.168.10.33, host terakhir 62 atau 192.168.10.62 dan alamat broadcast di 63 atau 192.168.10.63.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;Kasus :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah perusahaan manufacturing yang mempunyai banyak bagian dalam perusahaan tersebut, dimana setiap bagian mempunyai 700 host, network address yang didapat adalah 171.168.10.0, berarti ini kelas B…perhatikan bagaimana jika kita menggunakan kelas C karena kelas C hanya dapat menampung host sebanyak 254 !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Classless Inter-Domain Rouitng (CIDR)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu metode yang digunakan oleh ISP untuk mengalokasikan sejumlah alamat pada perusahaan, kerumah seorang pelanggan. ISP menyediakan ukuran blok (block size) tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh : kita mendapatkan blok IP 192.168.32/28. notasi garis miring atau slash notation (/) berarti berapa bit yang bernilai 1 (contoh diatas adalah /28 berarti ada 28 bit yang bernilai 1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai maksimum setelah garing adala /32. karena satu byte adalah 8 bit dan terdapat 4 byte dalam sebuah alamat IP (4 x 8 = 32). Namun subnet mask terbesar tanpa melihar class alamatnya adalah hanya /30, karena harus menyimpan paling tidak dua buah bit sebagai bit dan host.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai CIDR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;255.0.0.0 /8&lt;br /&gt;255.128.0.0 /9&lt;br /&gt;255.192.0.0 /10&lt;br /&gt;255.224.0.0 /11&lt;br /&gt;255.240.0.0 /12&lt;br /&gt;255.248.0.0 /13&lt;br /&gt;255.252.0.0 /14&lt;br /&gt;255.254.0.0 /15&lt;br /&gt;255.255.0.0 /16&lt;br /&gt;255.255.128.0 /17&lt;br /&gt;255.255.192.0 /18&lt;br /&gt;255. 255.224.0 /19&lt;br /&gt;255. 255.240.0 /20&lt;br /&gt;255. 255.248.0 /21&lt;br /&gt;255. 255.252.0 /22&lt;br /&gt;255. 255.254.0 /23&lt;br /&gt;255. 255.255.0 /24&lt;br /&gt;255.255. 255.128 /25&lt;br /&gt;255.255. 255.192 /26&lt;br /&gt;255. 255. 255.224 /27&lt;br /&gt;255. 255. 255.240 /28&lt;br /&gt;255. 255. 255.248 /29&lt;br /&gt;255. 255. 255.252 /30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan : pola yang dimaksudkan adalah pola 128, 192, 224, 240, 248, 252, dan 254&lt;br /&gt;Dimana 128 dalam binary yaitu = 10000000 (1 bit subnet), 192 dalam binary yaitu 11000000 (2 bit binary) dan seterusnya. Maka hafalkan pola 128, 192, 224, 240, 248, 252 dan 254.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Contoh latihan subnetting : alamat class B&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat Network 172.16.0.0 dan subnet mask 255.255.192.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet 192 = 11000000, 2 2 – 2 = 2&lt;br /&gt;Host 2 14 – 2 = 16.382 (6 bit di octet ketiga, dan 8 bit di octet keempat)&lt;br /&gt;Subnet yang valid 256 – 192 = 64. 64 + 64 = 128&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet  64.0  128.0&lt;br /&gt;Host pertama 64.1  128.1&lt;br /&gt;Host terakhir 127.254 192.254&lt;br /&gt;Broadcast 127.255 199.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan, maka subnet 64.0 atau 172.16.64.0, mempunyai host pertama 64.1 atau 172.16.64.1 sampai dengan 171.16.127.254 dan alamat broadcastnya 172.16.127.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Contoh latihan subnetting : alamat class A&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat Network 10.0.0.0 dan subnet mask 255.255.0.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet 255 = 11111111, 2 8 – 2 = 254&lt;br /&gt;Host 2 16 – 2 = 65.534&lt;br /&gt;Subnet yang valid 256 – 255 = 1, 2 , 3 dan seterusnya. (semua di octet kedua). Subnetnya menjadi 10.1.0.0, 10.2.0.0, 10.3.0.0 dan seterusnya sampai 10.254.0.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet  10.1.0.0 … 10.254.0.0&lt;br /&gt;Host pertama 10.1.0.1 … 10.254.0.1&lt;br /&gt;Host terakhir 10.1.255.254 … 10.254.255.254&lt;br /&gt;Broadcast 10.1.255.255 … 10.254.255.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;NETMASK/SUBNETMASK&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pengelompokan pengalamatan, selain nomor IP dikenal juga netmask atau subnetmask. Yang besarnya sama dengan nomor IP yaitu 32 bit. Ada tiga pengelompokan besar subnet mask yaitu dengan dikenal, yaitu 255.0.0.0 , 255.255.0.0 dan 255.0.0.0.&lt;br /&gt;Pada dunia jaringan, subnetmask tersebut dikelompokkan yang disebut class dikenal tiga class yaitu :&lt;br /&gt;1. Class A, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.0.0.0&lt;br /&gt;2. Class B, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.0.0&lt;br /&gt;3. Class C, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.255.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gabungan antara IP dan Netmask inilah pengalamatan komputer dipakai. Kedua hal ini tidak bisa lepas. Jadi penulisan biasanya sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IP   : 202.95.151.129&lt;br /&gt;Netmask : 255.255.255.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu nomor IP kita dengan nomor IP tetangga dianggap satu kelompok (satu jaringan) bila IP dan Netmask kita dikonversi jadi biner dan diANDkan, begitu juga nomor IP tetangga dan Netmask dikonversi jadi biner dan diANDkan, jika kedua hasilnya sama maka satu jaringan. Dan kita bisa berhubungan secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita berhubungan dengan komputer lain pada suatu jaringan, selain IP yang dibutuhkan adalah netmask. Misal kita pada IP 10.252.102.12 ingin berkirim data pada 10.252.102.135 bagaimana komputer kita memutuskan apakah ia berada pada satu jaringan atau lain jaringan? Maka yang dilakukan adalah mengecek dulu netmask komputer kita karena kombinasi IP dan netmask menentukan range jaringan kita. &lt;br /&gt;Jika netmask kita 255.255.255.0 maka range terdiri dari atas semua IP yang memiliki 3 byte pertama yang sama. Misal jika IP saya 10.252.102.12 dan netmask saya 255.255.255.0 maka range jaringan saya adalah 10.252.102.0-10.252.102.255 sehingga kita bisa secara langsung berkomunukasi pada mesin yang diantara itu, jadi 10.252.102.135 berada pada jaringan yang sama yaitu 10.252.102  (lihat yang angka-angka tercetak tebal menunjukkan dalam satu jaringan karena semua sama).&lt;br /&gt;Dalam suatu organisasi komersial biasanya terdiri dari beberapa bagian, misalnya bagian personalia/HRD, Marketing, Produksi, Keuangan, IT dsb. Setiap bagian di perusahaan tentunya mempunyai kepentingan yang berbeda-beda. Dengan beberapa alasan maka setiap bagian bisa dibuatkan jaringan lokal sendiri – sendiri dan antar bagian bisa pula digabungkan jaringannya dengan bagian yang lain. &lt;br /&gt;Ada beberapa alasan yang menyebabkan satu organisasi membutuhkan lebih dari satu jaringan lokal (LAN)  agar dapat mencakup seluruh organisasi  : &lt;br /&gt; Teknologi yang berbeda. Dalam suatu organisasi dimungkinkan menggunakan bermacam teknologi dalam jaringannya. Semisal teknologi ethernet akan mempunyai LAN yang berbeda dengan teknologi FDDI.&lt;br /&gt; Sebuah jaringan mungkin dibagi menjadi jaringan yang lebih kecil karena masalah performanasi. Sebuah LAN dengan 254 host akan memiliki performansi yang kurang baik dibandingkan dengan LAN yang hanya mempunyai 62 host. Semakin banyak host yang terhubung dalam satu media akan menurunkan performasi dari jaringan. Pemecahan yang paling sedherhana adalah memecah menjadi 2 LAN. &lt;br /&gt; Departemen tertentu membutuhkan keamanan khusus sehingga solusinya memecah menjadi jaringan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian jaringan besar ke dalam jaringan yang kecil-kecil inilah yang disebut sebagai subnetting. Pemecehan menggunakan konsep subnetting. Membagi jaringan besar tunggal ke dalam sunet-subnet (sub-sub jaringan). Setiap subnet ditentukan dengan menggunakan subnet mask bersama-sama dengan no IP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada subnetmask dalam biner, seluruh bit yang berhubungan dengan netID diset 1, sedangkan bit yang berhubungan dengan hostID diset 0. &lt;br /&gt;Dalam subnetting, proses yang dilakukan ialah memakai sebagian bit hostID untuk membentuk subnetID. Dengan demikian jumlah bit yang digunakan untuk HostID menjadi lebih sedikit. Semakin panjang subnetID, jumlah subnet yang dibentuk semkain banyak, namun jumlah host dalam tiap subnet menjadi semakin sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDI3gAIQI/AAAAAAAAASI/V8b5VBfx4wU/s1600-h/image001.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDI3gAIQI/AAAAAAAAASI/SSJk23LLqg8/s320-R/image001.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;Gambar pembentukan subnet&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara Pembentukan Subnet :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal jika jaringan kita adalah 192.168.0.0 dalm kelas B (kelas B memberikan range 192.168.0.0 – 192.168.255.255). Ingat kelas B berarti 16 bit pertama menjadi NetID yang dalam satu jaringan tidak berubah (dalam hal ini adalah 192.168) dan bit selanjutya sebagai Host ID (yang merupakan nomor komputer yang terhubung ke dan setiap komputer mempunyai no unik mulai dari 0.0 – 255.255). Jadi netmasknya/subnetmasknya adalah 255.255.0.0&lt;br /&gt;Kita dapat membagi alokasi jaringan diatas menjadi jaringan yang kebih kecil dengan cara mengubha subnet yang ada. &lt;br /&gt;Ada dua pendekatan dalam melakukan pembentukan subnet yaitu :&lt;br /&gt;1. Berdasarkan jumlah jaringan yang akan dibentuk&lt;br /&gt;2. Berdasarkan jumlah host yang dibentuk dalam jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara perhitungan subnet berdasarkan jumlah jaringan yang dibutuhkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menentukan jumlah jaringan yang dibutuhkan dan merubahnya menjadi biner.  &lt;br /&gt;Misalkan kita ingin membuat 255 jaringan kecil dari nomor jaringan yang sudah ditentukan. 255  11111111 &lt;br /&gt;2. Menghitung jumlah bit dari nomor 1. Dan jumlah bit inilah yang disebut sebagai subnetID &lt;br /&gt;Dari 255  11111111   jumlah bitnya adalah 8&lt;br /&gt;3. Jumlah bit hostID baru adalah HosiID lama dikurangi jumlah bit nomor 2.&lt;br /&gt;Misal dari contoh diatas hostIDbaru: 16 bit – 8 bit = 8 bit.&lt;br /&gt;4. Isi subnetID dengan 1 dan jumlahkan dengan NetIDLama.&lt;br /&gt;Jadi NetID baru kita adalah NetIDlama + SubNetID :&lt;br /&gt; 11111111.11111111.11111111.00000000 (24 bit bernilai 1 biasa ditulis /24)&lt;br /&gt;Berkat perhitungan di atas maka kita mempunyai 256 jaringan baru yaitu :&lt;br /&gt;192.168.0.xxx, 192.168.1.xxx, 192.168.2.xxx, 192.168.3.xxx hingga 192.168.255.xxx dengan netmash 255.255.255.0.&lt;br /&gt;xxx  menunjukkan hostID antara 0-255&lt;br /&gt;Biasa ditulis dengan 192.168.0/24  192.168.0 menunjukkan NetID dan 24 menunjukkan subnetmask (jumlah bit yang bernilai 1 di subnetmask). &lt;br /&gt;Dengan teknik ini kita bisa mengalokasikan IP address kelas B menjadi sekian banyak jaringan yang berukuran sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara perhitungan subnet berdasarkan jumlah host adalah sebagai berikut :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ubah IP dan netmask menjadi biner&lt;br /&gt;IP   : 192.168.1.0     11000000.10101000.00000000.00000000&lt;br /&gt;Netmask : 255.255.255.0   11111111.11111111. 11111111.00000000&lt;br /&gt;Panjang hostID kita adalah yang netmasknya semua 0  16 bit.&lt;br /&gt;2. Memilih jumlah host terbanyak dalam suatu jaringan dan rubah menjadi biner.&lt;br /&gt;Misal dalam jaringan kita membutuhkan host 25 maka menjadi 11001.&lt;br /&gt;3. Hitung jumlah bit yang dibutuhkan angka biner pada nomor 1. Dan angka inilah nanti sebagai jumlah host dalam jaringan kita.&lt;br /&gt;Jumlah host 25 menjadi biner 11001 dan jumlah bitnya adalah 5. &lt;br /&gt;4. Rubah netmask jaringan kita dengan cara menyisakan angka 0 sebanyak jumlah perhitungan nomor 3. &lt;br /&gt;Jadi netmasknya baru adalah 11111111.11111111.11111111.11100000 &lt;br /&gt;Identik dengan 255.255.255.224 jika didesimalkan.&lt;br /&gt;Jadi netmask jaringan berubah dan yang awalnya hanya satu jaringan dengan range IP dari 1 -254 menjadi 8 jaringan, dengan setiap jaringan ada 30 host/komputer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alokasi Range IP&lt;br /&gt;1 192.168.1.0 – 192.168.1.31&lt;br /&gt;2 192.168.1.32 – 192.168.1.63&lt;br /&gt;3 192.168.1.64 – 192.168.1.95&lt;br /&gt;4 192.168.1.96 – 192.168.1.127&lt;br /&gt;5 192.168.1.128 – 192.168.1.159&lt;br /&gt;6 192.168.1.160 – 192.168.1.191&lt;br /&gt;7 192.168.1.192 – 192.168.1.223&lt;br /&gt;8 192.168.1.224 – 192.168.1.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor IP awal dan akhir setiap subnet tidak bisa dipakai. Awal dipakai ID Jaringan (NetID) dan akhir sebagai broadcast. &lt;br /&gt;Misal jaringan A 192.168.1.0 sebagai NetID dan 192.168.1.31 sebagai broadcast dan range IP yang bisa dipakai 192.168.1.1-192.168.1.30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;IP ADDRESS&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Agar unik setiap computer yang terkoneksi ke Internet diberi alamat yang berbeda. Alamat ini supaya seragam seluruh dunia maka pemberian alamat IP address diseluruh dunia diberikan oleh badan  internasional Internet Assigned Number Authority (IANA), dimana IANA hanya memberikan IP address Network ID nya saja sedangkan host ID diatur oleh pemilik IP address tersebut.&lt;br /&gt;Contoh IP address untuk cisco.com adalah 202.93.35.9 untuk www.ilkom.unsri.ac.id dengan IP nya 202.39.35.9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat yang unik terdiri dari 32 bit yang dibagi dalam 4 oktet (8 bit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;00000000  .  00000000  .  00000000 . 00000000&lt;br /&gt;o 1  o 2  o 3 o 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ip address dibagi menjadi 2 bagian yaitu Network ID dan Host ID, &lt;br /&gt;Network ID yang akan menentukan alamat dalam jaringan (network address), sedangkan Host ID menentukan alamat dari peralatan jaringan yang sifatnya unik untuk membedakan antara satu mesin dengan mesin lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibaratkan Network ID Nomor jalan dan alamat jalan sedangkan Host ID adalah nomor rumahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IP address dibagi menjadi kelas yaitu ;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDI3gAIQI/AAAAAAAAASI/V8b5VBfx4wU/s1600-h/image001.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDKUatsMI/AAAAAAAAASQ/G2Z4YCKtb7A/s1600-h/image002.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDKUatsMI/AAAAAAAAASQ/QaUDVwTqJWA/s400-R/image002.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas yang umum digunakan adalah kelas A sampai dengan kelas C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada setiap kelas angka pertama dengan angka terakhir tidak dianjurkan untuk digunakan karena sebagai valid host id, misalnya kelas A 0 dan 127, kelas B 128 dan 192, kelas C 191 dan 224. ini biasanya digunakan untuk loopback addresss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : &lt;br /&gt;• alamat Network ID dan Host ID tidak boleh semuanya 0 atau 1 karena jika semuanya angka biner 1 : 255.255.255.255 maka alamat tersebut disebut floaded broadcast&lt;br /&gt;• alamat network, digunakan dalam routing untuk menunjukkan pengiriman paket remote network, contohnya 10.0.0.0, 172.16.0.0 dan 192.168.10.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari gambar dibawah ini perhatikan kelas A menyediakan jumlah network yang paling sediikit namun menyediakan host id yang paling banyak dikarenakan hanya oktat pertama yang digunakan untuk alamat network bandingkan dengan kelas B dan C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDL0IQr3I/AAAAAAAAASY/TjgV6XDpRxs/s1600-h/image003.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDL0IQr3I/AAAAAAAAASY/Yf5HqXJuQJw/s400-R/image003.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempermudah dalam menentukan kelas mana IP yang kita lihat, perhatikan gambar dibawah ini. Pada saat kita menganalisa suatu alamat IP maka perhatikan octet 8 bit pertamanya. &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDM_wIocI/AAAAAAAAASg/lptTxH9Z5zY/s1600-h/image004.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDM_wIocI/AAAAAAAAASg/DBs3llwnMIw/s400-R/image004.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kelas A : 8 oktet pertama adalah alamat networknya, sedangkan sisanya 24 bits merupakan alamat untuk host yang bisa digunakan. &lt;br /&gt;Jadi admin dapat membuat banyak sekali alamat untuk hostnya, dengan memperhatikan&lt;br /&gt;2 24 – 2 = 16.777.214 host&lt;br /&gt;N ; jumlah bit terakhir dari kelas A&lt;br /&gt;(2) adalah alamat loopback&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kelas B : menggunakan 16 bit pertama untuk mengidentifikasikan network sebagai bagian dari address. Dua octet sisanya (16 bits) digunakan untuk alamat host&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 16 – 2 = 65.534&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kelas C : menggunakan 24 bit pertama untuk network dan 8 bits sisanya untuk alamat host.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 8 – 2 = 254&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDNv5NfhI/AAAAAAAAASo/IfLeE0gfOfE/s1600-h/image005.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDNv5NfhI/AAAAAAAAASo/7HHOXs2pf00/s400-R/image005.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor IP terdiri dari 32 bit yang didalamnya terdapat bit untuk NETWORK ID (NetID) dan HOST ID (HostID). Secara garis besar berikut inilah pembagian kelas IP secara default&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;GATEWAY/ROUTER&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gateway adalah komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih. Di Internet suatu alamat bisa ditempuh lewat gateway-gateway yang memberikan jalan/rute ke arah mana yang harus dilalui supaya paket data sampai ke tujuan. Kebanyakan gateway menjalankan routing daemon (program yang meng-update secara dinamis tabel routing). Karena itu gateway juga biasanya berfungsi sebagai router. Gateway/router bisa berbentuk Router box seperti yang di produksi Cisco, 3COM, dll atau bisa juga berupa komputer yang menjalankan Network Operating System plus routing daemon. Misalkan PC yang dipasang Unix FreeBSD dan menjalankan program Routed atau Gated. Namun dalam pemakaian Natd, routing daemon tidak perlu dijalankan, jadi cukup dipasang gateway saja.&lt;br /&gt;Karena gateway/router  mengatur lalu lintas paket data antar jaringan, maka di dalamnya bisa dipasangi mekanisme pembatasan atau pengamanan (filtering) paket-paket data. Mekanisme ini disebut Firewall. &lt;br /&gt;Sebenarnya Firewall adalah suatu program yang dijalankan di gateway/router yang bertugas memeriksa setiap paket data yang lewat kemudian membandingkannya dengan rule yang diterapkan dan akhirnya memutuskan apakah paket data tersebut boleh diteruskan atau ditolak. Tujuan dasarnya adalah sebagai security yang melindungi jaringan internal dari ancaman dari luar. Namun dalam tulisan ini Firewall digunakan sebagai basis untuk menjalankan Network Address Translation (NAT).&lt;br /&gt;Dalam FreeBSD, program yang dijalankan sebagai Firewall adalah ipfw. Sebelum dapat menjalankan ipfw, kernel GENERIC harus dimodifikasi supaya mendukung fungsi firewall. Ipfw mengatur lalu lintas paket data berdasarkan IP asal, IP tujuan,  nomor port, dan jenis protocol. Untuk menjalankan NAT, option IPDIVERT harus diaktifkan dalam kernel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIVERT (mekanisme diversi paket kernel)&lt;br /&gt;Socket divert sebenarnya sama saja dengan socket IP biasa, kecuali bahwa socket divert bisa di bind ke port divert khusus lewat bind system call. IP address dalam bind tidak diperhatikan, hanya nomor port-nya yang diperhatikan. Sebuah socket divert yang dibind ke port divert akan menerima semua paket yang didiversikan pada port tersebut oleh mekanisme di kernel yang dijalankan oleh implementasi filtering dan program ipfw. Mekanisme ini yang dimanfaatkan nantinya oleh Network Address Translator.&lt;br /&gt;Itulah beberapa bahasan awal yang akan mengantar kita ke pembahasan inti selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;BROADCAST&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu jaringan. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada jaringannya? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth/jalur akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket  tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada jaringan yang sama harus memiliki broadcast address yang sama dan alamat  tersebut tidak boleh digunakan sebagai nomor IP untuk host tertentu. &lt;br /&gt;Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 alamat untuk menerima paket : pertama adalah nomor IP yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada jaringan tempat host tersebut berada. Broadcast address diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada nomor IP menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-6186594314609744129?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/6186594314609744129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=6186594314609744129' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/6186594314609744129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/6186594314609744129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/pengertian-subnetting-febryan-haris.html' title='Pengertian Subnetting (Febryan Haris A) &lt;13&gt;'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Y3xBsmeV9ns/SLQDI3gAIQI/AAAAAAAAASI/SSJk23LLqg8/s72-Rc/image001.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-3699316014725306058</id><published>2008-08-25T19:28:00.004+07:00</published><updated>2008-08-25T21:17:51.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Subnetting bagi keLas C</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SLKxAY2i2EI/AAAAAAAAAS4/7VrLvCCAL8U/s1600-h/subnetrouter.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SLKxAY2i2EI/AAAAAAAAAS4/7VrLvCCAL8U/s200/subnetrouter.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238443936814651458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Teman-teman tahu tidak apa yang dimaksud subnetting?? . Materi baru bagi yang belum pernah dengar . [hhehhe.he] . Saya akan sedikit menjelaskan tentang subneting tersebut . Dan di khususkan dengan alamat IP kelas C .&lt;br /&gt; Sebenarnya subnetting disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.&lt;br /&gt; Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:&lt;br /&gt; CLASS  OKTET PERTAMA  SUBNET MAS DEFAULT  PRIVATE ADDRESS&lt;br /&gt;A  1-127             255.0.0.0       10.0.0.0-10.255.255.255&lt;br /&gt;B  128-191     255.255.0.0       172.16.0.0-172.31.255.255&lt;br /&gt;C  192-223     255.255.255.0     192.168.0.0-192.168.255.255&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.&lt;br /&gt; Ini catatan tentang subnet yang dpat digunakan .&lt;br /&gt;Subnet Mask    Nilai CIDR&lt;br /&gt;255.128.0.0       /9&lt;br /&gt;255.192.0.0       /10&lt;br /&gt;255.224.0.0       /11&lt;br /&gt;255.240.0.0       /12&lt;br /&gt;255.248.0.0       /13&lt;br /&gt;255.252.0.0       /14&lt;br /&gt;255.254.0.0       /15&lt;br /&gt;255.255.0.0       /16&lt;br /&gt;255.255.128.0       /17&lt;br /&gt;255.255.192.0       /18&lt;br /&gt;255.255.224.0       /19&lt;br /&gt;255.255.240.0       /20&lt;br /&gt;255.255.248.0       /21&lt;br /&gt;255.255.252.0       /22&lt;br /&gt;255.255.254.0       /23&lt;br /&gt;255.255.255.0       /24&lt;br /&gt;255.255.255.128      /25&lt;br /&gt;255.255.255.192      /26&lt;br /&gt;255.255.255.224      /27&lt;br /&gt;255.255.255.240      /28&lt;br /&gt;255.255.255.248      /29&lt;br /&gt;255.255.255.252      /30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Subnetting Pada Alamat Kelas C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada alamat kelas C, hanya tersedia 8 bit untuk mendefinisikan host. Subnet mask kelas C yang mungkin adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binary;Desimal; Singkatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10000000; 128; /25 (tidak valid)&lt;br /&gt;11000000; 192; /26&lt;br /&gt;11100000; 224; /27&lt;br /&gt;11110000; 240; /28&lt;br /&gt;11111000; 248; /29&lt;br /&gt;11111100; 252; /30&lt;br /&gt;11111110; 254; /31 (tidak valid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk contoh perhitungan subnetting, saya menggunakan 255.255.255.192&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;192 = 11000000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bilangan binary diatas (11000000), bit 1 mewakili bit-bit subnet dan bit 0 mewakili bit-bit host yang tersedia pada setiap subnet. 192 memberikan 2 bit untuk subnetting dan 6 bit untuk mendefinisikan host pada masing-masing subnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja subnet-subnetnya? Karena bit-bit subnetnya tidak boleh semuanya off (bernilai 0 semua) atau on (bernilai 1 semua) pada saat yang bersamaan, maka ada 2 subnet mask yang valid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;01000000 = 64&lt;br /&gt;10000000 = 128&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat dari host yang valid akan didefinisikan sebagai nomor-nomor diantara subnet-subnet tersebut, dikurangi dengan dua nomor; 1)nomor yang semua bit host bernilai 0 (off) dan, 2) nomor dengan bit host bernilai 1 (on).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menentukan host-host ini, pertama kita harus menentukan subnet dengan membuat semua bit host off, lalu membuat semua bit host on untuk mencari alamat broadcast untuk subnet tersebut. Host yang valid harus berada diantara kedua nomor atau alamat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet 64&lt;br /&gt;01000000 = 64 (Network)&lt;br /&gt;01000001 = 65 (Host pertama yang valid)&lt;br /&gt;01111110 = 126 (Host terakhir yang valid)&lt;br /&gt;01111111 = 127 (Broadcast)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subnet 128&lt;br /&gt;10000000 = 128 (Network)&lt;br /&gt;10000001 = 129 (Host pertama yang valid)&lt;br /&gt;10111110 = 191 (Host terakhir yang valid)&lt;br /&gt;10111111 = 192 (Broadcast)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kelihatan agak rumit yah, sekarang kita coba cara cepat dan gampang untuk menghitung subnet. Pada bagian ini penting sekali untuk menghafalkan hasil-hasil pemangkatan angka 2.&lt;br /&gt;Berikut cara cepatnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Jumlah subnet : 2^x – 2 = jumlah subnet. X adalah jumlah bit 1 disubnet mask. Contoh disubnet mask 11000000, jumlah bit 1 ada 2, maka jumlah subnet 2^2 – 2 = 2 subnet.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Jumlah Host : 2^y – 2 = jumlah host persubnet. Y adalah jumlah bit dibagian host atau bit 0. Contoh disubnet mask 11000000, jumlah bit 0 ada 6, maka jumlah host persubnet adalah 2^6 – 2 = 62 host.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Subnet yang valid : 256 – subnet mask = ukuran blok atau bilangan dasar. Contoh, 256 – 192 = 64. Maka 64 adalah blok size dan subnet pertama adalah 64. Subnet berikutnya adalah bilangan dasar ditambah dirinya sendiri, atau 64 + 64 = 128 (sebnet kedua). Teruslah ditambah bilangan dasar pada dirinya sendiri mencapai nilai dari subnet mask, yang bukan merupakan subnet yang valid karena semua bit-nya adalah 1 (on).&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Alamat broadcast untuk setiap subnet : Alamat broadcast adalah semua bit host dibuat menjadi 1, yang mana merupakan nomor yang berada tepat sebelum subnet berikutnya.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Host yang valid : Host yang valid adalah nomor diantara subnet-subnet dengan menghilangkan semua 0 dan semua 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai disini gimana…? Masih belum paham…?&lt;br /&gt;OK. Untuk memuaskan hasrat narsis Anda (hehehe), saya akan memberikan beberapa contoh soal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat network = 192.168.10.0; subnet mask = 255.255.255.240;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jumlah Subnet ? 240 = 11110000 dalam binary, 2^4 -2 = 14 subnet yang valid.&lt;br /&gt;    * Host ? bit host = 2^4 – 2 = 14 host yang valid.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Subnet yang valid ? 256 – 240 = 16; 16 + 16 = 32; 32 + 16 = 48; 48 + 16 = 64; 64 + 16 = 80; 80 + 16 = 96; 96 + 16 = 112; 112 + 16 = 128; 128 + 16 = 144; 144 + 16 = 160; 160 + 16 = 176; 176 + 16 = 192; 192 + 16 = 208; 208 + 16 = 224; 224 + 16 = 240; stop. Nah,,, subnet yang valid adalah 16, 32, 64, 80, 96, 112, 128, 144, 160, 176, 192, 208, 224. 240 tidak termasuk karena sudah merupakan subnet masknya kita.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Alamat broadcast tiap subnet ? Selalunya adalah nomor yang terletak sebelum subnet berikutnya.&lt;br /&gt;    * Host yang valid ? Nomor yang terletak antara subnet dan alamat broadcast.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat network = 192.168.20.0; subnet mask = 255.255.248.0;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jumlah subnet ? 248 = 11111000 dalam binary, 2^5 – 2 = 30 subnet.&lt;br /&gt;    * Host yang valid ? 2^3 – 2 = 6 host.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Subnet yang valid ? 256 – 248 = 8; 8 + 8 = 16; 16 + 8 = 24; dan seterusnya dimana hasilnya ditambahkan dengan dirinya sendiri dan berhenti sampai 248. Itulah subnet yang valid.&lt;br /&gt;    *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Alamat broadcast ? Pasti nomor yang terletak sebelum subnet berikut.&lt;br /&gt;    * Host yang valid ? Nomor yang terletak antara subnet dan alamat broadcast.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat node = 192.168.10.33; subnet mask = 255.255.255.224;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengerjakan soal seperti ini sangatlah gampang. Pertama, tentukan subnet dan alamat broadcast dari alamat-alamat IP diatas. Kita dapat melakukannya dengan menjawab pertanyaan nomor 3 dari kelima pertanyaan besar tadi (subnet manakah yang valid?). 256 – 224 = 32; 32 + 32 = 64. Nah… alamat node 192.168.10.33 berada diantara dua subnet dan pasti merupakan bagian dari subnet 192.168.10.32. Subnet berikutnya yaitu 64, jadi alamat broadcast yaitu 63 (ingat… bahwa alamat broadcast dari sebuah subnet selalu nomor yang berada tepat sebelum subnet berikutnya). Range host yang valid adalah 33 – 62.&lt;br /&gt;  Subnetting Alamat IP kelas C&lt;br /&gt; Tabel berikut berisi subnetting yang dapat dilakukan pada alamat IP dengan network identifier kelas C.&lt;br /&gt;  Jumlah subnet       Jumlah subnet bit       Subnet mask&lt;br /&gt;(segmen jaringan) (notasi desimal bertitik)  Jumlah host tiap subnet      &lt;br /&gt;                   &lt;br /&gt;1-2  1  255.255.255.128 atau /25  126&lt;br /&gt;3-4  2  255.255.255.192 atau /26  62&lt;br /&gt;5-8  3  255.255.255.224 atau /27  30&lt;br /&gt;9-16  4  255.255.255.240 atau /28  14&lt;br /&gt;17-32  5  255.255.255.248 atau /29  6&lt;br /&gt;33-64  6  255.255.255.252 atau /30  2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by :&lt;br /&gt;  Ranee Elisa [31]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-3699316014725306058?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/3699316014725306058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=3699316014725306058' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3699316014725306058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3699316014725306058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/subnetting-bagi-kelas-c.html' title='Subnetting bagi keLas C'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SLKxAY2i2EI/AAAAAAAAAS4/7VrLvCCAL8U/s72-c/subnetrouter.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-1951500894823591788</id><published>2008-08-22T19:12:00.003+07:00</published><updated>2008-08-22T19:21:50.320+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Subnetting by : prawira</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://romisatriawahono.net/2006/02/10/memahami-konsep-subnetting-dengan-mudah/" rel="bookmark" title="Permanent Link: Konsep Subnetting, Siapa Takut?"&gt;Konsep Subnetting, Siapa Takut?&lt;/a&gt; &lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://romisatriawahono.net/aboutme"&gt;&lt;/a&gt;        &lt;p align="justify"&gt;&lt;img id="image114" title="subnetrouter.JPG" alt="subnetrouter.JPG" src="http://romisatriawahono.net/wp-content/uploads/2006/02/subnetrouter.JPG" align="left" height="155" hspace="5" width="229" /&gt;Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi momok bagi student atau instruktur yang sedang menyelesaikan kurikulum CCNA 1 program CNAP (Cisco Networking Academy Program). Untuk menjelaskan tentang subnetting, saya biasanya menggunakan beberapa ilustrasi dan analogi yang sudah kita kenal di sekitar kita. Artikel ini sengaja saya tulis untuk rekan-rekan yang sedang belajar jaringan, yang mempersiapkan diri mengikuti ujian CCNA, dan yang sedang mengikuti pelatihan CCNA 1.Setelah selesai membaca ini, silakan lanjutkan dengan artikel &lt;a href="http://romisatriawahono.net/?p=115" target="_blank"&gt;Penghitungan Subnetting, Siapa Takut?&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08, dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img id="image109" title="jalan.jpg" alt="jalan.jpg" src="http://romisatriawahono.net/wp-content/uploads/2006/02/jalan.jpg" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt;Ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri. Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Jadilah gambar wilayah baru seperti di bawah:&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img id="image110" title="gang.jpg" alt="gang.jpg" src="http://romisatriawahono.net/wp-content/uploads/2006/02/gang.jpg" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt;Konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img id="image111" title="network.jpg" alt="network.jpg" src="http://romisatriawahono.net/wp-content/uploads/2006/02/network.jpg" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt;Masih mengikuti analogi jalan diatas, kita terapkan ke subnetting jaringan adalah seperti gambar di bawah. Gang adalah SUBNET, masing-masing subnet memiliki HOST ADDRESS dan BROADCAST ADDRESS.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img id="image113" title="subnet.jpg" alt="subnet.jpg" src="http://romisatriawahono.net/wp-content/uploads/2006/02/subnet.jpg" align="top" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p align="justify"&gt;Terus apa itu SUBNET MASK? Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang saya tampilkan di awal bisa dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:&lt;/p&gt; &lt;table border="1"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;CLASS&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;OKTET PERTAMA&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;SUBNET MAS DEFAULT&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;strong&gt;PRIVATE ADDRESS&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;A&lt;/td&gt; &lt;td&gt;1-127&lt;/td&gt; &lt;td&gt;255.0.0.0&lt;/td&gt; &lt;td&gt;10.0.0.0-10.255.255.255&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;B&lt;/td&gt; &lt;td&gt;128-191&lt;/td&gt; &lt;td&gt;255.255.0.0&lt;/td&gt; &lt;td&gt;172.16.0.0-172.31.255.255&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td&gt;C&lt;/td&gt; &lt;td&gt;192-223&lt;/td&gt; &lt;td&gt;255.255.255.0&lt;/td&gt; &lt;td&gt;192.168.0.0-192.168.255.255&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p&gt;Setelah anda selesai membaca artikel ini, silakan lanjutkan dengan membaca artikel &lt;a href="http://romisatriawahono.net/?p=115" target="_blank"&gt;Penghitungan Subnetting, Siapa Takut?&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Copas From : &lt;a href="http://romisatriawahono.net/2006/02/10/memahami-konsep-subnetting-dengan-mudah/"&gt;http://romisatriawahono.net/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-1951500894823591788?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/1951500894823591788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=1951500894823591788' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1951500894823591788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1951500894823591788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/subnetting-by-prawira.html' title='Subnetting by : prawira'/><author><name>Maztam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12683656308488281712</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-7710877726720796659</id><published>2008-08-21T17:54:00.001+07:00</published><updated>2008-08-21T18:11:49.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cuap2'/><title type='text'>mOtIvAsI ( ThE_WhIe)</title><content type='html'>Kurangnya Rasa Menghargai, Menerima dan Berterima Kasih: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak diantara kita telah lupa menghargai dan bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah SWT, Karena kita telah diberikan kehidupan, rejeki bahkan jodohpun sudah disiapkan. Sebagai contoh banyak keluarga yang berantakan karena kurangnya rasa menghargai dan berterima kasih antara satu sama lain, atau antara suami dan istri atau antara sepasang kekasih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Pepatah kuno mengatakan: “Dalam keadaan sukacita janganlah mengumbar janji. Dalam keadaan emosi janganlah mengumbar amarah dan menjelek-jelekkan orang lain. Mengumbar kata-kata di saat senang, sering kelepasan perkataan yang kurang berkenan bagi orang lain. Dan mengumbar kata-kata di saat marah, juga akan kehilangan kehormatan dan harga diri.” Janganlah kamu gunakan kelemahan pasangan anda sebagai senjata untuk anda disaat anda berselisih, jangalah kamu gunakan kekurangan pasangan anda sebagai senjata untuk anda disaat anda berselisih, apalagi anda melontarkan semua kelemahan dan kekurangan fisik pasangan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Kelemahan pada setiap orang: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Disaat sembarangan, mudah membunuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Disaat takut, mudah menangkapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Disaat marah, mudah menghasutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Disaat sensitif, mudah menjadikannya terhina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Disaat emosional, mudah membuatnya gelisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 kualitas kepribadian Seseorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hati justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janjinya, mempunyai komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh, tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Orang yang “Easy Going” menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada diluar kontrolnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukan ini dipos pada Mei 11, 2008 3:27 am dan disimpan pada Motivasi . Anda dapat mengikuti semua aliran respons RSS 2.0 dari masukan ini Anda dapat memberikan tanggapan, atau trackback dari situs anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-7710877726720796659?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/7710877726720796659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=7710877726720796659' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/7710877726720796659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/7710877726720796659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/motivasi-thewhie.html' title='mOtIvAsI ( ThE_WhIe)'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-1499323074945803359</id><published>2008-08-10T19:29:00.001+07:00</published><updated>2008-08-10T19:45:23.347+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Download'/><title type='text'>Download Warcraft Map</title><content type='html'>Bagi teman-teman penggemar Warcraft, nih saya kasih link download yang lengkap plus langsung bisa download : &lt;a href="http://www.epicware.com/"&gt;Epicware.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijamin lengkap ! dan mantab !.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by: tam2&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-1499323074945803359?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/1499323074945803359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=1499323074945803359' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1499323074945803359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1499323074945803359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/download-warcraft-map.html' title='Download Warcraft Map'/><author><name>Maztam</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12683656308488281712</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-5554620107922077537</id><published>2008-08-08T20:24:00.000+07:00</published><updated>2008-08-08T20:28:14.070+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>PENGKABELAN UTP</title><content type='html'>TP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terbungkus yang berpilih. Kabel UTP banyak digunakan pada local-area networks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(LANs) dan sambungan telepon karena harganya lebih murah. Kabel UTP tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebaik kabel koaksial dan serat optik dalam hal penyediaan banwidth dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketahanan terhadap interferensi. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kategori 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Page 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghubungkan komputer - komputer tersebut ada 2 tipe konfigurasi kabel yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;digunakan, yaitu tipe straight dan tipe cross.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Metode Straight-Through (NIC-HUB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode pengabelan ini dipergunakan untuk menghubungkan antara NIC dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUB/Switch. Kabel UTP merupakan kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel berwarna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang dipilin sesuai dengan pasangannya. Pada pemasangan hanya digunakan 4 kabel saja,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu kabel urutan 1 dan 2 untuk Transmit/kirim (putih oranye, oranye) dan urutan 3 dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 untuk Receive (putih hijau, hijau). Walaupun demikian, kabel lainnya tetap ikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terpasang ke konektor Rj 45 (Registered Jack 45). Straight (A-A/B-B) adalah kabel yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB dan berkorespondensi 1-1,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Metode Crossed-Over (NIC-NIC)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemasangan/instalasi sama dengan metode Straight-Through. Misalkan, kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rentangkan kabel UTP dengan posisi kiri dan kanan (lihat gambar di bawah). Untuk kabel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada posisi kiri urutan kabelnya dari kiri ke kanan; putih oranye, oranye, putih hijau, biru,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;putih biru, hijau, putih coklat, coklat. Sedangkan pada ujung kabel lainnya (kabel UTP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;posisi kanan), dari kiri ke kanan: putih hijau, hijau, putih oranye, biru, putih biru, oranye,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Page 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;putih coklat, coklat. Cross (A-B) digunakan untuk menghubungkan dua komputer,tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkorespondensi 1-1 karena ada persilangan pada susunan kabelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada aturan khusus mengenai pengurutan warna kabel, yaitu biasanya menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;standar EIA/TIA 568 (baik A maupun B) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;standar 568 A memiliki kode warna kabel :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. putih hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. putih oranye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. biru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. putih biru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. oranye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. putih coklat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. coklat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;standar 568 B memiliki kode warna kabel :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. putih oranye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. oranye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. putih hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. biru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. putih biru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. putih coklat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. coklat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(kabel diurut dari sebelah kiri, gagang pengait konektor ada dibawah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting dalam menyambung kabel ini adalah pin 1, 2, 3,dan 6. Maksudnya, jika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya pin 1, 2, 3 dan 6 saja yang dipasang dan yang lain tidak, ya tidak menjadi masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Page 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kabel straight yang berkorespondensi 1-1,ujung - ujung kabel dihubungkan dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabel yang berwarna sama dan pada posisi yang sama pula,pin 1 disambungkan ke pin 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ujung yang lain, pin 2 ke 2, pin 3 ke 3 dan pin 6 ke 6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk tipe cross,ujung - ujung kabel dihubungkan dengan warna yang sama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya saja posisinya yang dirubah, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2.Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar untuk lebih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jelasnya lihat susuna berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;straight&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cross&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 ke 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 ke 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 ke 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 ke 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 ke 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 ke 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 ke 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 ke 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;urutan kabelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada dasarnya hanya 4 pin tersebut yang digunakan jadi jika anda lupa dengan susunan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;warna yang sudah menjadi aturan internasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BY :NUR MASLUKHAH (25)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-5554620107922077537?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/5554620107922077537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=5554620107922077537' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5554620107922077537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5554620107922077537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/pengkabelan-utp.html' title='PENGKABELAN UTP'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-1145328795324168583</id><published>2008-08-08T19:26:00.002+07:00</published><updated>2008-08-08T19:34:08.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Macam2 Jaringan By Prawira/26</title><content type='html'>Kali ini saya akan menginformasikan macam-macam jaringan kepada readerz tentang macam-macam jaringan, sebetulnya readerz sekalian pasti udah tahu tentang macam-macam jaringan ini, tapi mungkin tidak pernah menyadari, syukur deh kalau sudah sadar.. yuk langsung aja nih penjelasannya :&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Local Area Network ( LAN )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Adalah jaringan yang terdapat dalam sebuah gedung / kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer yang terdapat didalam gedung / kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Jaringan LAN disebut dengan jaringan local.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· File server untuk memberikan layanan perangkat lunak mengatur jaringan dan untuk menyimpan data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Topologi yang digunakan untuk jaringan LAN adalah topologi ring dan topologi bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Metropolitan Area Networking ( MAN )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Adalah jaringan yang menghubungkan komputer yang ada di gedung yang brdekatan / masih dalam kota atau provinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Jaringan ini juga sering disebut dengan intranet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Software dan hardware yang digunakan sangat spesifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) Wide Area Networking&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Adalah jaringan yang mencakup area sangat luas, Negara / benua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Jaringan ini menggunakan satelit bawah laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Kecepatan transfer data adalah 64 kbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jaringan ini terdapat satu pusat komputer yang disebut dengan host.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d) Internet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Adalah jarimgan computer yang mencakup satu dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Jaringan internet ini menggunakan kabel serat optic untuk menghubungkan antara benua yang satu dengan benua yang lain, kabek tersebut dibangun didasar laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· Internet sebagai sumber informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.sindy-c21.co.cc/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-1145328795324168583?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/1145328795324168583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=1145328795324168583' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1145328795324168583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/1145328795324168583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/macam2-jaringan-by-prawira26.html' title='Macam2 Jaringan By Prawira/26'/><author><name>Two Class TKJ Community</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00424205133049516694</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-3168581723798110125</id><published>2008-08-07T19:55:00.004+07:00</published><updated>2008-08-07T20:57:20.074+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Pengkabelan Jaringan andTopologi Jaringan by: ReNnY PuTri .W</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Pengkabelan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Jaringan komputer&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt; pada dasarnya adalah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 102);"&gt; jaringan kabel&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;, menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lain, namun bukan berarti kurva tertutup, bisa jadi merupakan kurva terbuka (dengan terminator diujungnya). Seiring dengan perkembangan teknologi, penghubung antar komputer pun mengalami perubahan serupa. Mulai dari teknologi telegraf yang memanfaatkan gelombang radio hingga teknologi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Pengantar Pengkabelan dan Jaringanerat optik dan laser menjadi tumpuan perkembangan jaringan komputer. Hingga sekarang, teknologi jaringan komputer bisa menggunakan teknologi “kelas” museum (seperti 10BASE2 menggunakan kabel coaxial) hingga menggunakan teknologi “langit” (seperti laser dan serat optik). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Jaringan komputer pada dasarnya adalah jaringan kabel, menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lain,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;namun bukan berarti kurva tertutup, bisa jadi merupakan kurva terbuka (dengan terminator diujungnya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Seiring dengan perkembangan teknologi, penghubung antar komputer pun mengalami perubahan serupa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Mulai dari teknologi telegraf yang memanfaatkan gelombang radio hingga teknologi serat optik dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;laser menjadi tumpuan perkembangan jaringan komputer. Hingga sekarang, teknologi jaringan komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;bisa menggunakan teknologi “kelas” museum (seperti 10BASE2 menggunakan kabel coaxial) hingga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;menggunakan teknologi “langit” (seperti laser dan serat optik).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Akan dibahas sedikit tentang bagaimana komputer terhubung satu sama lain, mulai dari teknologi kabel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;coaxial hingga teknologi laser. Keterbatasan pengalaman menyebabkan tulisan ini pun terbatas sifatnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Pengkabelan Jaringan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Dalam dunia networking, dikenal beberapa jenis kabel yang sering digunakan. Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel. Ada dua jenis kabel yang dikenal secara umum, yaitu twisted pair (UTP unshielded twistedpair dan STP shielded twisted pair) dan coaxial cable&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;[pengkabelan-1.gif]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Pemberian kategori 1/2/3/4/5/6 merupakan kategori spesifikasi untuk masing-masing kabel tembaga dan juga untuk jack. Masing-masing merupakan seri revisi atas kualitas kabel, kualitas pembungkusan kabel (isolator) dan juga untuk kualitas “belitan” (twist) masing-masing pasang kabel. Selain itu juga untuk menentukan besaran frekuensi yang bisa lewat pada sarana kabel tersebut, dan juga kualitas isolator sehingga bisa mengurangi efek induksi antar kabel (noise bisa ditekan sedemikian rupa).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Sedangkan untuk coaxial cable, dikenal dua jenis, yaitu thick coaxial cable (diameter lumayan besar) dan thin coaxial cable (diameter lebih kecil).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Thick coaxial cable (Kabel Coaxial “gemuk”) dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning; kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet, atau bahkan cuman disebut sebagai yellow cable.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Thin coaxial cable (Kabel Coaxial “Kurus”), banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Twisted Pair&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Pengkabelan Twisted Pair menggunakan sebuah modul Rregistered Jack (RJ) yang disebut RJ-45. Hal yang perlu dipahami adalah untuk memastikan bahwa, kita menghubungkan warna yang tepat pada pin RJ-45 yang tepat. Dan RJ-45 dengan arah menghadap kedepan. Terdapat beberapa konsensus yang mengatur urutan pemasangan kabel, yaitu : 568A, 568B atau 258A. Semuanya merupakan konsensus yang menjelaskan, kabel mana harus pergi ke pin yang mana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Sebenarnya kalau kita mau pasang kabel dengan urutannya terserah kita, tidak ada yang melarang. Cuman tentu akan menyulitkan kita sendiri pada saat terdapat kesalahan pada koneksi atau jika suatu saat jaringan memerlukan perawatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Seperti terlihat pada gambar, urutan dari pin 1 - 8 adalah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Standar ini juga sesuai dengan standar Northern Telecom pada ISDN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Seperti terlihat pada gambar, urutan dari pin 1 - 8 adalah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Untuk penggunaan koneksi komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda seperti PC ke hub/router, sedangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;crossover cable digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama seperti PC ke PC atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Untuk pemasangan Kabel Straight yakni pada kedua ujung kabel menggunakan salah satu jenis dari konsensus pemasangan yang ada, bisa 568A saja atau 568B saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Sedangkan untuk Crossover Cabel yakni jika salah satu ujung menggunakan 568A maka ujung yang lainnya menggunakan 568B.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Belajar sendiri pasang kabel UTP untuk jaringan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub (jauh lebih murah daripada router ). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Kita bahas dulu yang tipe straight&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Tipe Straight&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Tipe Straight ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan - lihat Gambar 4) : 2 oranye - 1 hijau - 2 biru - 1 hijau - 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;LAN TESTER&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Tipe Cross&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;1. oranye muda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;2. oranye tua &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;3. hijau muda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;4. biru muda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;5. biru tua &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;6. hijau tua &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;7. coklat muda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;8. coklat tua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;1. hijau muda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;2. hijau tua &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;3. orange muda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;4. biru muda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;5. biru tua &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;6. orange tua &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;7. coklat muda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;8. coklat tua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Standar Pengkabelan Dengan Konektor RJ-45&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;1.EIA/TIA-568A &amp;amp; EIA/TIA-568B merupakan standar internasional pengkabelan dengan jack RJ-45 dan kabel UTP/STP kategori 3, 5, dan 6 (4 twisted pair) yang digunakan dalam teknologi ethernet dan PABX. Dua standar (A &amp;amp; B) digunakan untuk crossover cable. Ujung satu dengan standar A, dan ujung lainnya dengan standar B.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;2. Urutan dengan standar EIA/TIA-568A (putih hijau, hijau, putih orange, biru, putih biru, orange, putih coklat, coklat) dan EIA/TIA-568B (putih orange, orange, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat) biasa digunakan untuk interkoneksi antar hardware maupun antar jaringan. Penggunaan susunan yang lain diperbolehkan, namun harus memenuhi kriteria pada no. 3 dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;3. Pin 1 &amp;amp; 2, dalam ethernet digunakan sebagai Tx. Untuk menghindari interferensi, maka harus dijadikan 1 pair (biasanya putih orange - orange atau putih hijau - hijau) untuk memenuhi kebutuhan elektris dalam protokol high-speed-LAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;4. Pin 3 &amp;amp; 6, dalam ethernet digunakan sebagai Rx. Untuk menghindari interferensi, maka harus dijadikan 1 pair (biasanya putih orange - orange atau putih hijau - hijau) untuk memenuhi kebutuhan elektris dalam protokol high-speed-LAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;5. Pin 4 &amp;amp; 5 (dalam wikipedia disebut sebagai "the central two pins") digunakan untuk membawa sinyal telepon (internet bukan hanya ethernet) atau sinyal suara dalam standar telekomunikasi. Bahkan RJ-11 bisa dimasukkan ke port RJ-45. Untuk keperluan ini, sudah seharusnya jadi 1 pair di tengah (biasanya biru - biru putih)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;6. Pin 7 &amp;amp; 8, biasanya digunakan untuk teknologi Power over Ethernet (PoE), yaitu untuk meningkatkan power pada perangkat VOIP, wireless LAN access point, webcam, ethernet hub, komputer, dan perangkat lain yang tidak memungkinkan untuk memberikan suplai power secara terpisah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Dalam hal ini tentunya pin 7 &amp;amp; 8 harus merupakan 1 pair (biasanya putih coklat - coklat).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);"&gt;Jadi kesimpulannya, susunan warna lain diperbolehkan, asal tiap pair tetap dibedakan penempatan berdasarkan fungsinya agar mendukung penggunaan hardware selain PC dalam jaringan. Ingat, internet tidak hanya berisi PC.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;By:renny putri winarsih&lt;br /&gt;class:DUA TeKaJe&lt;br /&gt;No.Abs:32&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Topologi jaringan&lt;/b&gt; adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer"&gt;jaringan&lt;/a&gt;, yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Node&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;node&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Link"&gt;link&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Station&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;station&lt;/a&gt;. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 5 kategori utama seperti di bawah ini.&lt;span lang="id-ID"&gt;Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NetworkTopologies.png"&gt;&lt;img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/96/NetworkTopologies.png/180px-NetworkTopologies.png" name="graphics17" alt="Berbagai topologi jaringan" align="bottom" border="0" height="104" width="185" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NetworkTopologies.png"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" name="graphics18" align="bottom" border="1" height="11" width="15" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;Berbagai topologi jaringan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan &lt;em&gt;resource&lt;/em&gt; dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h1 style="text-align: left;" class="western"&gt;Topologi bintang&lt;/h1&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;Topologi bintang&lt;/b&gt; merupakan bentuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan"&gt;topologi jaringan&lt;/a&gt; yang berupa konvergensi dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Node&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;node&lt;/a&gt; tengah ke setiap &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Node&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;node&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengguna&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;pengguna&lt;/a&gt;. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: left;"&gt; Kelebihan&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Kerusakan pada satu saluran hanya  akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Station&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;station&lt;/a&gt;  yang terpaut.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tingkat keamanan termasuk tinggi.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tahan terhadap lalu lintas  jaringan yang sibuk.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Penambahan dan pengurangan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Station&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;station&lt;/a&gt;  dapat dilakukan dengan mudah.   &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;Kekurangan&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan  akan terhenti.   &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h2 style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Topologi Bintang&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/ra_flas/star.jpg" name="graphics23" alt="star topologi" align="bottom" border="0" height="122" width="134" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambar topologi star &lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Topologi cincin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan"&gt;Topologi  cincin adalah topologi jaringan&lt;/a&gt; dimana setiap titik terkoneksi  ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin.  Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu  titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini  dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah  jarum jam secara bersamaan. jaringan berdasarkan bentukny :&lt;/p&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Topology_bintang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;topology  bintang&lt;/a&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topology_bus"&gt;topology  bus&lt;/a&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Topology_cincin&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;topology  cincin&lt;/a&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Topology_mesh&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;topology  mesh&lt;/a&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Topology_pohon&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;topology  pohon&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:NetworkTopology-Ring.png"&gt;&lt;img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/db/NetworkTopology-Ring.png/180px-NetworkTopology-Ring.png" name="graphics19" alt="Gambar menunjukkan diagram jaringan cincin" align="bottom" border="0" height="167" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2.&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Topologi Cincin&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Topologi cincin atay yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/ra_flas/ring.jpg" name="graphics21" alt="ring topologi" align="bottom" border="0" height="106" width="89" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambar &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ring topology&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Adapun kelebihan dari topologi ini adalah kabel yang digunakan bisa lebih dihemat. Tetapi kekurangan dari topologi ini adalah pengembangan jaringan akan menjadi susah karena setiap komputer akan saling terhubung.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li value="1"&gt;&lt;h1 class="western"&gt;Topologi bus&lt;/h1&gt;  &lt;p&gt;Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan  sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk  memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang  menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan  dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.  Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama  menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang  mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke  dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang  masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini  seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu  mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang  berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian  data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.  Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri  atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan  terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana  dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan  trafik seluruh jaringan.&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau  penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa  mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila  terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan  akan mengalami gangguan.   &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Topologi Bus&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/ra_flas/bus.jpg" name="graphics20" alt="bus topologi" align="bottom" border="0" height="80" width="190" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;a name="more-118"&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambar topologi bus&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( &lt;em&gt;fiber optic) &lt;/em&gt;akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;h1 class="western"&gt;Topologi mesh&lt;/h1&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral  secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk  jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah  sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya  jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang  ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.   &lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt; Topologi pohon&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" lang="id-ID"&gt;Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah dig ambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.95cm; text-indent: -0.64cm; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Topologi Token Ring&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi pembuatannya lebih di sempurnakan. Bisa di lihat dari perbedaan gambar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/ra_flas/tokenring.jpg" name="graphics22" alt="token ring topologi" align="bottom" border="0" height="97" width="137" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambar topologi token ring&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Didalam gambar jelas terlihat bagaimana pada token ring kable penghubung di buat menjadi lingkaran terlebih dahulu dan nantinya akan di buatkan terminal-terminal untuk masing-masing komputer dan perangkat lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" lang="id-ID"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendevelop Local Area Network (LAN) dibutuhkan suatu perencanaan atau bisa kita kenal sebagai topology. Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.&lt;br /&gt;Topologi ini mengacu dan mengadaptasi kepada keadaan jaringan yang ada di-lapangan (memungkinkan atau tidaknya digunakan salah satu topologi). Tapi keseluruhan grand design jaringan (pemilihan alat-alat, aksesoris, aktif / pasif device) dan kebijakan / policy yang akan diaplikasikan setelah selesainya suatu project, akan berdasarkan dari pemilihan bentukan Topologi Jaringan ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Topologi Pohon&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/ra_flas/tree.jpg" name="graphics24" alt="tree topologi" align="bottom" border="0" height="82" width="125" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambar topogi pohon (tree)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.32cm; text-align: left;"&gt;Sampai disini sedikit pemaran saya pada artikel kali ini dan akan saya lanjutkan pada artikel selanjutnya dengan cara membangun jariangan yang bagus, dan cara penanggulangnan masalah pada jaringan.&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;(fle/lit)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macam-macam topologi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Topologi BUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan :&lt;br /&gt;- Hemat kabel&lt;br /&gt;- Layout kabel sederhana&lt;br /&gt;- Mudah dikembangkan&lt;br /&gt;Kerugian :&lt;br /&gt;- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil&lt;br /&gt;- Kepadatan lalu lintas&lt;br /&gt;- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.&lt;br /&gt;- Diperlukan repeater untuk jarak jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Topologi TokenRING&lt;br /&gt;Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan :&lt;br /&gt;- Hemat Kabel&lt;br /&gt;Kerugian :&lt;br /&gt;- Peka kesalahan&lt;br /&gt;- Pengembangan jaringan lebih kaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Topologi STAR&lt;br /&gt;Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan :&lt;br /&gt;• Paling fleksibel&lt;br /&gt;• Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain&lt;br /&gt;• Kontrol terpusat&lt;br /&gt;• Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan&lt;br /&gt;• Kemudahaan pengelolaan jaringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerugian&lt;br /&gt;• Boros kabel&lt;br /&gt;• Perlu penanganan khusus&lt;br /&gt;• Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: right; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;By:RENNY PUTRI WINARSIH&lt;br /&gt;Class:Dua TeKaJe&lt;br /&gt;No.Abs:32&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-weight: bold;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-3168581723798110125?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/3168581723798110125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=3168581723798110125' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3168581723798110125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/3168581723798110125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/pengkabelan-jaringan-and-topologi.html' title='Pengkabelan Jaringan andTopologi Jaringan by: ReNnY PuTri .W'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-4034239695532796677</id><published>2008-08-07T03:28:00.002+07:00</published><updated>2008-08-07T03:37:50.493+07:00</updated><title type='text'>Pengkabelan Jaringan (M.Zakaria 22/2.tkj)</title><content type='html'>Dalam dunia networking, dikenal beberapa jenis kabel yang sering digunakan. Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel. Ada dua jenis kabel yang dikenal secara umum, yaitu twisted pair (UTP unshielded twisted pair dan STP shielded twisted pair) dan coaxial cable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLDby8YzI/AAAAAAAAARc/AffXa-QSeU8/s1600-h/pengkabelan-1.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLDby8YzI/AAAAAAAAARc/AffXa-QSeU8/s400/pengkabelan-1.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231506070773195570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemberian kategori 1/2/3/4/5/6 merupakan kategori spesifikasi untuk masing-masing kabel tembaga dan juga untuk jack. Masing-masing merupakan seri revisi atas kualitas kabel, kualitas pembungkusan kabel (isolator) dan juga untuk kualitas “belitan” (twist) masing-masing pasang kabel. Selain itu juga untuk menentukan besaran frekuensi yang bisa lewat pada sarana kabel tersebut, dan juga kualitas isolator sehingga bisa mengurangi efek induksi antar kabel (noise bisa ditekan sedemikian rupa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk coaxial cable, dikenal dua jenis, yaitu thick coaxial cable (diameter lumayan besar) dan thin coaxial cable (diameter lebih kecil).&lt;br /&gt;Thick coaxial cable (Kabel Coaxial “gemuk”) dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning; kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet, atau bahkan cuman disebut sebagai yellow cable.&lt;br /&gt;Thin coaxial cable (Kabel Coaxial “Kurus”), banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Twisted Pair&lt;br /&gt;Pengkabelan Twisted Pair menggunakan sebuah modul Rregistered Jack (RJ) yang disebut RJ-45. Hal yang perlu dipahami adalah untuk memastikan bahwa, kita menghubungkan warna yang tepat pada pin RJ-45 yang tepat. Dan RJ-45 dengan arah menghadap kedepan. Terdapat beberapa konsensus yang mengatur urutan pemasangan kabel, yaitu : 568A, 568B atau 258A. Semuanya merupakan konsensus yang menjelaskan, kabel mana harus pergi ke pin yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLDnAZa3I/AAAAAAAAARk/cMqMZjpVyLk/s1600-h/pengkabelan-2.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLDnAZa3I/AAAAAAAAARk/cMqMZjpVyLk/s400/pengkabelan-2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231506073782414194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kalau kita mau pasang kabel dengan urutannya terserah kita, tidak ada yang melarang. Cuman tentu akan menyulitkan kita sendiri pada saat terdapat kesalahan pada koneksi atau jika suatu saat jaringan memerlukan perawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EIA/TIA 568A&lt;br /&gt;Seperti terlihat pada gambar, urutan dari pin 1 - 8 adalah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLD35ZnkI/AAAAAAAAARs/49-o2S4Bqvs/s1600-h/pengkabelan-3.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLD35ZnkI/AAAAAAAAARs/49-o2S4Bqvs/s400/pengkabelan-3.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231506078316469826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar ini juga sesuai dengan standar Northern Telecom pada ISDN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EIA/TIA 568B&lt;br /&gt;Seperti terlihat pada gambar, urutan dari pin 1 - 8 adalah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLD3UwqLI/AAAAAAAAAR0/p8ACeLS_Afs/s1600-h/pengkabelan-4.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLD3UwqLI/AAAAAAAAAR0/p8ACeLS_Afs/s400/pengkabelan-4.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231506078162790578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk penggunaan koneksi komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda seperti PC ke hub/router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama seperti PC ke PC atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan hub ke hub.&lt;br /&gt;Untuk pemasangan Kabel Straight yakni pada kedua ujung kabel menggunakan salah satu jenis dari konsensus pemasangan yang ada, bisa 568A saja atau 568B saja.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk Crossover Cabel yakni jika salah satu ujung menggunakan 568A maka ujung yang lainnya menggunakan 568B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLEIInGnI/AAAAAAAAAR8/i99vPBTPqFY/s1600-h/pengkabelan-5.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLEIInGnI/AAAAAAAAAR8/i99vPBTPqFY/s400/pengkabelan-5.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231506082675235442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-4034239695532796677?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/4034239695532796677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=4034239695532796677' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4034239695532796677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4034239695532796677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/pengkabelan-jaringan-mzakaria-222tkj.html' title='Pengkabelan Jaringan (M.Zakaria 22/2.tkj)'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJoLDby8YzI/AAAAAAAAARc/AffXa-QSeU8/s72-c/pengkabelan-1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-5564480870002642335</id><published>2008-08-07T03:18:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T19:33:10.295+07:00</updated><title type='text'>Macam2 Topologi Jaringan (M.Zakaria 22/2.TKJ)</title><content type='html'>Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Topologi Bus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3b8vuohI/AAAAAAAAAOE/Q-KhAsEfYFU/s1600-h/bus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3b8vuohI/AAAAAAAAAOE/Q-KhAsEfYFU/s320/bus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213962684402147858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topologi bus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Topologi Cincin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi cincin atay yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3cKsVoCI/AAAAAAAAAOM/9Eiu9KnR__E/s1600-h/ring.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3cKsVoCI/AAAAAAAAAOM/9Eiu9KnR__E/s320/ring.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213962688146022434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar ring topology&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kelebihan dari topologi ini adalah kabel yang digunakan bisa lebih dihemat. Tetapi kekurangan dari topologi ini adalah pengembangan jaringan akan menjadi susah karena setiap komputer akan saling terhubung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Topologi Token Ring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi pembuatannya lebih di sempurnakan. Bisa di lihat dari perbedaan gambar.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3cXuwYkI/AAAAAAAAAOc/FLi7IBAN1hU/s1600-h/tokenring.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3cXuwYkI/AAAAAAAAAOc/FLi7IBAN1hU/s320/tokenring.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213962691645825602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topologi token ring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam gambar jelas terlihat bagaimana pada token ring kable penghubung di buat menjadi lingkaran terlebih dahulu dan nantinya akan di buatkan terminal-terminal untuk masing-masing komputer dan perangkat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Topologi Bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3cTONz7I/AAAAAAAAAOU/yWubayW7PII/s1600-h/star.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3cTONz7I/AAAAAAAAAOU/yWubayW7PII/s320/star.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213962690435600306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topologi star &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Topologi Pohon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3dFi4bWI/AAAAAAAAAOk/RotryB1RHd0/s1600-h/tree.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3dFi4bWI/AAAAAAAAAOk/RotryB1RHd0/s320/tree.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213962703944052066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar topogi pohon (tree)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai disini sedikit pemaran saya pada artikel kali ini dan akan saya lanjutkan pada artikel selanjutnya dengan cara membangun jariangan yang bagus, dan cara penanggulangnan masalah pada jaringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-5564480870002642335?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/5564480870002642335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=5564480870002642335' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5564480870002642335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5564480870002642335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/macam2-topologi-jaringan-mzakaria.html' title='Macam2 Topologi Jaringan (M.Zakaria 22/2.TKJ)'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mlLj4f7xy0Y/SFu3b8vuohI/AAAAAAAAAOE/Q-KhAsEfYFU/s72-c/bus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-788914370462744078</id><published>2008-08-06T18:21:00.001+07:00</published><updated>2008-08-06T18:23:13.430+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><title type='text'>Ilmu Pengetahuan</title><content type='html'>Penyakit Parkinson dan Teh Hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan terbaru tentang khasiat teh hijau, telah membuka harapan baru bagi para penderita penyakit Parkinson di dunia, dalam upaya mencegah penurunan kondisi fungsi syaraf atau neuro-degenerative akibat penyakit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polyphenols, anti oksidan, yang terkandung dalam teh hijau ternyata mampu mencegah kerusakan sel-sel syaraf pada otak, yang berperan penting dalam pembentukan dopamine-zat kimia yang bertanggung jawab dalam mengirimkan pesan dari otak dalam mengkoordinasikan gerakan anggota tubuh (seperti berjalan, makan atau berbicara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti menggunakan campuran polyphenols yang terdapat dalam daun teh hijau dalam melakukan penelitian ini, yaitu 50% epigalocatechin gallate (EGCG), 22% epigalocatechin (EGC), 18% epicatechin gallate (ECG) dan 10% epicatechin (EC). Campuran anti oksidan tersebut ternyata mampu melawan zat-zat kimia perusak sel seperti neurotoxin 6-hydroxydopamine (6-OHDA), reactive oxygen species (ROS) dan nitric oxide (NO).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian seperti dikutip dari easier.com.&lt;br /&gt;Teh Hijau Dapat Mengurangi Resiko Terkena Kanker Prostat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekelompok ilmuan Jepang mengemukakan bahwa meminum teh hijau sekurangnya lima cangkir dalam sehari dapat mengurangi resiko tumbuhnya sel kanker prostat, seperti dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology tanggal 20 Desember yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kaum laki-laki yang rutin meminum teh hijau sekurangnya lima cangkir sehari memiliki resiko 50% lebih rendah terkena kanker prostat daripada mereka yang hanya meminum kurang dari satu cangkir sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti tersebut menjelaskan bahwa “Catechin”, salah satu zat kimia yang terkandung dalam teh hijau, berperan aktif dalam menurunkan resiko terkena kanker prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya mengapa jumlah penderita kanker prostat pada kaum laki-laki di benua Asia jauh lebih rendah dibandingkan dengan kaum laki-laki dari dunia barat, dihubungkan dengan tingginya jumlah konsumsi teh hijau.&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-788914370462744078?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/788914370462744078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=788914370462744078' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/788914370462744078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/788914370462744078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/ilmu-pengetahuan.html' title='Ilmu Pengetahuan'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-6488561405948284743</id><published>2008-08-06T17:53:00.002+07:00</published><updated>2008-08-06T18:04:05.324+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cuap2'/><title type='text'>The_wHiE</title><content type='html'>Aiii tmand2 sebangsa dan setanah air. . .&lt;br /&gt;udah kenal khan m SMKN 3 BUDURAN????&lt;br /&gt;paztinya donk. . . nih sedikit soal sekolah qw. . .&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;sekolah ini dulunya bernama STM PERKAPALAN. . . tapi karena OToDA diganti jadi SMKN 3BUDURAN dech. . . tau g tempatnya???&lt;br /&gt;masak sih g tau. . . Gampang koq, alamatnya Jl.Jenggolo no 1c Buduran Sidoarjo. . . itu tuh deketnya SMANISDA. . . belakangnya SMKN 1 Buduran alias SMKK. . .&lt;br /&gt;SMKN 3 BUDURAN nih ada banyak pilihan jurusan lho. . . ada 10 jurusan. . . keren khan??? ada&lt;br /&gt;1. TLK alias Tekhnologi Las Kapal&lt;br /&gt;2. KKB alias Konstruksi Kapal Baja&lt;br /&gt;3. MO alias Mekanik Otomotif&lt;br /&gt;4. MPK alias Mesin Perkakas Kapal&lt;br /&gt;5. PT alias Pendingin dan Tata Udara&lt;br /&gt;6. IPK alias Instalasi Permesinan Kapal&lt;br /&gt;7. LK alias Listrik Kapal&lt;br /&gt;8. GRB alias Gambar Rancang Bangun&lt;br /&gt;9. IK alias Interior Kapal&lt;br /&gt;10. Tkj alias Teknik Komputer dan Jaringan, ni nih Kelas qw. . . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N ga kalah seru lagi,,, ada macem2 Extra kurikuler yang menarik lho. . .&lt;br /&gt;pokoknya seru dech. . .&lt;br /&gt;Apalagi sekarang SMKN 3 BUDURAN udah ISO. . .&lt;br /&gt;Standard Internasional boo'. . .&lt;br /&gt;seru khan???&lt;br /&gt;Jebolan dari SMK 3 Buduran ini juga banyak banget yang keserap industri. . .&lt;br /&gt;pokoknya hebat dech. . . &lt;br /&gt;eh dah dulu yaw. . . &lt;br /&gt;kapan2 qw lanjutin lagi. . .&lt;br /&gt;dha. . .dha. . .&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-6488561405948284743?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/6488561405948284743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=6488561405948284743' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/6488561405948284743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/6488561405948284743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/thewhie.html' title='The_wHiE'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-8311938462228185468</id><published>2008-08-05T09:29:00.002+07:00</published><updated>2008-08-05T09:36:12.840+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>firman saputra,kls 2tkj,no.14</title><content type='html'>Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;1. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Bus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topologi bus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;2. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Cincin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi cincin atay yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar ring topology&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kelebihan dari topologi ini adalah kabel yang digunakan bisa lebih dihemat. Tetapi kekurangan dari topologi ini adalah pengembangan jaringan akan menjadi susah karena setiap komputer akan saling terhubung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;3. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Token Ring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi pembuatannya lebih di sempurnakan. Bisa di lihat dari perbedaan gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topologi token ring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam gambar jelas terlihat bagaimana pada token ring kable penghubung di buat menjadi lingkaran terlebih dahulu dan nantinya akan di buatkan terminal-terminal untuk masing-masing komputer dan perangkat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;4. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topologi star &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;5. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Pohon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt; &lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topogi pohon (tree)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai disini sedikit pemaran saya pada artikel kali ini dan akan saya lanjutkan pada artikel selanjutnya dengan cara membangun jariangan yang bagus, dan cara penanggulangnan masalah pada jaringan. (fle/lit)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-8311938462228185468?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/8311938462228185468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=8311938462228185468' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/8311938462228185468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/8311938462228185468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/firman-saputrakls-2tkjno14_05.html' title='firman saputra,kls 2tkj,no.14'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-4228249897559756734</id><published>2008-08-05T09:29:00.001+07:00</published><updated>2008-08-05T09:30:43.679+07:00</updated><title type='text'>firman saputra,kls 2tkj,no.14</title><content type='html'>Topologi jaringan adalah bagian yang menjelaskan hubungan antar komputer yang di bangun berdasarkan kegunaan, keterbatasan resource dan keterbatasan biaya, berarti topologi-topologi jaringan yang ada bisa disesuaikan dengan keadaan di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi jaringan ada beberapa bentuk sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;1. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Bus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topologi bus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;2. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Cincin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi cincin atay yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar ring topology&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kelebihan dari topologi ini adalah kabel yang digunakan bisa lebih dihemat. Tetapi kekurangan dari topologi ini adalah pengembangan jaringan akan menjadi susah karena setiap komputer akan saling terhubung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;3. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Token Ring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi ini hampir sama dengan topologi ring akan tetapi pembuatannya lebih di sempurnakan. Bisa di lihat dari perbedaan gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topologi token ring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam gambar jelas terlihat bagaimana pada token ring kable penghubung di buat menjadi lingkaran terlebih dahulu dan nantinya akan di buatkan terminal-terminal untuk masing-masing komputer dan perangkat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;4. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topologi star &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;5. &lt;!--[endif]--&gt;Topologi Pohon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt; &lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar topogi pohon (tree)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai disini sedikit pemaran saya pada artikel kali ini dan akan saya lanjutkan pada artikel selanjutnya dengan cara membangun jariangan yang bagus, dan cara penanggulangnan masalah pada jaringan. (fle/lit)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-4228249897559756734?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/4228249897559756734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=4228249897559756734' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4228249897559756734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4228249897559756734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/firman-saputrakls-2tkjno14.html' title='firman saputra,kls 2tkj,no.14'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-2439021574004573425</id><published>2008-08-05T09:28:00.001+07:00</published><updated>2008-08-05T09:30:14.397+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Rachmad Adeputra No:28</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub (jauh lebih murah daripada router ). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto RJ - 45 yang masih baru, belum di gencet pake tang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bahas dulu yang tipe straight&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan - lihat Gambar 4) : 2 oranye - 1 hijau - 2 biru - 1 hijau - 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kiri urutan korespondensi buat tipe straight, yang kanan yang cross&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAN TESTER - alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;urutan pin standar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;urutan pin TIDAK standar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe Cross&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:&lt;br /&gt;oranye muda&lt;br /&gt;oranye tua&lt;br /&gt;hijau muda&lt;br /&gt;biru muda&lt;br /&gt;biru tua&lt;br /&gt;hijau tua&lt;br /&gt;coklat muda&lt;br /&gt;coklat tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:&lt;br /&gt;hijau muda&lt;br /&gt;hijau tua&lt;br /&gt;orange muda&lt;br /&gt;biru muda&lt;br /&gt;biru tua&lt;br /&gt;orange tua&lt;br /&gt;coklat muda&lt;br /&gt;coklat tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. Semoga Anda tidak melakukan hal sama seperti penulis dulu.Demikian tulisan mengenai cara membuat sambungan kabel UTP untuk jaringan komputer. Semoga berguna bagi Anda semua. Terima kasih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-2439021574004573425?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/2439021574004573425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=2439021574004573425' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/2439021574004573425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/2439021574004573425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/rachmad-adeputra-no28.html' title='Rachmad Adeputra No:28'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-8381844876266927163</id><published>2008-08-05T09:12:00.003+07:00</published><updated>2008-08-05T09:17:39.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Tanzil Alfian Haq no.34</title><content type='html'>PengkaAbelan UTP | Straigh, CrossAA&lt;br /&gt;Posted by Drajat AG&lt;br /&gt;Sekalian sedang cari materi untuk tugas Mata Kuliah Komputer dan Masyarakat yang bertema Jaringan Komputer, sedikit saya akan mendokumentasikan beberapa resource yang saya temukan dalam posting ini tentang pengkabelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada penulis dan pemilik artikel yang saya dokumentasikan disini, saya memohon izinnya untuk mem-postingnya di blog saya sebagai dokumentasi, apabila memang tidak diperkanankan untuk saya mengdokumentasikannya secara online melalui blog ini segera kirimkan email anda ke filianitaajiwinasti@gmail.com atau melalui offline messenger di dj_ngayojo@yahoo.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Asli Artikel ini adalah Belajar sendiri pasang kabel UTP untuk jaringan yang saya ambil dari blog dedenthea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub (jauh lebih murah daripada router ). To the point! Apa sih kabel UTP itu? Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden - made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bahas dulu yang tipe straight&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan - lihat Gambar 4) : 2 oranye - 1 hijau - 2 biru - 1 hijau - 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; LAN TESTER - alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tipe Cross&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. oranye muda &lt;br /&gt;2. oranye tua &lt;br /&gt;3. hijau muda &lt;br /&gt;4. biru muda &lt;br /&gt;5. biru tua &lt;br /&gt;6. hijau tua &lt;br /&gt;7. coklat muda &lt;br /&gt;8. coklat tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:&lt;br /&gt;1. hijau muda &lt;br /&gt;2. hijau tua &lt;br /&gt;3. orange muda &lt;br /&gt;4. biru muda &lt;br /&gt;5. biru tua &lt;br /&gt;6. orange tua &lt;br /&gt;7. coklat muda &lt;br /&gt;8. coklat tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. Semoga Anda tidak melakukan hal sama seperti penulis dulu.Demikian tulisan mengenai cara membuat sambungan kabel UTP untuk jaringan komputer. Semoga berguna bagi Anda semua. Terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-8381844876266927163?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/8381844876266927163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=8381844876266927163' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/8381844876266927163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/8381844876266927163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/tanzil-alfian-haq-no34.html' title='Tanzil Alfian Haq no.34'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-8943102554094666129</id><published>2008-08-04T16:27:00.007+07:00</published><updated>2008-12-11T19:33:11.097+07:00</updated><title type='text'>Tipe Pengkabelan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;oleh : Alda Blanov Pakpahan  (04)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk&lt;br /&gt;mengaplikasikan Windows, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Thin Ethernet (Thinnet)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah&lt;br /&gt;dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang&lt;br /&gt;kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Thick Ethernet (Thicknet)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan&lt;br /&gt;lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini&lt;br /&gt;lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet&lt;br /&gt;digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor&lt;br /&gt;yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang&lt;br /&gt;kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.&lt;br&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbNCR1l8QI/AAAAAAAAAQ0/qi8BTCZpXf4/s1600-h/Clipboard01.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbNCR1l8QI/AAAAAAAAAQ0/qi8BTCZpXf4/s400/Clipboard01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230593456269029634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Twisted Pair Ethernet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shielded adalah jenis&lt;br /&gt;kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung&lt;br /&gt;pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.&lt;br /&gt;Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC&lt;br /&gt;memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal&lt;br /&gt;(reliable) dibandingkan dengan thin coax karenaHUB mempunyai kemampuan data error correction&lt;br /&gt;dan meningkatkan kecepatan transmisi.&lt;br /&gt;Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling&lt;br /&gt;reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada&lt;br /&gt;10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed.&lt;br /&gt;Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed&lt;br /&gt;digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB. Panjang kabel maksimum kabel Twisted-Pair&lt;br /&gt;adalah 100 m.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbNp8PC4jI/AAAAAAAAAQ8/CQWAW_neEQI/s1600-h/stp.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbNp8PC4jI/AAAAAAAAAQ8/CQWAW_neEQI/s400/stp.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230594137664971314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbO4v8x_GI/AAAAAAAAARM/41VxB8a30c4/s1600-h/utp.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbO4v8x_GI/AAAAAAAAARM/41VxB8a30c4/s400/utp.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230595491576806498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;gambar utp dan stp &lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;4. Fiber Optic&lt;br /&gt;Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan&lt;br /&gt;proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi&lt;br /&gt;kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari&lt;br /&gt;100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbPW7RhfUI/AAAAAAAAARU/kD5u9ij_tUM/s1600-h/dgs.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbPW7RhfUI/AAAAAAAAARU/kD5u9ij_tUM/s400/dgs.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230596010012671298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;gambar fiber optik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-8943102554094666129?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/8943102554094666129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=8943102554094666129' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/8943102554094666129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/8943102554094666129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/tipe-pengkabelan.html' title='Tipe Pengkabelan'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbNCR1l8QI/AAAAAAAAAQ0/qi8BTCZpXf4/s72-c/Clipboard01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-5458195248779500123</id><published>2008-08-04T16:12:00.006+07:00</published><updated>2008-12-11T19:33:11.331+07:00</updated><title type='text'>Mengenal Jaringan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Oleh : M. Roziqin    (20)&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JARINGAN komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya&lt;br /&gt;yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel&lt;br /&gt;atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling&lt;br /&gt;bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama&lt;br /&gt;menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer,&lt;br /&gt;printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan&lt;br /&gt;komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Jenis-Jenis Jaringan Komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu ;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. Local Area Network (LAN)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung&lt;br /&gt;atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan&lt;br /&gt;untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor&lt;br /&gt;suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce,&lt;br /&gt;misalnya printer) dan saling bertukar informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Metropolitan Area Network (MAN)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang&lt;br /&gt;berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.&lt;br /&gt;MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga&lt;br /&gt;sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum.&lt;br /&gt;MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan&lt;br /&gt;televisi kabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Wide Area Network (WAN)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas,&lt;br /&gt;seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesinmesin&lt;br /&gt;yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Internet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat&lt;br /&gt;keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan&lt;br /&gt;sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke&lt;br /&gt;jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang&lt;br /&gt;seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan&lt;br /&gt;sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan&lt;br /&gt;terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya.&lt;br /&gt;Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Jaringan Tanpa Kabel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa&lt;br /&gt;dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin&lt;br /&gt;mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas&lt;br /&gt;mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena&lt;br /&gt;koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan&lt;br /&gt;tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu&lt;br /&gt;memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang&lt;br /&gt;menggunakan kabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ini dia gambarnya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbKqjUffhI/AAAAAAAAAQk/WF-LsOTs3JY/s1600-h/Konfigurasi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbKqjUffhI/AAAAAAAAAQk/WF-LsOTs3JY/s400/Konfigurasi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230590849621917202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbLLtEZxhI/AAAAAAAAAQs/IC63-SO298c/s1600-h/akses.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbLLtEZxhI/AAAAAAAAAQs/IC63-SO298c/s400/akses.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230591419174471186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-5458195248779500123?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/5458195248779500123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=5458195248779500123' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5458195248779500123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5458195248779500123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/mengenal-jaringan.html' title='Mengenal Jaringan'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJbKqjUffhI/AAAAAAAAAQk/WF-LsOTs3JY/s72-c/Konfigurasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-5028391847741219615</id><published>2008-08-03T16:21:00.002+07:00</published><updated>2008-08-03T16:24:02.808+07:00</updated><title type='text'>Jaringan Komputer di Indonesia dan Perangkatnya</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;by : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Alda Blanov P.&lt;/span&gt;   (04)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat kabar, buku, radio dan telelvisi sudah merupakan bagian kehidupan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan bertambah canggihnya teknolgi mikroelektronika, Fax dan komputer akan mengambil porsi yang cukup besar dalam dunia informasi di Indonesia. Lima tahun yang lalu, nomor telepon di perkantoran yang khusus digunakan untuk fax masih sangat langka. &lt;br /&gt;  Saat ini, nomor telepon Fax sudah merupakanhal yang lazim digunakan di perkantoran. Hal ini menunjukkan bahwa informasi memegang peranan dalam beberapa bidang penting seperti bidang usaha, industri dan pendidikan. Kelancaran proses aliih informasi dan pengolahan data akan sangat membanu berkembangnya dunia usaha, industri dan pendidikan untuk banyak hal, proses alih informaaasi dan pengolahan data akan lebih cepat jika berlangsung antar komputer dibandingkan dengan fax. Bukan tidak mungkin, saluran khusus untuk komunikasi antar komputer (lebih dikenal sebagai jaringan komputer) merupakan hal yang lazim di masa mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memungkinkan komunikasi antar komputer, prasarana jaringan komputer yang meliputi wilayah luas perlu dikembangkan. Beberapa alternatif telah dicoba dikembangkan, seperti SKDP (PT Telkom) dan tak lama lagi di beberapa daerah kecil akan beroperasi sistem ISDN (juga dikelola oleh PT Telkom). Alternatif lain yang cukup menarik untuk dikaji adalah jaringan komputer paket radio yang saat ini digunakan oleh tidak kurang dari 2400 orang di seluruh Indonesia, dengan komposisi pengguna : 69% pengguna di perguruan tinngi, 18% pengguna di lembaga pemerintah, 4% pengguna di lembaga pemerintahan, 4% pengguna di lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan 5% pengguna berada di industri/badan kooomersial. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi yang digunakan pada jaringan komputer, merupakan perkembangan teknologi SKDP (PT Telkom). Protokol AX.25 digunakan pada link layer, yang merupakan perkembangan protokol X.25 (SKDP). Diatas protokol AX.25 digunakan protokol/InterNet Protokol) yang memungkinkan integrasi berbagai jenis komputer ke dalam jaringan. Adapun aplikasi utama yang dijalankan dalam jaringan komputer ini adalah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Surat elektronnik.&lt;br /&gt;    * Diskusi / konferensi secara elektronik.&lt;br /&gt;    * Pengiriman berkas / file secara elektronik&lt;br /&gt;    * Akses pada distributed database.&lt;br /&gt;    * Fasilitas talnet untuk kerja pada komputer yang berjauhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang membedakan aplikasi jaringan komputer dengan teknologi lainnya adalah tidak adanya batasan dimensi ruang &amp; waktu. Sebagai contoh, diskusi / seminar / konferensi secara elektronikdapat berlangsung kapan saja, di mana saja bahkan tidak terikat pada batas-batas negara. Globalisasi sangat terasa dengan adanya jaringan komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan ini akan dibahas secara garis besar beberapa alternatif perangkat keras yang dapat digunakan di PaguyubaNet. Usaha-usaha yang tengah kami lakukan untuk membuat prototipe sederhana perangkat ini akan dilaporkan. Prototipe perangkat keras yang akan dikembangkan sangat sederhana sehingga mudah diadopsi oleh industri elektronika di Indonesia dan bahkan sebetulnya para hobby elektronnika dapat merakit sendiri dengan mudah. Akhirnya, pemikiran tentang standarisasi arsitektur jaringan akan diketengahkan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tabel 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tiga alternatif konfigurasi perangkat keras untuk mengkaitkan komputer mikro ke jaringan komputer wilayah luas menggunakan radio &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komputer mikro  terminal node controller radio  &lt;br /&gt;komputer mikro  medan kecepatan tinggi  radio  &lt;br /&gt;komputer mikro&lt;br /&gt;I/O card  modem kecepatan tinggi  radio  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif perangkat keras untuk bergabung dalam PaguyubaNet secara umum dapat dibagi dalam tiga pilihan seperti tampak pada Tabel  2. Perbedaan utama alternatif satu dangan yang lain adalah pada perangkat keras perantara komputer mikro dengan radio. Tiap alternatif mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.  &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pilihan pertama adalah konfigurasi yang umum digunakan oleh stasiun PaguyubaNet di Indonesia. Alternatif ini terdiri atas kombinasi komputer mikro-Terminal Node Controller ( TNC)-radio. Perangkat TNC yang digunakan umumnya dibeli dari luar negeri. Prosesor mikro dalam TNC menjalankan program yang mengatur tata cara komunikasi antar dua komputer dalam jaringan. Tata cara ini dikenal dengan sebutan AX.25. Selain prosesor mikro dalam TNC, terdapat rangkaian modem untuk memungkinkan pengiriman data menggunakan radio. TNC sudah dapat kita buat sendiri di ITB dengan biaya setengah dari harga jual TNC buatan luar negeri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan konfigurasi 1 memungkinkan pengkaitan bermacam-macam jenis komputer mikro dalam jaringan PaguyibaNet melalui perangkat TNC. Perangkat lunak yang digunakan dikenal sebagai Network Operating System (NOS) yang memungkinkan menjalankan TCP/IP sehingga bisa mengkaitkan network menggunakan radio dengan sistem jaringan lainnya. Perangkat NOS dapat diperoleh secara cuma-cuma dari kami di Computer Network Research Group, IUC Micro-electronics ITB. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, jenis komppputer mikro yang umum digunakan di Indonesia adalah PC kompatibel. Melihat keseragaman jenis komputer mikro, maka rpogram AX.25 yang dijalankan dalam TNC sebetulnya dapat kita pindahkan ke komputer mikro. Cukup dengan menambahkan "medem berkecepatan rendah" (1200 bit per detik), komputer mikro dapat disambungkan ke PaguyubaNet seperti tampak pada alternatif 2. Modem kecepatan rendah ini sangat sederhana dan mudah dirakit oleh industri kecil elektronika bahkan oleh para hobby elektronika. Rangkaian untuk modem sederhana 1200bps sudah cukup luas dipublikasikan di Indonesia, seperti majalah InfoKomputer dan majalah Elektron. Beberapa industri kecil sudah mulai memproduksi modem ini dengan harga jual sekitar Rp 150.000/modem. Saat ini, modem 1200bps sederhana ini yang menjadi tulang punggung perkembangaan jaringan di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif terakhir (3) adalah konfigurasu stasiun paket radio untuk operasi kecepatan tinggi. Kecepatan modem yang tengah dijajaki adalah 56Kbps minimum (sekitar lima puluh kali lipat kecepatan yang digunakan pada alternatif 1 dan 2). Alternatif ini diperlukan untuk menyambung berbagai jaringan komputer lokal di gedung-gedung yang umumnya berkecepatan tinggi (sekitar 10Mbps). Juga sebagai tulang punggung saluran komunikasi data kecepatan tinggi antar kota. Pembuatan prototipe alternatif 3 tengah dijajaki oleh beberapa staff peneliti di jurusan Teknik Elektro ITB dengan mengadopsi teknologi di PaguyubaNet. Prototipe perangkat yang perlu dikembangkan adalah, card komunikasi khusus pada mikro komputer untuk bekerja pada kecepatan tinggi; Modem kecepatan tinggi; dan perangkat radio khusus yang mampu bekerja pada kecepatan tinggi. Proses perancangan dan perangkat-perangkat ini relatif cukup rumit dibandingkan dengan alternatif-alternatif sebelumnya. Walaupun demikian, kami yakin industri elektronika yang cukup besar seperti PT INTI, PT LEN Industri, PT Elektrindo Nusantara dan PT Elnisa mampu melakukan hal-hal ini dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata cara komunikasi merupakan faktor penting pada pengkaitan jaringan komputer lokal digedung-gedung menggunakan alternatif 3. Pemilihan tata cara komunikasi dilakukan dengan memperhitungkan kompatibilitas dengan cara komnukasi yang umum digunakan. Saat ini, tata cara komunikasi TCP/IP merupakan standar yang digunakan di jaringan-jaringan komputer lokal di gedung-gedung. TCP/IP mulai dikembangkan sekitar sepuluh tahun lalu atas biaya angkatan bersenjata Amerika Serikat. TCP/IP mengatur pengkaitan berbagai komputer dalam jaringan yang terkait wilayah luas tanpa tergantung pada jenis saluran fisik yang digunakan. Keandalan jaringan diawasi secara seksama selama prosees komunikasi berlangsung. Berbagai penggunaan seperti pengiriman surat elektronis dan file antar komputer dapat dilakukan dengan mudah menggunakan TCP/IP. Jelas bahwa proses pengembangan jaringan komputer wilayah luas akan sangat dipermudah dengan mengadopsi tata cara komunikasi standar seperti TCP/IP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TCP/IP saat ini tengah giat dipelajari dan dikembangkan antara lain di Computer Network Research Group, PAU Mikroelektronika ITB. Keterangan cukup lengkap, berupa buku dan file di disket komputer, source code perangkat TCP/IP dapat diperoleh secara non-komersial dari lembaga di atas. Perangkat lunak beserta source code (file program) TCP/IP untuk komputer mikro dapat diperoleh secara non-komersial untuk penggunaan di dunia pendidikan dan amatir radio. Pengambangan perangkat lunak ini tengah dilakukan di lembaga di atas untuk membuka kemungkinan pengkaitan jaringan komputer lokal di berbagai gedung perkantoran menggunakan radio.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-5028391847741219615?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/5028391847741219615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=5028391847741219615' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5028391847741219615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5028391847741219615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/jaringan-komputer-di-indonesia-dan_03.html' title='Jaringan Komputer di Indonesia dan Perangkatnya'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-42272730042040527</id><published>2008-08-03T16:21:00.000+07:00</published><updated>2008-08-03T16:22:27.194+07:00</updated><title type='text'>Jaringan Komputer di Indonesia dan Perangkatnya</title><content type='html'>Surat kabar, buku, radio dan telelvisi sudah merupakan bagian kehidupan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan bertambah canggihnya teknolgi mikroelektronika, Fax dan komputer akan mengambil porsi yang cukup besar dalam dunia informasi di Indonesia. Lima tahun yang lalu, nomor telepon di perkantoran yang khusus digunakan untuk fax masih sangat langka. &lt;br /&gt;  Saat ini, nomor telepon Fax sudah merupakanhal yang lazim digunakan di perkantoran. Hal ini menunjukkan bahwa informasi memegang peranan dalam beberapa bidang penting seperti bidang usaha, industri dan pendidikan. Kelancaran proses aliih informasi dan pengolahan data akan sangat membanu berkembangnya dunia usaha, industri dan pendidikan untuk banyak hal, proses alih informaaasi dan pengolahan data akan lebih cepat jika berlangsung antar komputer dibandingkan dengan fax. Bukan tidak mungkin, saluran khusus untuk komunikasi antar komputer (lebih dikenal sebagai jaringan komputer) merupakan hal yang lazim di masa mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memungkinkan komunikasi antar komputer, prasarana jaringan komputer yang meliputi wilayah luas perlu dikembangkan. Beberapa alternatif telah dicoba dikembangkan, seperti SKDP (PT Telkom) dan tak lama lagi di beberapa daerah kecil akan beroperasi sistem ISDN (juga dikelola oleh PT Telkom). Alternatif lain yang cukup menarik untuk dikaji adalah jaringan komputer paket radio yang saat ini digunakan oleh tidak kurang dari 2400 orang di seluruh Indonesia, dengan komposisi pengguna : 69% pengguna di perguruan tinngi, 18% pengguna di lembaga pemerintah, 4% pengguna di lembaga pemerintahan, 4% pengguna di lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan 5% pengguna berada di industri/badan kooomersial. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi yang digunakan pada jaringan komputer, merupakan perkembangan teknologi SKDP (PT Telkom). Protokol AX.25 digunakan pada link layer, yang merupakan perkembangan protokol X.25 (SKDP). Diatas protokol AX.25 digunakan protokol/InterNet Protokol) yang memungkinkan integrasi berbagai jenis komputer ke dalam jaringan. Adapun aplikasi utama yang dijalankan dalam jaringan komputer ini adalah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Surat elektronnik.&lt;br /&gt;    * Diskusi / konferensi secara elektronik.&lt;br /&gt;    * Pengiriman berkas / file secara elektronik&lt;br /&gt;    * Akses pada distributed database.&lt;br /&gt;    * Fasilitas talnet untuk kerja pada komputer yang berjauhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang membedakan aplikasi jaringan komputer dengan teknologi lainnya adalah tidak adanya batasan dimensi ruang &amp; waktu. Sebagai contoh, diskusi / seminar / konferensi secara elektronikdapat berlangsung kapan saja, di mana saja bahkan tidak terikat pada batas-batas negara. Globalisasi sangat terasa dengan adanya jaringan komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan ini akan dibahas secara garis besar beberapa alternatif perangkat keras yang dapat digunakan di PaguyubaNet. Usaha-usaha yang tengah kami lakukan untuk membuat prototipe sederhana perangkat ini akan dilaporkan. Prototipe perangkat keras yang akan dikembangkan sangat sederhana sehingga mudah diadopsi oleh industri elektronika di Indonesia dan bahkan sebetulnya para hobby elektronnika dapat merakit sendiri dengan mudah. Akhirnya, pemikiran tentang standarisasi arsitektur jaringan akan diketengahkan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tabel 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tiga alternatif konfigurasi perangkat keras untuk mengkaitkan komputer mikro ke jaringan komputer wilayah luas menggunakan radio &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komputer mikro  terminal node controller radio  &lt;br /&gt;komputer mikro  medan kecepatan tinggi  radio  &lt;br /&gt;komputer mikro&lt;br /&gt;I/O card  modem kecepatan tinggi  radio  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif perangkat keras untuk bergabung dalam PaguyubaNet secara umum dapat dibagi dalam tiga pilihan seperti tampak pada Tabel  2. Perbedaan utama alternatif satu dangan yang lain adalah pada perangkat keras perantara komputer mikro dengan radio. Tiap alternatif mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.  &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pilihan pertama adalah konfigurasi yang umum digunakan oleh stasiun PaguyubaNet di Indonesia. Alternatif ini terdiri atas kombinasi komputer mikro-Terminal Node Controller ( TNC)-radio. Perangkat TNC yang digunakan umumnya dibeli dari luar negeri. Prosesor mikro dalam TNC menjalankan program yang mengatur tata cara komunikasi antar dua komputer dalam jaringan. Tata cara ini dikenal dengan sebutan AX.25. Selain prosesor mikro dalam TNC, terdapat rangkaian modem untuk memungkinkan pengiriman data menggunakan radio. TNC sudah dapat kita buat sendiri di ITB dengan biaya setengah dari harga jual TNC buatan luar negeri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan konfigurasi 1 memungkinkan pengkaitan bermacam-macam jenis komputer mikro dalam jaringan PaguyibaNet melalui perangkat TNC. Perangkat lunak yang digunakan dikenal sebagai Network Operating System (NOS) yang memungkinkan menjalankan TCP/IP sehingga bisa mengkaitkan network menggunakan radio dengan sistem jaringan lainnya. Perangkat NOS dapat diperoleh secara cuma-cuma dari kami di Computer Network Research Group, IUC Micro-electronics ITB. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, jenis komppputer mikro yang umum digunakan di Indonesia adalah PC kompatibel. Melihat keseragaman jenis komputer mikro, maka rpogram AX.25 yang dijalankan dalam TNC sebetulnya dapat kita pindahkan ke komputer mikro. Cukup dengan menambahkan "medem berkecepatan rendah" (1200 bit per detik), komputer mikro dapat disambungkan ke PaguyubaNet seperti tampak pada alternatif 2. Modem kecepatan rendah ini sangat sederhana dan mudah dirakit oleh industri kecil elektronika bahkan oleh para hobby elektronika. Rangkaian untuk modem sederhana 1200bps sudah cukup luas dipublikasikan di Indonesia, seperti majalah InfoKomputer dan majalah Elektron. Beberapa industri kecil sudah mulai memproduksi modem ini dengan harga jual sekitar Rp 150.000/modem. Saat ini, modem 1200bps sederhana ini yang menjadi tulang punggung perkembangaan jaringan di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif terakhir (3) adalah konfigurasu stasiun paket radio untuk operasi kecepatan tinggi. Kecepatan modem yang tengah dijajaki adalah 56Kbps minimum (sekitar lima puluh kali lipat kecepatan yang digunakan pada alternatif 1 dan 2). Alternatif ini diperlukan untuk menyambung berbagai jaringan komputer lokal di gedung-gedung yang umumnya berkecepatan tinggi (sekitar 10Mbps). Juga sebagai tulang punggung saluran komunikasi data kecepatan tinggi antar kota. Pembuatan prototipe alternatif 3 tengah dijajaki oleh beberapa staff peneliti di jurusan Teknik Elektro ITB dengan mengadopsi teknologi di PaguyubaNet. Prototipe perangkat yang perlu dikembangkan adalah, card komunikasi khusus pada mikro komputer untuk bekerja pada kecepatan tinggi; Modem kecepatan tinggi; dan perangkat radio khusus yang mampu bekerja pada kecepatan tinggi. Proses perancangan dan perangkat-perangkat ini relatif cukup rumit dibandingkan dengan alternatif-alternatif sebelumnya. Walaupun demikian, kami yakin industri elektronika yang cukup besar seperti PT INTI, PT LEN Industri, PT Elektrindo Nusantara dan PT Elnisa mampu melakukan hal-hal ini dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata cara komunikasi merupakan faktor penting pada pengkaitan jaringan komputer lokal digedung-gedung menggunakan alternatif 3. Pemilihan tata cara komunikasi dilakukan dengan memperhitungkan kompatibilitas dengan cara komnukasi yang umum digunakan. Saat ini, tata cara komunikasi TCP/IP merupakan standar yang digunakan di jaringan-jaringan komputer lokal di gedung-gedung. TCP/IP mulai dikembangkan sekitar sepuluh tahun lalu atas biaya angkatan bersenjata Amerika Serikat. TCP/IP mengatur pengkaitan berbagai komputer dalam jaringan yang terkait wilayah luas tanpa tergantung pada jenis saluran fisik yang digunakan. Keandalan jaringan diawasi secara seksama selama prosees komunikasi berlangsung. Berbagai penggunaan seperti pengiriman surat elektronis dan file antar komputer dapat dilakukan dengan mudah menggunakan TCP/IP. Jelas bahwa proses pengembangan jaringan komputer wilayah luas akan sangat dipermudah dengan mengadopsi tata cara komunikasi standar seperti TCP/IP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TCP/IP saat ini tengah giat dipelajari dan dikembangkan antara lain di Computer Network Research Group, PAU Mikroelektronika ITB. Keterangan cukup lengkap, berupa buku dan file di disket komputer, source code perangkat TCP/IP dapat diperoleh secara non-komersial dari lembaga di atas. Perangkat lunak beserta source code (file program) TCP/IP untuk komputer mikro dapat diperoleh secara non-komersial untuk penggunaan di dunia pendidikan dan amatir radio. Pengambangan perangkat lunak ini tengah dilakukan di lembaga di atas untuk membuka kemungkinan pengkaitan jaringan komputer lokal di berbagai gedung perkantoran menggunakan radio.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-42272730042040527?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/42272730042040527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=42272730042040527' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/42272730042040527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/42272730042040527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/jaringan-komputer-di-indonesia-dan.html' title='Jaringan Komputer di Indonesia dan Perangkatnya'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-5707460739379732648</id><published>2008-08-03T12:38:00.003+07:00</published><updated>2008-12-11T19:33:11.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tugas'/><title type='text'>Computer Network</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJVHpkXDzJI/AAAAAAAAAQc/DUtbsDcg6s4/s1600-h/s.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJVHpkXDzJI/AAAAAAAAAQc/DUtbsDcg6s4/s200/s.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230165321721302162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;       Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jarin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;gan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Membagi sumber daya   : contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Komunikasi            : contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Akses informasi       : contohnya web browsing&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;       Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Klasifikasi Berdasarkan skala :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Local Area Network (LAN) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Metropolitant Area Network (MAN) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Wide Area Network (WAN) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berdasarkan fungsi : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;       Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Client-server &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;      Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;      Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Peer-to-peer &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;      Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berdasarkan topologi jaringan: Berdasarkan [topologi jaringan], jaringan komputer dapat dibedakan atas:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi bus &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi bintang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi cincin &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi Mesh (Acak) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi Pohon (Hirarkis) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi Linier &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi bus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi bus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;          Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;******Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;          Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi bintang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;         Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kelebihan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;~Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;~Tingkat keamanan termasuk tinggi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;~Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;~Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kekurangan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;~Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Penanganan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;~Perlunya disiapkan node tengah cadangan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Topologi cincin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;         Topologi cincin adalah topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : Irvansyah Achmad (2) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-5707460739379732648?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/5707460739379732648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=5707460739379732648' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5707460739379732648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/5707460739379732648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/computer-networ.html' title='Computer Network'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJVHpkXDzJI/AAAAAAAAAQc/DUtbsDcg6s4/s72-c/s.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-583948501700146150</id><published>2008-08-02T19:42:00.005+07:00</published><updated>2008-12-11T19:33:11.840+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cuap2'/><title type='text'>K E I S T I M E W A A N    S E O R A N G    S A H A B A T</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJRXY-IN-ZI/AAAAAAAAAQU/5p9NVT1GiME/s1600-h/Naomi_Selia.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJRXY-IN-ZI/AAAAAAAAAQU/5p9NVT1GiME/s200/Naomi_Selia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229901153789933970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa siCh beda seorang teman dengan Sahabat? Jelas beda. Kita bisa dengan mudah memperoleh teman, dengan menjabat tangannya saat pertama kali bertemu dan saling menyebut nama, maka bertambahlah satu teman kita. Tetapi untuk mendapatkan seorang apalagi lebih Sahabat, nggak semudah itu. Butuh waktu yang panjang dan proses yang nggak gampang.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan seorang Sahabat, biasanya tampil dalam beberapa hal berikut:&lt;br /&gt;DAPAT DIPERCAYA, sehingga kita dengan leluasa menceritakan semua isi hati tanpa malu-malu. Menumpahkan segala unek-unek yang ada tanpa sisa, tanpa harus was-was kalo-kalo semua masalah kita bocor ke orang lain. Di mana pun faktor kepercayaan itu sangat menentukan.&lt;br /&gt;MAU BERBAGI KESEDIHAN &amp; KEBAHAGIAAN yang tengah kita alami. Sebab tak ada hal yang lebih indah selain berbagi rasa dan berbagi cerita dengan Sahabat.&lt;br /&gt;DAPAT MEMBERIKAN SARAN dan pertimbangan disaat kita merasa nyaris putus asa. Bisa memberi nasihat dan wejangan disaat kita mengalami kebimbangan ato pun keterpurukan. Dengan begitu kita bisa lebih percaa diri dan bersemangat menghadapi hidup ini.&lt;br /&gt;Antara kita dan Sahabat ada HUBUNGAN TIMBAL BALIK, yang terjalin dengan seimbang dan tidak berat sebelah satu sama lain.&lt;br /&gt;Kita merasakan adanya KASIH SAYANG &amp; PERHATIAN yang tulus, sehingga bila timbul kesulitan ato masalah, tanpa segan-segan saling membantu dengan ikhlas dan tanpa pamrih.&lt;br /&gt;Seorang Sahabat yang baik akan selalu OBJEKTIF DALAM MEMBERI PENILAIAN dan menyampaikan kritiknya terhadap kekurang kita. Semua itu, tentu saja untuk kebaikan kita di masa mendatang.&lt;br /&gt;Sungguh betapa Bahagianya bila kita memiliki seorang ato lebih Sahabat. Kita seakan memperoleh teman yang seiring sejalan dalam menghadapi pasang surut Kehidupan. Seorang Filsuf dan penyair dari Lebanon, KAHLIL GIBRAN,lewat karyanya yang terkenal ’SANG NABI’ mengungkapkan, ”Sahabat adalah kebutuhan jiwa yang mendatangkan keseimbangan.” Jadi kehadiran Sahabat jelas sangat berarti bagi kita dan begitu sebaliknya buat dia. So, cobalah mencari Sahabat dan menjadi Sahabat yang baik, yang punya keistimewaan-keistimewaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &gt; &gt; N I K E N&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-583948501700146150?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/583948501700146150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=583948501700146150' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/583948501700146150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/583948501700146150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/apa-sich-beda-seorang-teman-dengan.html' title='K E I S T I M E W A A N    S E O R A N G    S A H A B A T'/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJRXY-IN-ZI/AAAAAAAAAQU/5p9NVT1GiME/s72-c/Naomi_Selia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-8628513989146837413</id><published>2008-08-02T19:24:00.002+07:00</published><updated>2008-12-11T19:33:12.093+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJRSR1HzprI/AAAAAAAAAQM/vZ9W8OgCydw/s1600-h/TKJ+IV.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJRSR1HzprI/AAAAAAAAAQM/vZ9W8OgCydw/s320/TKJ+IV.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229895533555066546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-8628513989146837413?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/8628513989146837413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=8628513989146837413' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/8628513989146837413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/8628513989146837413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/blog-post_02.html' title=''/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJRSR1HzprI/AAAAAAAAAQM/vZ9W8OgCydw/s72-c/TKJ+IV.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5149299654125567960.post-4835644793059577580</id><published>2008-08-02T19:12:00.002+07:00</published><updated>2008-12-11T19:33:12.492+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJRRJPKZ9WI/AAAAAAAAAQE/VFlZwM_zHIc/s1600-h/11+CE.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJRRJPKZ9WI/AAAAAAAAAQE/VFlZwM_zHIc/s320/11+CE.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229894286414837090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5149299654125567960-4835644793059577580?l=tkjdua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tkjdua.blogspot.com/feeds/4835644793059577580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5149299654125567960&amp;postID=4835644793059577580' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4835644793059577580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5149299654125567960/posts/default/4835644793059577580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tkjdua.blogspot.com/2008/08/blog-post.html' title=''/><author><name>TKJ Voice</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16383289741692030635</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mIt_iuopYHA/SJRRJPKZ9WI/AAAAAAAAAQE/VFlZwM_zHIc/s72-c/11+CE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,199
